<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6019299615067143637</id><updated>2011-07-08T16:11:45.730+07:00</updated><category term='frommeforyou'/><category term='Profile dan Biografi'/><category term='Komputer'/><category term='Aqidah'/><category term='Fiqih'/><title type='text'>benderangmalam</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://benderangmalam.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Hijrah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13194203533489229545</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SY-jGNf0XZI/AAAAAAAAACg/L8RmM_NcrIQ/S220/ku.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>26</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6019299615067143637.post-6609003962916979971</id><published>2010-02-21T14:30:00.006+07:00</published><updated>2010-02-21T15:21:15.330+07:00</updated><title type='text'>Irhaby_007 the cyber jihad</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Siapakah Irhabi 007 ? Apa saja yang telah dia lakukan sehingga namanya menjadi legenda ? Mengapa dia melakukan semua hal yang bisa dikatakan penuh resiko tersebut ? Sejak kapan &lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/S4DjXR_r2bI/AAAAAAAAADM/rsuSMeFqp7w/s1600-h/irhaby007.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 124px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/S4DjXR_r2bI/AAAAAAAAADM/rsuSMeFqp7w/s200/irhaby007.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5440598338970573234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;identitasnya diketahui secara umum ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Pada awalnya, nama Irhabi 007 hanya dikenal di dunia maya. Irhaby berarti teroris dan 007 adalah angka terkenal bagi agen rahasia kerajaan Inggris (dalam film) yang bernama James Bond. Namun Irhabi 007 yang ini tidak membela Ratu (Inggris) melainkan memeranginya. Tidak ada seseorang pun yang mengetahui siapa dia sebenarnya dan dimana dia berada. Irhabi 007 hanya dikenal sebagai seorang yang sangat aktif dalam dunia maya, khususnya dalam cyber jihad. Irhabi 007 bisa dikatakan selalu dalam kondisi on line, 24 jam penuh. Irhabi 007 dikenal sebagai seorang simpatisan Al Qaeda yang juga seorang ahli komputer dan dunia cyber. Setiap harinya Irhabi 007 melakukan aktivitas dengan internet, seperti meng-convert video, termasuk video-video jihad, aksi syahid dan eksekusi murtadin di Iraq ke dalam format yang bisa ditampilkan di situs. Kelihatan sekali kalau Irhabi 007 ini banyak menguasai masalah-masalah tehnologi informasi. Salah satu aktivitasnya yang paling menonjol adalah membuat sebuah situs dengan nama youbomit dan menjadi administrator Forum Al Ansar Al Islami yang sangat bergengsi karena melibatkan sekitar 4500 member yang kebanyakan adalah Mujahidin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Tidak ada yang tahu kapan persisnya nama Irhabi 007 mulai malang melintang di jagat Cyber Jihad. Kemunculan namanya pun tidak serta merta bisa memastikan dimana keberadaannya. Ini juga merupakan salah satu keahlian Irhabi 007. Hanya saja, aktivitas Irhabi 007 mulai bisa dideteksi di tahun 2001. Aktivitas Irhabi 007 meningkat bersamaan dengan dimulainya invasi Amerika ke Iraq, tahun 2003. Saat itu, Irhabi 007 mulai aktif mengupload gambar-gambar perang Iraq di internet. Di tahun itu pula dia mulai mempublikasikan materi-materinya termasuk bagaimana menghack komputer. Bahkan dia juga sudah menulis metodenya tersebut ke dalam sebuah buku. Aktivis dan Mujahidin yang aktif di forum-forum Islam mulai mengenal dan terkagum-kagum pada keahlian dan keberanian Irhabi 007. Pihak musuh, Amerika dan sekutu-sekutunya pun mulai menyadari keberadaan Irhabi 007, yang dari namanya saja sudah cukup menyakitkan hati mereka. Maka perburuan kepada Irhabi 007 pun dimulai!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;High Tech Dari Sebuah Kamar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Hampir selama dua tahun, dinas intelijen dari seluruh dunia mencoba mengungkapkan identitas Irhabi 007. Musuh-musuh Islam telah mengetahui bahwa Irhabi 007 adalah pendukung dan simpatisan Al Qaeda. Bahkan keberadaannya diyakini sebagai kunci penghubung Al Qaeda. Mereka kerapkali melihat Irhabi 007 mempropagandakan mujahidin Iraq pimpinan Syekh Abu Musab Az Zarqawi dan mengajarkan secara on line kepada mujahidin bagaimana menggunakan komputer untuk tujuan tersebut. Irhabi 007 bahkan pernah menghack komputer universitas di Amerika. Irhabi 007 memang ahlinya. Dia mampu membuat sebuah terobosan baru tentang kegunaan internet. Tidak terhitung banyaknya situs dan forum-forum Islami dengan password tertentu bermunculan. Para mujahidin yang berkumpul dalam komunitas dunia maya dengan cepat mempunyai keahlian dalam menghack, membuat program, membuat serangan on line serta menguasai desain digital dan media, dan Irhabi 007 merupakan seorang ahli dalam semua bidang ini sekaligus menjadi instrukturnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Irhabi 007 dengan keahlian dan keikhlasannya telah menggerakkan para mujahid menuju serangan abad 21 melalui kemampuannya secara tersembunyi dan terlindungi dengan menyebarkan buku pedoman persenjataan, video yang memuat aksi mujahidin, seperti eksekusi murtadin, dan materi lain yang bersifat propaganda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Kesuksesan Irhabi 007 berasal dari kombinasi antara keahlian dan pemilihan waktu. Di awal tahun 2004, Irhabi 007 bergabung dengan forum dengan pesan yang terlindungi oleh password, yang dikenal sebagai Muntada atau Forum al-Ansar al-Islami, dan tidak lama sesudahnya dengan Forum al-Ekhlas, dua dari forum yang terlindungi password dengan ribuan anggota yang telah digunakan oleh Al-Qaeda untuk instruksi militer, propaganda, dan perekrutan. Pada saat yang sama, Syekh Zarqawi, r.h. mulai menggunakan internet sebagai alat utamanya untuk menyebarkan propaganda mengenai perjuangan mujahidin di Iraq. Syekh Zarqawi memerlukan rekan-rekan yang cerdas di bidang komputer, dan Irhabi 007 terbukti menonjol diantara pendukung lainnya, yang kebanyakan berada di Eropa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Peranan utama Irhabi 007 mulai menjadi pembicaraan di jagat Cyber Jihad di bulan April pada tahun yang sama, ketika mujahidin di bawah kendali Syekh Zarqawi mengubah nama mereka menjadi Tandzim Al Qaeda di Iraq dan mulai mengeluarkan pernyataan resmi melalui juru bicaranya, Syekh Abu Maysara al-Iraqi, di Forum Al Ansar Al Islami. Pada pemunculan pertamanya, al-Iraqi menuliskan dengan bahasa Arab mengenai kabar baik yaitu sebuah kelompok yang terdiri dari orang-orang yang berani dan membanggakan yang diharapkan bisa menyerang kepentingan ekonomi agresor kuffar Amerika dan memenangkan pertarungan tersebut demi kebangkitan Islam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Pada waktu itu, beberapa orang meragukan keautentikan pemunculan tersebut, namun Irhabi 007 menjadi orang pertama yang memberikan respon, menawarkan kata-kata dukungan. Tidak lama al-Iraqi menjawab tawaran tersebut dan mengukuhkan kerjasama mereka, atas peranan utama Irhabi 007.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Melewati satu setengah tahun berikutnya, Irhabi 007 membuktikan dirinya sebagai mujahidin yang dapat diandalkan yang memiliki keahlian dalam berbagai bidang berkaitan dengan internet. Irhabi 007 menjadi seorang anggota yang sangat aktif di forum-forum jihad dengan bahasa Inggris dan Arab. Dia bekerja melindungi dan memikirkan keamanan on line, membuat jaringan multimedia, dan menyelenggarakan seminar secara on line mengenai kegunaan internet. Irhabi 007 terlihat on line siang dan malam, siap menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang bagaimana cara mengirimkan video, bahkan ia seringkali bersedia mengambil alih serta melakukan pengiriman itu sendiri. Irhabi juga memiliki kemampuan menghack situs serta berkonsentrasi mengajarkannya kepada para surfer internet secara rahasia dengan browsing tanpa nama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Suatu ketika, Irhabi 007 pernah mengirimkan pesan sebanyak 20 halaman berjudul “ Seminar Hacker Website “, kepada forum Al-Ekhlas. Pesan-pesan tersebut berisi informasi mendetail tentang seni hacker, lusinan daftar website yang mudah diserang, website yang dapat di upload . Irhabi 007 menggunakan sendiri strategi ini, meng up load data ke web site yang dijalankan oleh negara bagian Arkansas, kemudian Irhabi 007 juga meng up load data ke web site yang dijalankan oleh Universitas George Washington. Keahliannya tersebut membuat pihak musuh meyakini bahwa Irhabi 007 bedomisili di Amerika Serikat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Irhabi 007 juga menggunakan website-website lain yang tidak terhitung jumlahnya untuk memberikan panduan secara gratis mengenai bahan-bahan yang diperlukan oleh para mujahid untuk di up load dan share. Sebagai tambahan dari situs-situs tersebut, Irhabi 007 menyediakan cara-cara untuk menemukan server yang mudah diserang, sekaligus juga saran untuk mengamankan situs tersebut. Dengan cara ini, para mujahid dapat menggunakan bantuan pihak ketiga untuk menyebarkan propaganda mereka, sehingga mereka tidak perlu beresiko menggunakan ruang web mereka sendiri dan yang terpenting mereka tidak menggunakan uang mereka sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Kemampuan Irhabi 007 dalam Cyber Jihad bermanfaat tidak hanya dalam pertukaran media, tetapi juga dalam pendistribusian dalam skala besar semua produksi Al Qaeda. Dalam suatu kejadian, Irhaby membuat sebuah page untuk menyebarluaskan sebuah film yang diproduksi oleh Al-Qaeda, khususnya Syekh Zarqawi yang berjudul “ Semua Demi Agama Allah “. Alamat page tersebut adalah http://www.alaflam.net/wdkl.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Jaringan itu, di up load di bulan Juni 2005, menyediakan berbagai outlet dimana para pengunjung dapat menemukan video tersebut. Bila ada sebuah kejadian yang menyebabkan salah satu situs tidak dapat digunakan, maka ada banyak sumber lain yang tersedia sebagai pendukung. Beberapa di antaranya berada pada domain seperti http://www.irhabi007.ca atau http://www.irhabi007.tv , menunjukkan keterlibatan Irhaby yang sangat kuat. Film tersebut, yang dikeluarkan secara khusus oleh Al Qaeda di Iraq, menampilkan ceramah dan nasihat dari Syekh Usama bin Laden yang sangat bermanfaat bagi para mujahidin, uraian mengenai penjara Abu Ghraib, dan pernyataan politik mengenai aturan Perdana Menteri Murtadin Iraq Ayad Allawi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Siapa sangka, kecanggihan dunia maya dalam Cyber Jihad ini dilakukan oleh Irhabi 007 melalui kamar tidurnya yang berantakan. Semua itu tidak menghalangi Irhabi 007 yang kemudian dikenali sebagai seorang pemuda muslim berusia 23 tahun, mahasiswa TI di sebuah universitas di London. Dialah Younus At Tsouly, alias Irhabi 007.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Keahlian-Keahlian Irhabi 007&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Jika dikumpulkan, keahlian-keahlian dan sepak terjang Irhabi 007 dalam dunia Cyber Jihad meliputi ; keahlian di bidang hacking (membobol ke dalam sistem komputer) dan cracking (dapat melewati penjagaan keamaanan software). Beliau juga mengajarkan kaum muslimin bagaimana cara untuk menyembunyikan diri mereka sendiri dari deteksi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Komputer yang digunakan Irhabi 007 juga memiliki kemampuan membobol ke dalam server-server web yang tidak terproteksi dan menggunakan File Transfer Protocol (FTP), sebuah mekanisme untuk tukar-menukar file melalui Internet, untuk memposting file yang berhubungan dengan jihad. Teknik ini memungkinkan yang lainnya untuk mengakses secara cepat sejumlah besar file yang beliau posting ke server-server yang di hack. Di antara file-file Irhabi 007 yang disebarkan melalui metode ini adalah file klip-klip audio dan video pimpinan Al Qaeda, termasuk Syekh Usama bin Laden, Syekh Ayman al Zawahiri dan Syekh Abu Musab al Zarqawi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Irhabi 007 juga berkemampuan menggunakan jasa web hosting gratis, beberapa diantaranya berlokasi di Amerika Serikat, untuk membuat situs-situs web baru. Dalam kaitannya dengan bandwidth yang terbatas (jumlah dan kecepatan data yang dikirimkan) yang biasanya ditawarkan oleh jasa hosting gratis, jasa ini merupakan jasa paling utama yang digunakan beliau untuk memasang link kepada materi yang berlokasi di server-server lainnya, termasuk bermacam-macam situs FTP yang kendalinya telah dia ambil alih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Beberapa alamat Web yang dibuatnya merupakan variasi dari nicknamenya (nama panggilan, pent) saat online, seperti “erhabi”, “007irhabi,” dan “irhaby007;” dia menamakan dua dari situsnya yang lain “alqa3edah” (seperti Al Qaeda) dan “deadzionists” (matilah para zionis, pent). Para pengunjung situs ini bisa mengakses link-link untuk buku pedoman penggunaan senjata dan klip-klip audio dan video yang mendukung usaha-usaha Al Qaeda di Iraq dan Eropa, termasuk video-video pasukan Amerika yang dipenggal di Iraq.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Dalam rangka untuk mengambil manfaat dari jasa web hosting yang lebih baik, yang tersedia bagi pelanggan yang membayar, Irhabi 007 menggunakan informasi kartu kredit dan kartu identitas pada musim panas 2005. Salah satu situs yang beliau buat dengan memanfaatkan informasi dikenal sebagai “alerhaab.” Beliau menyatakan bahwa “alerhaab” digunakan oleh kelompok jihad sesungguhnya untuk mengirim materi-materi jihadi, tetapi informasi registrasi situs tersebut terdaftar atas nama seorang wanita Inggris yang tinggal di daerah London. Situs ini dapat menelusur balik kepada Irhabi 007 karena alamat email yang terdaftar di registrasi bukan atas nama wanita Inggris, tetapi benar-benar alamat yang digunakan oleh Irhabi 007. Beliau mengulangi kecakapannya untuk mendaftarkan situs-situs web dengan informasi yang telah dimanfaatkannya secara cepat beberapa kali. Sebagai contoh, situs “irhaab007″ yang didaftarkan atas nama anggota pasukan Khusus Angkatan Darat Amerika Serikat yang tinggal di Pennsylvania.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Pada bulan Juli 2004, Irhabi 007 melakukan tindakan yang luar biasa berani menyita perhatian FBI ketika dia membajak server FTP yang dioperasikan oleh Departemen Jalan Raya Arkansas dan Transportasi menjelmakannya menjadi papan pesan Al Qaeda. Beliau memposting lusinan file audio dan video jihadi sehingga yang lainnya dapat dengan bebas mendownloadnya. File-file ini termasuk video-video yang dibuat oleh kelompok gabungan Al Qaeda di Saudi Arabia yang bertanggung jawab terhadap serangan atas perumahan yang didiami para karyawan luar negeri di Kerajaan pada bulan November 2003.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Pada bulan Agustus 2004 Irhabi 007 kembali menarik perhatian pelaksana hukum Austria karena memposting peta garasi bawah tanah di Vienna. Dalam kisaran waktu tersebut, pemerintah di Amerika Serikat dan Kerajaan Inggris, seperti halnya ahli-ahli di luar pemerintahan, dibuat kebingungan dengan sepak terjang Irhabi 007 di dunia maya. Mereka pun dengan serius berusaha melacak lokasi Irhaby 007 dengan dengan menggunakan beragam metode pelacakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Sang Legenda Cyber Jihad Yang Terus Hidup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Takdir Allah pasti terjadi pada setiap hambaNya. Di bulan Oktober 2005, Irhabi 007 menghilang dari message boards. Nick Name Irhabi 007 tidak terlihat lagi on line di forum-forum jihad. Sebagian anggota pun mulai bertanya-tanya, apa yang terjadi dengan ‘pahlawan’ mereka. Teryata, pihak kepolisan Skotland Yard, Inggris, berhasil menahan seorang pemuda berusia 23 tahun yang berasal dari London Barat, bernama Younus At Tsouli. Penangkapan ini lebih banyak karena faktor keberuntungan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Awalnya, di bulan Oktober 2005, polisi Bosnia menahan beberapa orang pemuda di Sarajevo atas tuduhan terorisme. Selama penggeledahan apartemen mereka, pihak kepolisian juga membongkar dan mengacak-acak rekaman telepon dan email mereka. Dari sinilah penyelidikan juga mengarahkan polisi Inggris untuk menangkap Younus Tsouli, Waseem Mughal, dan Tariq Al-Daour, dengan dakwaan di bawah Undang-undang Terorisme Kerajaan Inggris. Tsouli dan Mughal didakwa dengan 10 pelanggaran, termasuk konspirasi pembunuhan, konspirasi untuk melakukan peledakan, konspirasi untuk memperoleh uang dengan melakukan penipuan, pengembangan dana dan memiliki artikel-artikel untuk tujuan terorisme. Sebelumnya, pihak kepolisian Inggris tidak mengetahui siapa Tsouli yang telah ditangkapnya itu. Tapi, bagaikan mendapat durian runtuh, Tim investigator Inggris akhirnya dengan gembira menyatakan mereka yakin bahwa Younus At Tsouli adalah Irhabi 007. Anehnya, sejauh ini tidak ada dakwaan yang secara langsung berkaitan dengan aktifitasnya sebagai Irhabi 007 di internet, tetapi dakwaan yang diberikan pada Tsouli sudah banyak sekali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Memang, sebagian orang akan beranggapan bahwa butuh waktu yang sangat lama bagi Younus At Tsouli alias Irhabi 007 untuk dapat on line kembali. Namun, pada kenyataannya, meski pun dia telah ditangkap, diadili, dan saat ini telah dijatuhi hukuman penjara oleh pemerintahan Inggris, namun nama Irhabi 007 sudah terlanjur menjadi legenda bagi dunia Cyber Jihad. Dalam forum-forum jihad Islam, bermunculan Copy Cat yang menggunakan nick name serupa atau paling tidak hampir sama dengan nick name beliau, misalnya Teroris 007, Mujahid 007, atau Terrorist. Juga situs-situs dengan nama Irhaby. Hal ini menunjukkan bahwa di dunia maya banyak yang mengagumi Irhaby 007.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Sebuah lembaga kontra terorisme bernama Institut SITE bahkan secara khusus membuat sebuah studi kasus tentang sepak terjang Irhabi 007 dengan cara memonitor dan kemudian menggabungkan antara forum yang terlindungi password dan berkomunikasi dengan komunitas jihad online.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Sebuah stasiun televisi juga telah membuat laporan tentang Irhabi 007, berbahasa Inggris, lengkap dengan analisa dan perspektif dari para pakar IT, pihak kepolisian, hingga kalangan awam. Semua ini menggambarkan pengaruh yang sangat luar biasa dalam bidang Cyber Jihad dari seorang Irhabi 007.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Irhaby 007 pun sudah membuat sebuah buku berjudul Panduan Menjadi Hacker Muslim yang ditulisnya sendiri dan telah tersebar di hampir seluruh forum-forum Islam. Bahkan, dengan sangat canggih Irhabi 007 telah mengantisipasi ketidakmunculannya (seakan tahu bahwa aktivitasnya beresiko terhadap penahanan dirinya). Beberapa bulan sebelumnya, Irhabi 007 mengeluarkan surat wasiatnya di internet. Di dalamnya ia menyediakan jaringan yang membantu keamanan internet dari para pengunjung dan keahlian menghack di tengah ketidakhadirannya, yakni sebuah rubrik bagi para mujahid mencari cara untuk melanjutkan pelayanan untuk tindakan berani mereka. Irhabi 007 mungkin telah ditangkap, tetapi warisan on linenya akan menghasilkan ribuan Irhabi 007 yang baru. Sungguh, nama Younus At Tsouli alias Irhabi 007 telah menjadi legenda bagi para mujahidin dalam dunia Cyber Jihad. Wallahu’alam bis showab!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Jihad Magazine edisi II&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Rubrik Support Jihad Media&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Ar Rahmah Media Network&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;a href="http://www.arrahmah.com"&gt;arrahmah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6019299615067143637-6609003962916979971?l=benderangmalam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://benderangmalam.blogspot.com/feeds/6609003962916979971/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2010/02/irhaby007-cyber-jihad.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/6609003962916979971'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/6609003962916979971'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2010/02/irhaby007-cyber-jihad.html' title='Irhaby_007 the cyber jihad'/><author><name>Hijrah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13194203533489229545</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SY-jGNf0XZI/AAAAAAAAACg/L8RmM_NcrIQ/S220/ku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/S4DjXR_r2bI/AAAAAAAAADM/rsuSMeFqp7w/s72-c/irhaby007.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6019299615067143637.post-6905840350265646361</id><published>2009-02-20T08:40:00.002+07:00</published><updated>2009-02-20T08:46:50.133+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aqidah'/><title type='text'>Pembatal-pembatal keislaman</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pembatal - pembatal keislaman sesungguhnya ada banyak tapi ulama hanya menyebutkan sepuluh pembatal keislaman yang paling berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pembatal-pembatal ke-Islam-an tersebut adalah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. Syirik atau mengadakan sekutu dalam beribadah kepada Allah –Sub-hānahu wa Ta’ālā–.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. Menjadikan sesuatu atau seseorang sebagai wasīlah (perantara) dalam doa, syafa’at dan tawakkal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3. Tidak mengkafirkan orang-orang musyrik, menyangsikan kekafiran mereka atau malahan membenarkan keyakinan mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;4. Meyakini bahwa petunjuk selain petunjuk Nabi Muhammad –Shallallahu ‘alayhi wa Sallama– adalah lebih sempurna dan lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Mengganggap suatu hukum atau undang-undang selainnya lebih baik daripada syari’at Rasulullah –Shallallahu ‘alayhi wa Sallama– dan lebih mengutamakan hukum thāghūt daripada hukum Rasulullah –Shal-lallahu ‘alayhi wa Sallama–. Apabila ada seseorang meyakini bahwa un-dang-undang yang dibuat manusia lebih utama dan lebih baik dari-pada syari’at Islam, maka ia telah kafir.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Demikian pula apabila ia menganggap bahwa syari’at Islam sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan zaman, atau bahkan berang-gapan bahwa agama Islam hanya menyangkut hubungan ritual antara hamba dengan Rabbnya dan tidak ada kaitannya sama sekali dengan masalah duniawi. Demikian pula apabila seseorang memandang bahwa pelaksanaan syari’at Islam, misalnya masalah rajam dan qishash, sudah tidak sesuai lagi dengan peradaban modern (atau Hak Asasi Manusia). Begitu pula mereka yang beranggapan bahwa seseorang diperboleh-kan untuk tidak berhukum dengan hukum atau syari’at Allah –Subhā-nahu wa Ta’ālā– dalam hal sosial kemasyarakatan dan hukum-hukum lainnya, maka ia telah kafir, meskipun belum sampai pada keyakinan bahwa hukum yang dianutnya lebih utama dari hu-kum Islam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;5. Membenci hal-hal yang berasal dari Rasulullah –Shallallahu ‘alayhi wa Sallama–, walaupun mengamalkannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;6. Mengolok-olok sebagian ajaran yang dibawa Rasulullah –Shallallahu ‘alayhi wa Sallama–, seperti pahala atau balasan yang akan diterima.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;7. Melakukan sihir, karena pelakunya dihukumi kafir.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;8. Loyal terhadap orang kafir serta memberikan bantuan dan pertolongan kepada orang musyrik untuk memerangi kaum muslimin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;9. Beranggapan bahwa manusia boleh keluar dari syari’at atau ajaran Nabi Muhammad –Shallallahu ‘alayhi wa Sallama–.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;10. Berpaling dari agama Allah –Subhānahu wa Ta’ālā–, baik karena tidak mau mempelajarinya atau karena tidak mau mengamalkannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/tasyabuh-bil-kuffar.html"&gt;tasyabuh&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6019299615067143637-6905840350265646361?l=benderangmalam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://benderangmalam.blogspot.com/feeds/6905840350265646361/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2009/02/pembatal-pembatal-keislaman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/6905840350265646361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/6905840350265646361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2009/02/pembatal-pembatal-keislaman.html' title='Pembatal-pembatal keislaman'/><author><name>Hijrah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13194203533489229545</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SY-jGNf0XZI/AAAAAAAAACg/L8RmM_NcrIQ/S220/ku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6019299615067143637.post-4031691887177042948</id><published>2009-02-14T06:43:00.003+07:00</published><updated>2009-02-14T06:53:56.784+07:00</updated><title type='text'>Di Balik Seruan Anti Jihad</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face  {font-family:"Arial Narrow";  panose-1:2 11 5 6 2 2 2 3 2 4;  mso-font-charset:0;  mso-generic-font-family:swiss;  mso-font-pitch:variable;  mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal  {mso-style-parent:"";  margin:0cm;  margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:12.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1  {size:612.0pt 792.0pt;  margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;  mso-header-margin:36.0pt;  mso-footer-margin:36.0pt;  mso-paper-source:0;} div.Section1  {page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0  {mso-list-id:799880908;  mso-list-type:hybrid;  mso-list-template-ids:1207996890 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l0:level1  {mso-level-tab-stop:18.0pt;  mso-level-number-position:left;  margin-left:18.0pt;  text-indent:-18.0pt;} @list l0:level2  {mso-level-number-format:alpha-lower;  mso-level-tab-stop:54.0pt;  mso-level-number-position:left;  margin-left:54.0pt;  text-indent:-18.0pt;} ol  {margin-bottom:0cm;} ul  {margin-bottom:0cm;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Oleh :Tengku Azhar Lc.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;( Mahasiswa Pascasarjana International Class Arabic Language – UMS )&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;Prolog &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Phobi terhadap jihad bukanlah barang langka yang sulit di temukan di&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;negara ini khususnya. Sejak masa Rasulullah SAW, orang - orang yang telah anti terhadap Jihad telah ada bahkan mereka berusaha untuk memadamkan bara api jihad tersebut. Bukan hanya orang kafir, orang muslimpun masih banyak yang phobi, bahkan ada sebagian kelompok Islam yang menisbahkan kepada salaf juga anti dan phobi terhadap jihad.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Sebagi contoh, seseorang pernah bercerita kepada penulis bahwa dia pernah bertemu dengan seseorang yang bercerita kalau kepalanya seketika pusing ( sakit ) ketika mendengarkan kajian yang membahas tentang jihad dan menyebut orang -orqang kafir, Yahudi, dan Nashrani.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Ada juga yang menceritakan bahwa pada sebuah masjid, jika seorang ustadz membahas tentang jihad, menyebut – nyebut orang kafir serta hal – hal yang berkaitan dengannya, takmir masjid langsung mengganti pengeras suara, yang tadinya dengan pengeras suara luar, menjadi pengeras suara yang hanya didengar di dalam masjid saja. Hal itu muncul tidak lain karena sebagian kaum muslimin pada hari ini phobi ( anti ) terhadap masalah jihad dan hal – hal yang berkaitan dengannya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Untuk itu, kali ini kita akan mencoba menguak rahasia apa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;di balik propaganda anti jihad yang di serukan oleh orang – orang kafir dan munafikin.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Dari mana bermula ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Gerakan jihad phobi sebenarnya sudah lama, hanya saja semakin menemukan momentumnya saja saat “ Tragedi Kemanusiaan “ 11 September 2001 M, berlanjut kepelosok Legian Bali, dan akhirnya “ nyantol “ di tengah metropolitan Jakarta.&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Bom Bali, Bom Mariot, Bom Kuningan, bagi bangsa ini, dan bangsa – bangsa di &lt;span style="text-transform: uppercase;"&gt;a&lt;/span&gt;sia Tenggara, boleh jadi lebih berkesan dari WTC atau Pentagon yang merubah peta ekonomi, politik dan militer dunia tersebut. Bukan karena materi dan non materi ketiga pemboman tersebut lebih besar. Bukan karena ketiga tragedi tersebut memberi alasan kepada intelejen di lingkungan &lt;span style="text-transform: uppercase;"&gt;Polri&lt;/span&gt; atau TNI untuk kembali memperagakan pelanggaran HAM, kebebasan dan tindakan represif kepada rakyat sendiri. Pun, bukan karena ketiga kasus tersebut menewaskan beberapa warga sipil pribumi, alias bangsa melayu. Jadi ? Lantas ?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Seluruh media masa dan elektronik, pasca ketiga kasus bom di tanah air tersebut seia - sekata ramai – ramai memberitakan : Kutuk dengan keras….basmi sampai tak berbekas…usut sampai tuntas !!! Terakhir mari rayakan kenaikan oplah dan tiras !!! jangan lagi tanyakan unsur obyektivitas, validitas data, bothside dan kode etik jurnalistik lainnya!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Lain lagi dengan rezim penguasa. Semua jajaran dan lembaga, sibuk menonjolkan perannya. Departemen politik dan keamanan, Departemen Pertahanan, Departemen Kehakiman dan HAM, Departemen Dalam Negeri, Departemen Pariwisata, Badan Intelejen Negara ( BIN ), POLRI dan TNI ramai – ramai mengeluarkan jurusnya demi meraup laba dan simpati internasioal. ( Sulaiman Ibnu Walid Damanhudi : 3-4 )&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Dari sinilah bermula “ tragedi yang menyesakkan dada dan hati “ tersebut, dengan di bungkus kalimat indah tapi dalamnya penuh dengan kotoran : “ Pelanggaran HAM “, “ Teroris “, “ Fundamentalis “, dan seabrek kalimat – kalimat lainnya, mereka pada hakikatnya ingin memadamkan cahaya Allah di muka bumi ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Allah SWT berfirman,&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;“ Mereka ingin memadamkan cahaya Allah dengan mulut ( tipu daya ) mereka, tetapi Allah ( justru ) menyempurnakan cahaya_Nya, walau orang – orang kafir membencinya “. &lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;( QS. Ash Shaf : 8 )&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;Berita Anti ( Benci ) Jihad Dari Al Qur’an Dan As Sunnah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Di dalam Al Qur’an Allah SWT telah menjelaskan dalam banyak ayat bahwa jihad adalah suatu kewajiban yang tidak di sukai oleh banyak manusia terutama orang – orang munafikin.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Firman Alla SWT :&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;“ Di wajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi ( pula ) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui”. &lt;/i&gt;( QS. Al Baqarah : 216 )&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Juga Firman_Nya :&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;“ Tidakkah kamu perhatikan orang – orang yang di katakan kepada mereka : “ Tahanlah tanganmu ( dari berperang ), dirikanlah sembahyang dan tunaikanlah zakat!” Setelah di wajibkan kepada mereka berperang, tiba – tiba sebahagian dari mereka ( golongan munafik ) takut kepada manusia ( musuh ), seperti takutnya kepada Allah, bahkan lebih sangat dari itu takutnya. Mereka berkata : “ Ya Rabb kami, mengapa engkau wajibkan berperang kepada kami ? mengapa tidak engkau tangguhkan ( kewajiban berperang ) kepada kami sampai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kepada beberapa waktu lagi ?” Katakanlah : “ Kesenangan di dunia ini hanya sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang – orang yang bertaqwa, dan kamu tidak akan di aniaya sedikitpun.” &lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;( QS. An Nisa’:77 )&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Dalam sebuah hadits yang di riwayatkan oleh Imam An Nasa’I dari Salamah bin Nufail Al Kindy ra ia berkata, “ Suatu hari aku duduk – duduk bersama Rasulullah SAW, kemudian datanglah seorang laki – laki seraya berkata, ‘Wahai Rasulullah orang-orang telah menambatkan kudanya dan menggantungkan senjata – senjatanya, dan mereka berkata ‘ Tidak ada lagi jihad, perang telah usai, ‘maka Rasulullah menghadap kearah orang tersebut seraya berkata ‘ Mereka telah berdusta, sekarang telah datang waktu untuk berjihad dan berperang. Dan akan senantiasa ada sekelompok dari umatku yang terus berperang di atas al haq, Allah SWT akan menyesatkan hati – hati sebagian orang karena mereka, dan memberi rezeki kepada mereka ( orang – orang yang berjihad ) dari orang – orang yang tersesat tersebut ( ghanimah ). Begitulah hingga tegaknya hari kiamat dan sampai datangnya janji Allah. Kebaikan akan senantiasa tertambat pada ubun – ubun kuda perang hingga datangnya hari kiamat.” ( Shalih Sunan An Nasa’I : 3333 )&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;Kenapa muncul propaganda anti jihad ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Syaikh Abu Mus’ab As Suury dalam kitabnya yang berjudul “ Dakwatul Muqawwamah Al Islamiyah Al ‘Alamiyyah “ menyebutkan minimal ada tiga hal yang melatarbelakangi lahirnya tandhim jihad, dan jika ketiga hal tersebut hilang maka lahirlah propaganda anti jihad.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;Pemahaman terhadap Syumuliyyah addien ( hakikat Islam yang menyeluruh ).&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Jika kaum muslimin hanya memahami Islam secara parsial, atau mengambil ajaran islam sesuai dengan apa yang di kehendaki oleh hawa nafsunya maka akan lahirlah sikap antipati terhadap sebagian ajaran Islam yang tidak sesuai dengan hawa nafsunya. Bahkan ia akan berusaha untuk menafsirkannya dengan berbagi tafsiran yang sesuai dengan kehendak dan hawa nafsunya, atau ia berusaha memeranginya dengan lisan, tulisan dan usaha – usaha lainnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Maka tidak heran jika ada seorang doktor dari sebuah perguruan tinggi Islam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;di Makassar yang menginginkan AlQuran edisi revisi, di mana ayat – ayat Al Quran yang tidak sesuai dengan hawa nafsunya dan hawa nafsu orang – orang yang bersamanya, dan ayat – ayat Al Qur’an yang melanggar HAM harus di hapus dari AlQuran. Dan ia berkesimpulan bahwa ayat – ayat Al Qur’an yang pertama sekali harus di hapus dari Al Quran adalah ayatussaif ( ayat – ayat pedang ) dan ayatul jihad wal qital ( ayat – ayat yang berkaitan dengan jihad dan perang ). Karena ayat – ayat tersebut rentan menimbukan kekacauan, aksi teror, pelanggaran HAM, dan lainnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;Iradatul Qital ( keinginan untuk berperang )&lt;span style=""&gt;                                 &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                                      &lt;/span&gt;&lt;span style="color:white;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Keinginan untuk berangkat berjihad dan berperang merupakan asas utama lahirnya pergerakan tandhim jihad. Karena mustahil jihad akan terlaksana sekalipun kaum muslimin telah memahami hukum – hukum, keutamaan – keutamaan,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan adab – adab jihad jika tidak ada dalam hati mereka keinginan untuk berangkat berperang dan berjihad.&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Allah SWT menggambarkan keadaan orang – orang munafik dalam Al Qur’an sebagai berikut : &lt;i style=""&gt;“ Dan jika mereka mau berangkat, tentulah mereka menyiapkan persiapan untuk keberangkatan itu, tetapi Allah tidak menyukai keberangkatan mereka. Maka Allah melemahkan keinginan mereka. Dan di katakan kepada mereka : “ tinggalah kamu bersama orang – orang yang tinggal itu.”&lt;/i&gt; (QS. At Taubah:46)&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style="color:white;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Lemahnya keinginan untuk berangkat berjihad karena di dorong beberapa faktor, dan faktor yang paling besar sebagaimana di sebutkan oleh DR. Majid ‘Arsaan Al Kilani dalam disertasi doktoralnya yang berjudul “ Hakazda Zhahara Jiilu Salahiddin Al Ayyubi “ adalah kecintaan terhadap dunia dan kenikmatan – kenikmatannya. Hal ini sebagaimana yang tersurat dalam hadits Rasulullah SAW tentang penyakit wahn yang akan menimpa kaum muslimin, yaitu : “ Cinta dunia dan takut mati “&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;Aqidatul Jihad ( ideologi Jihad )&lt;span style=""&gt;                                 &lt;/span&gt;&lt;span style="color:white;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Sebuah ideologi akan melahirkan sebuah amal. Dan amal tersusun dari dua syarat asasi, yaitu: ikhlas semata – mata karena Allah, dan sesuai dengan sunnah dan petunjuk Rasulullah SAW. Maka aqidatul jihad akan melahirkan amal jihad islami yang shahih, semata – mata karena Allah SWT dan bukan yang lainnya. Dan siapa yang berperang karena ingin menjadikan kalimat Allah itu mulia dan tinggi maka dia itu yang berada di jalan Allah ( fisabilillah ).&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Dengan aqidah jihad, seseorang akan mengetahui hukum – hukum, adab – adab, dan konsekuensi – konsekuensi jihad yang akan di hadapinya. Maka lahirlah amaliyah jihad yang di lakukan berdasarkan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;bashirah ( ilmu ), dan bayyinah ( penjelasan ) yang benar dari Allah SWT dan agama_Nya, bukan dengan serampangan, asal – asalan, tanpa pemikiran yang matang, dan tujuan yang jelas.&lt;span style=""&gt;                                                                                    &lt;/span&gt;&lt;span style="color:white;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Allah SWT berfirman :&lt;span style=""&gt;                                         &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style="color:white;"&gt;:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;“ Hai orang – orang yang beriman, apabila kamu pergi ( berperang ) di jalan Allah, maka telitilah dan jangan kamu mengatakan kepada orang yang mengucapkan “ salam “ kepadamu : “ Kamu bukan seorang mukmin “ ( lalu kamu membunuhnya ), dengan maksud mencari harta benda kehidupan di dunia, karena di sisi Allah ada harta yang banyak. Begitu jugalah keadaan kamu dahulu, lalu Allah menganugerahkan nikmatnya atas kamu, maka telitilah. Sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.” &lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;( QS. An Nisa’:96 )&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;Kesimpulannya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Dari apa yang telah kami paparkan di atas, pada hakikatnya propaganda anti dan beci terhadap amaliyah jihad telah ada sejak masa Rasulullah SAW dan para sahabatnya, sebagaimana telah di kabarkan oleh Allah SWT dalam AlQur’an dan Rasul_Nya dalam hadits – haditsnya, dan itu terus berlanjut hingga hari ini bahkan hingga hari kiamat.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Lahirnya sifat – sifat tersebut karena di dorong faktor – faktor duniawi dan hawa nafsu yang telah mengakar dalam diri mereka. Sehingga terkadang logika yang mereka gunakan meleset jauh dan tidak sampai pada sasarannya. Maka muncullah statemen – statemen tidak waras dan ngawur, yang jauh dari logika yang sharih apalagi dari nash yang shahih. Semoga kita bisa mengambil manfaat dan pelajaran yang besar dari seruan – seruan anti jihad ini, karena semuanya bermuara kepada kehidupan duniawi dan hawa nafsu yang tercela. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;Wallahu A’lambishshowab.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;Sumber :An Najah/edisi41/th.3-shafar 1429 H/feb.2008 M hal.37-39&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://benderangmalam.blogspot.com/2009/02/siapakah-ulil-amri-itu.html"&gt;siapa ulil amri itu?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/thaghut-dan-ansharnya.html"&gt;thaghut dan anshornya&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6019299615067143637-4031691887177042948?l=benderangmalam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://benderangmalam.blogspot.com/feeds/4031691887177042948/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2009/02/hreffilec5cdocume7e15cbrowsing5clocals7.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/4031691887177042948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/4031691887177042948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2009/02/hreffilec5cdocume7e15cbrowsing5clocals7.html' title='Di Balik Seruan Anti Jihad'/><author><name>Hijrah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13194203533489229545</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SY-jGNf0XZI/AAAAAAAAACg/L8RmM_NcrIQ/S220/ku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6019299615067143637.post-720036286358995940</id><published>2009-02-11T19:57:00.000+07:00</published><updated>2009-02-11T20:02:38.482+07:00</updated><title type='text'>Siapakah Ulil Amri itu ?</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Oleh: Ust. Abu Sulaiman Aman Abdurrahman&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad), dan ulil amri di antara kalangan kalian”.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(An Nisa: 59)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Segala puji hanya bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi dan Rasul yang paling agung Nabi Muhammad, kepada keluarganya dan para shahabatnya seluruhnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ikhwani fillah… materi kali ini, kita akan meluruskan pemahaman yang ada di masyarakat berkenaan dengan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad), dan ulil amri di antara kalangan kalian”.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; (An Nisa: 59)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ayat ini adalah ayat yang sering kita dengar dan digunakan oleh banyak orang dalam rangka mewajibkan masyarakat untuk taat kepada pemerintah Republik Indonesia ini. Oleh karena itu perlu kiranya kita meninjau kembali atau meluruskan posisi ayat ini secara proporsional. Mari kita pahami siapa orang-orang yang beriman dalam ayat tersebut dan kaitannya dengan realita Pemerintahan Republik Indonesia ini…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tinjauan ayat:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad), dan ulil amri di antara kalangan kalian”&lt;/span&gt;.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; (An Nisa: 59)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Hai orang-orang yang beriman…”, ini adalah khithab (seruan) terhadap orang-orang yang beriman. “…taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad), dan ulil amri di antara kalangan kalian”, ulil amri adalah ulil amri dari kalangan kalian, yaitu pemimpin muslim atau pemimpin yang mukmin, itu adalah pengertian sederhananya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jadi, pemimpin yang harus ditaati ─tentunya selain dalam maksiat─ adalah pemimpin muslim, karena Allah mengatakan “min kum” (dari kalangan kalian) setelah mengkhithabi “hai orang-orang yang beriman”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Orang yang beriman atau orang muslim yang berdasarkan Al Qur’an, As Sunnah dan Ijma adalah orang yang beriman kepada Allah dan kafir kepada thaghut, berikut ini adalah penjabarannya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam surat Al Baqarah: 256:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Barangsiapa kafir kepada thaghut dan beriman kepada Allah, maka dia telah berpegang teguh pada al ‘urwah al wutsqa”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Al ‘urwah al wutsqa adalah buhul tali yang amat kokoh, yaitu Laa ilaaha illallaah, artinya barangsiapa kafir kepada thaghut dan iman kepada Allah, maka dia itu orang yang mengamalkan Laa ilaaha illallaah, orang yang sudah masuk Islam, karena pintu masuk Islam adalah dengan perealisasian Laa ilaaha illallaah sebagaimana ini adalah rukun Islam yang pertama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Orang tidak dikatakan beriman kecuali jika dia beriman kepada Allah dan kafir kepada thaghut. Jika orang beriman kepada Allah tapi dia tidak kafir kepada thaghut maka ia bukan orang yang beriman, ia bukan muslim… itu berdasarkan nash Al Qur’an. Maka dari itu Allah dalam ayat ini mendahulukan kafir kepada thaghut (Barangsiapa kafir kepada thaghut dan beriman kepada Allah) supaya tidak ada orang yang mengklaim behwa dirinya beriman kepada Allah padahal dia belum kafir kepada thaghut pada realita yang dia kerjakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam surat Ali Imran: 64:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Katakanlah (Muhammad): “Hai ahli kitab, marilah berpegang kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak ada yang kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai arbab (tuhan-tuhan) selain Allah”. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: ”Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang muslim”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jadi, yang diserukan kepada ahli kitab adalah pengajakan untuk berkomitmen dengan Laa ilaaha illallaah, ibadah kepada Allah dan meninggalkan penyekutuan terhadap Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Di ujung ayat Allah menyatakan; “jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka:”Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang muslim”, maksudnya jika mereka berpaling dan tidak mau meninggalkan para arbab itu maka saksikanlah bahwa kami ini orang muslim dan kalian bukan orang muslim.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berdasarkan ayat itu kita dapat menyimpulkan bahwa orang yang tidak merealisasikan apa yang dituntut oleh ayat ini, yaitu ibadah hanya kepada Allah, meninggalkan sikap penyekutuan sesuatu dengan-Nya dan meninggalkan sikap menjadikan selain Allah sebagai arbab, maka orang yang tidak mau meninggalkan hal itu adalah bukan orang muslim.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3. Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam surat At Taubah: 5:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhilah orang-orang musyrik itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka, kepunglah mereka dan intailah ditempat-tempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan sholat dan menunaikan zakat, Maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Taubat dari apa…? Taubat dari kemusyrikan dan segala kekafiran, maksudnya adalah Allah Subhanahu Wa Ta’ala melarang kaum muslimin untuk melakukan pembunuhan, pengepungan dan pengintaian apabila orang-orang itu sudah taubat dari segala kemusyrikan dan kekafiran, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, berarti orang muslim itu tidak boleh diganggu. Maka orang yang tidak taubat dari kemusyrikannya berarti dia itu bukan orang muslim.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;4. Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam surat At Taubah: 11:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Jika mereka bertaubat, mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka (mereka itu) adalah saudara-saudara kalian saru agama”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jika mereka bertaubat (dari kemusyrikannya), maka mereka adalah saudara satu agama, maksudnya mereka itu orang-orang muslim, karena sesame muslim adalah saudara, sebagaimana dalam surat Al Hujurat: 10:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berarti jika sebaliknya, dia tidak mau meninggalkan kesyirikannya meskipun dia shalat, zakat, dan melakukan ibadah lainnya, maka dia bukan ikhwan fiddin (saudara satu agama) dan berarti dia bukan orang mukmin, karena ukhuwah imaniyyah itu tidak terlepas dengan dosa-dosa bisaa, akan tetapi dengan kesyirikan dan kekufuran. Dan dalam surat Al Baqarah: 178 dikatakan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaash berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh; orang merdeka dengan orang merdeka, hamba dengan hamba, dan wanita dengan wanita. Maka barangsiapa memperoleh maaf dari saudaranya…”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dalam ayat ini, sang pembunuh dan keluarga yang dibunuh tetap dipersaudarakan. Membunuh sesama muslim adalah dosa besar, tapi tidak menjadikan seseorang keluar dari Islam selama dia tidak menghalalkannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Demikianlah beberapa dalil tentang orang yang beriman dari Al Qur’an, sedangkan berikut ini adalah beberapa dalil dari As Sunnah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. Dalam hadits Bukhariy dan Muslim dari Ibnu Umar radliyallahu’anhu, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Saya diperintahkan untuk memerangi manusia sampai mereka bersaksi bahwa tidak ada ilah (yang haq) kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah, mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat, bila mereka melakukan hal itu, maka mereka terjaga darah dan hartanya dari saya, kecuali dengan hak Islam, sedangkan perhitungan mereka adalah atas Allah”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Rasulullah tidak berhenti memerangi manusia sampai mereka komitmen dengan Laa ilaaha illallaah, iman kepada Allah dan kufur kepada thaghut serta mengakui risalah yang dibawa beliau kemudian membenarkannya, mendirikan shalat dan menunaikan zakat. Ini sama dengan penjelasan sebelumnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. Dalam hadits Bukhariy yang dari Abu Malik Al Asyja’iy radliyallahu’anhu, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Siapa yang mengucapkan Laa ilaaha illallaah dan dia kafir terhadap segala sesuatu yang diibadati selain Allah, maka haramlah harta dan darahnya, sedang perhitungannya atas Allah ta’ala”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Seseorang dikatakan haram darah dan hartanya, dalam arti dia itu dikatakan muslim, bila komitmen dengan Laa ilaaha illallaah ─iman kepada Allah dan kafir kepada thaghut─, yaitu kafir terhadap segala sesuatu yang diibadati selain Allah, maka barulah dikatakan muslim mukmin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dan berikut ini adalah beberapa Ijma dari para ulama Ahlus Sunnah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;¯ Syaikh Abdurrahman ibnu Hasan rahimahullah mengatakan: “Para ulama salaf dan khalaf, dari kalangan shahabat, tabi’in, para imam dan seluruh Ahlus Sunnah telah ijma, bahwa seseorang tidak menjadi muslim kecuali dengan mengosongkan diri dari syirik akbar dan berlepas diri darinya”. (Ad Durar As Saniyyah: 11/545-546).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dalam hal ini orang tidak dikatakan muslim bila tidak mengosongkan dirinya dari syirik akbar, tidak berlepasdiri darinya dan dari para pelakunya. Ini adalah ijma (kesepakatan) ulama… maka perhatikanlah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Oleh sebab itu, jika masih atau belum berlepas diri daripada kemusyrikan, maka dia itu belum muslim meskipun dia melaksanakan ajaran-ajaran Islam yang lainnya. Dan selagi dia belum mengosongkan diri dari kesyirikan, maka dia belum muslim walaupun dia shalat, zakat, haji, dan yang lainnya…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;¯ Syaikh Sulaiman ibnu Abdillah ibnu Muhammad ibnu Abdil Wahhab rahimahullah mengatakan: “SEKEDAR mengucapkan Laa ilaaha illallaah tanpa mengetahui maknanya dan tanpa mengamalkan konsekuensinya berupa komitmen dengan tauhid dan meninggalkan syirik akbar serta kafir terhadap thaghut, maka sesungguhnya (pengucapan) itu tidak bermanfaat berdasarkan ijma” (nukilan ijma dari kitab Taisir Al ‘Aziz Al Hamid)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Orang yang mengucapkan Laa ilaaha illallaah, dia shalat, zakat, shaum dan walaum haji berkali-kali, akan tetapi jika dia tidak meninggalkan syirik akbar, tidak kafir terhadap tahghut, maka dia itu bukan muslim dan tidaklah manfaat pengucapan Laa ilaaha illallaah-nya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;¯ Syaikh Hamd ibnu ‘Athiq rahimahullah mengatakan: “Ulama ijma (sepakat), bahwa orang yang memalingkan satu macam dari dua do’a kepada selain Allah, maka dia telah musyrik walaupun mengucapkan Laa ilaaha illallaah, dia shalat dan zakat serta mengaku muslim”. (Ibthalut Tandid Bikhtishar Syarh Kitab Tauhid, hal: 67)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Do’a ada dua macam; yaitu do’a yang berupa permohonan yang bisaa kita ketahui, dan do’a berupa ibadah seperti; shalat, shaum, zakat, haji, penyandaran hukum, dan lain-lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jadi, bila seseorang memalingkan satu macam ibadah saja kepada selain Allah, maka dia itu musyrik meskipun mengucapkan kalimat tauhid, shalat, shaum, zakat dan mengaku sebagai seorang muslim.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;¯ Syaikhul Islam Muhammad ibnu Abdil Wahhab rahimahullah mengatakan tentang para pengikut Musailamah Al Kadzdzab dalam Syarh Sittati Mawadli Minash Shirah dalam Mujmu’atut tauhud hal. 23: “Di antara mereka ada yang mendustakan Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam dan kembali menyembah berhala seraya mengatakan: “Seandainya dia (Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam) itu adalah Nabi, tentulah tidak akan mati”. Dan di antara mereka ada yang tetap di atas dua kalimah syahadat, akan tetapi dia mengakui kenabian Musailamah dengan dugaan bahwa beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam menyertakan dia di dalam kenabian, ini karena Musailamah mengangkat para saksi palsu yang bersaksi baginya akan hal itu, namun demikian para ulama ijma bahwa mereka adalah orang-orang murtad meskipun mereka jahil akan hal itu. Dan siapa yang meragukan kemurtaddan mereka, maka dia kafir”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Bila saja orang yang tidak melakukan kesyirikan, akan tetapi mengangkat seorang manusia bisaa sederajat dengan nabi maka ia telah divonis murtad dan segala amal ibadahnya tidak dianggap, dan bahkan diperangi oleh Abu Bakar Ash Shiddiq dan para shahabat lainnya… maka apa gerangan dengan orang yang mengangkat makhluk pada derajat uluhiyyah (ketuhanan) dengan cara memberikan satu atau beberapa macam dari sifat-sifat khusus ketuhanan…?? Maka ini lebih syirik lagi, lebih kafir lagi dan lebih murtad lagi jika sebelumnya dia mengaku muslim !&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;¯ Beliau (Muhammad ibnu Abdil Wahhab) rahimahullah juga menukil ijma tentang pengkafiran penguasa ‘Ubaidiyyin di Mesir. Beliau berkata dalam suratnya kepada Ahmad ibnu Abdil Karim Al Ahsaa’iy, beliau menjelaskan: “Di antara kisah yang terakhir adalah kisah Bani ‘Ubaid, para penguasa Mesir dan jajarannya, mereka itu mengaku sebagai ahlul bait, mereka shalat jama’ah dan shalat jum’at, mereka juga mengangkat para qadliy dan mufti, akan tetapi ulama ijma akan kekafiran mereka, kemurtaddannya, keharusan untuk memeranginya, serta bahwa mereka adalah negeri harbiy, wajib memerangi mereka meskipun mereka (rakyatnya) dipaksa lagi benci kepada mereka” (Tarikh Nejd: 346)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pada saat itu kajian ada, kesempatan belajar juga ada, shalat juga mereka lakukan bahkan mereka (Bani ‘Ubaid) yang menjadi imamnya, akan tetapi ulama ijma bahwa mereka itu orang-orang murtad kafir harbiy, karena mereka menampakkan kesyirikan akbar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Demikianlah dalil-dalil dari Al Qur’an, As Sunnah dan Ijma yang mengatakan bahwa orang tidak dikatakan sebagai orang muslim, kecuali jika dia beriman kepada Allah dan kafir terhadap thaghut. Sedangkan thaghut yang paling besar di antara thaghut-thaghut zaman sekarang ini adalah thaghut hukum dan perundang-undangan berikut para pembuat hukum dan pemutus hukum yang berpedoman dengannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjelaskan dalam surat An Nisa: 60:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Tidakkah engkau (Muhammad) memperhatikan orang-orang yang mengaku bahwa dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu?. Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintahkan untuk kafir kepada thaghut itu”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dalam ayat tersebut tersirat keheranan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, karena ada orang yang mengaku beriman kepada Al Qur’an dan mengatakan bahwa Al Qur’an adalah kitab suci serta pedoman hidup, akan tetapi ketika ada masalah, mereka malah merujuk kepada hukum thaghut… padahal hukum thaghut bukanlah hukum yang Allah turunkan, sedangkan Allah sudah memerintahkan untuk kafir dan menjauhi thaghut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Hukum yang dibuat oleh manusia merupakan bisikan syaitan jin, sebagaimana yang Allah jelaskan dalam firman-Nya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Sesungguhnya syaitan itu membisikkan kepada kawan-kawannya…” (Al An’am: 121)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;dan digulirkan oleh syaitan-syaitan manusia, maka itulah thaghut yang dimaksudkan firman Allah dalam surat An Nisa: 60. Maka segala hukum produk manusia dengan segala bentuknya, baik yang dibuat dalam bingkai demokrasi atau yang lainnya, maka selama itu bukan hukum yang berasal dari Allah berarti itu adalah thaghut, karena hanya ada dua macam hukum; hukum Allah atau hukum thaghut. Sedangkan seseorang tidak dikatakan muslim jika tidak kafir kepada thaghut hukum ini, atau pembuatnya dari kalangan syaitan manusia atau pembisiknya dari kalangan syaitan jin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jika kita sudah memahami bahwa orang muslim itu adalah orang yang berlepas diri dari kesyirikan. Orang muslim adalah orang yang mentauhidkan Allah dan meninggalkan segala bentuk kesyirikan, maka dia adalah seorang mukmin dimana saja dan kapan saja. Sebaliknya, jika orang tidak merealisasikan hal ini, dalam arti walaupun dia beribadah kepada Allah akan tetapi di samping beribadah kepada Allah dia tidak kafir kepada thaghut, tapi justeru malah membela-bela atau loyal kepada thaghut, maka dia bukan orang muslim.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kemudian mari kita lihat realita pemerintahan NKRI ini, apakah mereka kafir kepada thaghut dan iman hanya kepada Allah sehingga mereka mendapat predikat mukmin, sehinggga mereka menjadi ulil amri yang wajib ditaati sebagaimana penjelasan surat An Nisa: 59 tadi ? atau justeru sebaliknya…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tinjauan Realita Pemerintah NKRI Bila Dipandang Dari Sisi Tauhid Hukum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. Mereka Menjadi Thaghut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kenapa demikian ?, ini karena mereka dengan dewan legislatifnya dan sebagian eksekutifnya mengklaim sebagai pembuat hukum, mengklaim yang berhak membuat hukum dan perundang-undangan, bahkan mereka telah membuat dan memutuskan, maka mereka adalah thaghut itu sendiri. Mereka menjadi pembuat hukum yang hukumnya diikuti (baca: diibadati) oleh ansharnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Tidakkah engkau (Muhammad) memperhatikan orang-orang yang mengaku bahwa dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu? Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintah mengingkari thaghut itu”. (An Nisa: 60)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Banyak masyarakat atau anshar thaghut atau siapa saja di antara mereka, ketika memiliki kasus di negeri ini, apakah mereka mengajukan kasusnya kepada hukum Allah ataukan kepada hukum selaim hukum Allah ? tentu mereka mengajukannya kepada hukum selain hukum Allah, yang mana hukum itu dibuat oleh para thaghut tadi di gedung Palemen, baik yang ada di lembaga legislatif atau lembaga eksekutif maupun para pemutusnya di dewan yudikatif.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Mereka adalah thaghut, sebagaimana yang disebutkan oleh Syaikh Muhammad ibnu Abdil Wahhab rahimahullah dalan Risalah Fie Ma’na Thaghut, bahwa pentolan thaghut yang kedua adalah “Penguasa Dzalim Yang Merubah Ketentuan Allah”. Sedangkan di negeri ini, semua hukum Allah dirubah… mulai dari hukum pidana, perdata, ekonomi, dan lain-lain. Semua dicampakkan dan mereka sepakat tidak memakai hukum yang Allah turunkan. Sedangakan sesorang tidak bisa dikatakan sebagai orang muslim kecuali bila kafir kepada thaghut. Dan dalam hal ini mereka sendiri adalah thaghutnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai arbab (tuhan-tuhan) selain Allah dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam, padahal mereka diperintahkan kecuali mereka hanya menyembah Tuhan Yang Esa, tidak ada ilah (Tuhan yang berhak disembah) selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan”. (QS. At Taubah: 31)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dalam ayat ini Allah memvonis orang Nashrani dengan lima vonis:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. Mereka telah mempertuhankan para alim ulama dan para rahib&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. Mereka telah beribadah kepada selain Allah, yaitu kepada alim ulama dan para rahib&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3. Mereka telah melanggar Laa ilaaha illallaah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;4. Mereka telah musyrik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;5. Para alim ulama dan para rahib itu telah memposisikan dirinya sebagi rab.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Imam At Tirmidzi meriwayatkan, bahwa ketika ayat ini dibacakan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam di hadapan ‘Adiy ibnu Hatim (seorang hahabat yang asalnya Nashrani kemudian masuk Islam), ‘Adiy ibnu Hatim mendengar ayat-ayat ini dengan vonis-vonis tadi, maka ‘Adiy mengatakan: “Kami (orang-orang Nashrani) tidak pernah shalat atau sujud kepada alim ulama dan rahib (pendeta) kami”, Jadi maksudnya dalam benak orang-orang Nashrani adalah; kenapa Allah memvonis kami telah mempertuhankan mereka atau kami telah beribadah kepada mereka padahal kami tidak pernah shalat atau sujud atau memohon-mohon kepada mereka. Maka Rasul mengatakan: “Bukankah mereka (alim ulama dan para rahib) menghalalkan apa yang Allah haramkan terus kalian ikut menghalalkannya, dan bukankah mereka telah mengharamkan apa yang Allah halalkan terus kalian ikut mengharamkannya?”. Lalu ‘Adiy menjawab: “Ya”, Rasul berkata lagi: Itulah bentuk peribadatan mereka (orang Nashrani) kepada mereka (alim ulama dan para rahib)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ketika mereka menyandarkan hak hukum dan pembuatan hukum (tasyri’) kepada selain Allah, maka yang mengaku memiliki hak membuat hukum ini disebut arbab, yaitu yang memposisikan dirinya sebagau tuhan pengatur selain Allah. Saat hukum itu digulirkan dan diikuti, maka itu adalah arbab yang disembah. Orang yang sepakat di atas hukum ini atau yang mengacu atau yang merujuk pada hukum yang mereka gulirkan itu adalah orang yang Allah vonis sebagai orang musyrik yang menyembah atau mengibadati atau mempertuhankan mereka serta telah melanggar Laa ilaaha illallaah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan. Sesungguhnya syaitan itu membisikkan (mewahyukan) kepada kawan-kawannya agar mereka membantah kamu; dan jika kamu menuruti mereka, Maka sesungguhnya kamu tentulah menjadi orang-orang yang musyrik”. (Al An’am: 121)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dalam ayat ini Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjelaskan tentang keharaman bangkai, dan Allah juga menjelaskan tentang tipu daya syaitan. Kita mengetahui bahwa bangkai adalah haram, namun dalam ajaran orang musyrik Quraisy mereka menyebutnya sebagai sembelihan Allah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dalam hadits dengan sanad yang shahih yang diriwayatkan oleh Imam Al Hakim dari Ibnu ‘Abbas radliyallahu ‘anhu: Orang musyrikin datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dan berkata: “Hai Muhammad, kambing mati siapa yang membunuhnya ?”, Rasulullah mengatakan: “Allah yang membunuhnya (mematikannya)”, kemudian orang-orang musyrik itu mengatakan: “Kambing yang kalian sembelih dengan tangan kalian, maka kalian katakan halal, sedangakan kambing yang disembelih Allah dengan Tangan-Nya yang Mulia dengan pisau dari emas kalian katakan haram, berarti sembelihan kalian lebih baik daripada sembelihan Allah”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ini adalah ucapan kaum musyrikin kepada kaum muslimin, dan Allah katakan bahwa itu adalah bisikan syaitan terhadap mereka (Dan sesungguhnya syaitan itu membisikkan (mewahyukan) kepada kawan-kawannya agar mereka membantah kamu) untuk mendebat kaum muslimin agar setuju atas penghalalan bangkai, lalu setelah itu Allah peringatkan kepada kaum muslimin jika menyetujui dan mentaati mereka, menyandarkan kewenangan hukum kepada selain Allah meski hanya dalam satu hukum atau kasus saja (yaitu penghalalan bangkai) dengan firman-Nya “Maka sesungguhnya kamu tentulah menjadi orang-orang yang musyrik”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dalam ayat di atas Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyatakan bahwa:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. Hukum yang bukan dari-Nya adalah wahyu syaitan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. Para penggulirnya (yang mengklaim dirinya berhak membuat hukum) dari kalangan manusia disebut wali-wali syaitan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3. Yang menyetujuinya atau yang taat atau yang merujuk kepadanya disebut musyrikun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Bila satu hukum saja dipalingkan dalam hak pembuatannya kepada selain Allah, maka berdasarkan ayat tadi, bahwa orang yang membuat hukum itu disebut wali-wali syaitan (tahghut) yang telah mendapat wahyu atau wangsit dari syaitan, sedangkan orang yang mentaatinya atau setuju dengan hukum buatan tersebut adalah divonis sebagai orang musyrik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sedangkan yang ada di NKRI ─dan negara-negara lainnya─ adalah bukan satu, dua, tiga, sepuluh, atau seratus hukum saja, akan tetapi seluruh hukum yang ada di sini adalah bukan dari Allah, tapi dari wali-wali syaitan yang mendapat wahyu dari syaitan jin, baik wali-wali syaitan itu dahulunya orang Belanda (yang mewariskan KUHP) ataupun wali-wali syaitan zaman sekarang yang duduk di kursi parlemen, yang membuat, yang merancang, yang menggodok, atau apapun namanya dan siapapun yang membuat hukum, maka pada hakikatnya mereka adalah wali-wali syaitan dan hukum yang mereka gulirkan hakikatnya adalah hukum syaitan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Perhatikanlah… jika saja orang-orang yang SEKEDAR mentaati mereka maka Allah memvonisnya sebagai orang musyrik, maka apa gerangan dengan pembuatnya atau orang yang memutuskan dengannya atau orang yang memaksa masyarakat untuk tunduk kepadanya dengan menggunakan besi dan api (kekuatan dan senjata)…?!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;4. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Apakah mereka mempunyai sekutu-sekutu selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka dalam dien (ajaran/hukum) ini apa yang tidak diizinkan Allah ?”. (Asy Syura: 21)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dalam ayat tersebut, siapa saja yang membuat syari’at atau hukum atau undang-undang atau ajaran yang tidak diizinkan oleh Allah dinamakan syuraka (sekutu-sekutu), karena mereka memposisikan dirinya untuk diibadati dengan cara menggulirkan hukum agar diikuti. Mereka merampas hak pembuatan hukum dari Allah, mereka merancang, menggodok, dan menggulirkan di tengah masyarakat. Sedangkan orang-orang yang mentaati atau mengikuti hukum itu disebut orang yang menyembah syuraka tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. Mereka berhukum dengan selain hukum Allah atau memutuskan dengan hukum thaghut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Mereka berhukum dengan hukum thaghut, karena selain hukum Allah yang ada hanyalah hukum jahiliyyah atau hukum thaghut, ini berdasarkan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam surat Al Maidah: 44:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Barangsiapa yang tidak memutuskan dengan apa yang Allah turunkan, maka mereka itulah orang-orang kafir”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dan firman-Nya Subhanahu Wa Ta’ala:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dalam ayat-ayat di atas, orang yang memutuskan dengan selain apa yang Allah turunkan adalah orang-orang kafir, sedangkan pemerintah di negeri ini tidak memutuskan dengan apa yang Allah turunkan, akan tetapi memutuskan dengan hukum thaghut. Maka merekapun divonis kafir berdasarkan ayat-ayat seperti ini, bahkan Allah mevonis orang-orang yang seperti ini sebagai orang-orang zalim dan fasiq dalam surat Al Maidah: 45 &amp;amp; 47.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Syaikh Muhammad ibnu Abdil Wahhab rahimahullah menjelaskan dalam Risalah Fie Makna Thaghut, tentang Ruusuth Thawaghit (tokoh-tokoh para thaghut) yang ketiga yaitu: Yang Memutuskan Dengan Selain Apa Yang Allah Turunkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jadi pemutus hukum dengan selain apa yang diturunkan Allah adalah bukan sekedar thaghut, akan tetapi termasuk pentolan thaghut. Sedangkan iman kepada Allah tidak sah kecuali dengan kafir terhadap thaghut, lalu bagaimana mungkin Pemerintah NKRI ini dikatakan sebagai pemerintah muslim mukmin, sedangkan mereka bukan sekedar thaghut, akan tetapi salah satu tokohnya thaghut… maka mereka bukan hanya sekedar kafir, tapi amat sangat kafir !.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3. Mereka merujuk kepada hukum thaghut, baik thaghut lokal, regional maupun internasional&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Disaat menghadapi masalah, masalah apa saja, maka pemerintah ini tidak merujuknya kepada hukum Allah, tapi kepada hukum thaghut yang bersifat lokal (seperti Undang Undang Dasar atau undang-undang atau yang lainnya), atau hukum-hukum regional, atau hukum-hukum yang ditetapkan oleh mahkamah Internasional PBB. Sungguh… mereka tidak merujuk kepada Al Qur’an atau As Sunnah, akan tetapi merujuk kepada selainnya. Sedangkan dalam surat An Nisa: 60 tadi; Allah merasa heran atas klaim orang-orang yang mengaku telah beriman kepada Al Qur’an dan kitab-kitab Allah sebelumnya, orang-orang yang ketika punya masalah justeru ingin berhakim (mengadukan urusan) kepada thaghut. Perhatikanlah, dalam ayat tersebut sekedar ingin berhukum kepada thaghut sudah Allah nafikan keimanannya, imannya dianggap sekedar klaim dan kebohongan belaka, maka apa gerangan dengan orang-orang yang benar-benar bersumpah untuk merujuk kepada hukum thaghut…?!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pemerintah ini, ketika masuk PBB diwajibkan untuk berikrar setuju atas segala peraturan yang digariskannya, begitu juga ketika jajaran pemerintahan dewan legislatif, eksekutif, yudikatif terbentuk, setiap orang diwajibkan bersumpah setia untuk menjalankan hukum negara, inilah syahadat mereka ! inilah bai’at mereka. Apakah di Negara ini ada bai’at untuk taat setia kepada Al Qur’an dan As Sunnah ? tentu jawabannya tidak ada ! maka dari itu setelah bai’at kepada Undang Undang Dasar selesai, mereka selalu mengacu kepadanya, jika seorang Presiden misalnya menyimpang, maka DPR/MPR akan memprotesnya dan mengatakan: “Presiden telah melanggar Undang Undang Dasar atau undang-undang atau… atau…” dan tidak akan mengatakan “Presiden telah melanggar Al Qur’an ayat sekian…” Andaikata seluruh isi Al Qur’an dilanggarpun, maka mereka tidak akan mempermasalahkannya, asal tidak melanggar “hukum suci” mereka, yaitu Undang Undang Dasar 1945 dan undang-undang turunannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa orang yang berhakim dengan hukum Allah yang telah dihapus adalah kafir, beliau menyatakan: “Barangsiapa meninggalkan hukum yang muhkam (baku) yang diturunkan kepada Muhammad ibnu Abdillah penutup para nabi, dan dia malah merujuk hukum kepada hukum-hukum (Allah) yang sudah dihapus, maka dia kafir. Maka apa gerangan dengan orang yang mengacu kepada Ilyasa (Yasiq) dan dia mendahulukannya daripada ajaran Allah, maka dia kafir dengan ijma kaum muslimin” (Al Bidayah Wan Nihayah: 13/119)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ilyasa adalah kitab hukum yang dibuat oleh Jenggis Khan raja Tartar. Kitab ini merupakan kumpulan yang sebagiannya diambil dari Taurat orang Yahudi, Injil orang Nashrani, Al Qur’an dan ajaran ahli bid’ah ditembah dengan hasil buah fikirannya lalu dikodifikasikan menjadi sebuah kitab yang disebut Ilyasa atau Yasiq. Para ulama muslimin sepakat mengatakan bahwa siapa saja yang merujuk kepada kitab hukum ini, maka dia kafir dengan ijma kaum muslimin. Maka demikian pula dengan Yasiq ‘Ashri (Yasiq Modern), yaitu Undang Undang Dasar, KUHP, dan lain-lain, dimana hukum itu diambil dari orang-orang Nashrani (seperti orang Belanda dengan KUHPnya), dan ada juga dari Islam seperti masalah pernikahan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jadi ternyata serupa, maka siapa saja yang merujuk pada Yasiq modern ini, maka iapun kafir dengan ijma kaum muslimin, sedangkan perujukan-perujukan ini telah dilakukan oleh pemerintah NKRI ini…!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;4. Mereka menganut sistem Demokrasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Demokrasi berasal dari kata demos (rakyat) dan kratos (kedaulatan/kekuasaan). Sistem ini merupakan penyerahan hak hukum atau kedaulatan kepada rakyat. Sistem perwakilan yangada di dalamnya memberikan hak ketuhanan kepada wakil rakyat yang didik di parlemen untuk membuat, menetapkan dan memutuskan hukum.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Demokrasi merupakan salah satu bentuk perampasan hak khusus Allah dalam At Tasyri’ (pembuatan, penetapan dan pemutusan hukum atau undang-undang). Hak ini adalah hak khusus Allah Subhanahu Wa Ta’ala, hak khusus rububiyyah dan uluhiyyah Allah, hak khusus yang seharusnya disandarkan oleh makhluk hanya kepada Allah. Akan tetapi demokrasi merampasnya dan justeru hak itu diberikan kepada makhluk. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Hak memutuskan hukum itu hanyalah khusus kepunyaan Allah. Dia memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain Dia. Itulah dian yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”. (Yusuf: 40)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;firman-Nya “Dia memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain Dia”, bermakna: Kalian diperintahkan untuk tidak menyandarkan hukum kecuali kepada Allah, karena Allah-lah yang berhak untuk membuatnya, untuk menentukannya. Dan dalam ayat ini penyandaran hukum kepada Allah disebut ibadah. Sedangkan dalam demokrasi; hukum disandarkan kepada rakyat melalui wakil-wakilnya, maka demokrasi adalah sistem syirik, karena memalingkan ibadah penyandaran hukum kepada selain Allah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Demokrasi adalah sistem syirik yang membangun pilar-pilarnya di atas sekularisme, di atas kebebasan; bebas meyakini apa saja walaupun pendapat syirik atau kekafiran sekalipun. Demokrasi tidak mewajibkan menusia untuk taat kepada ajaran Allah, tapi harus taat kepada kesepakatan rakyat, tatanan perundang-undangan yang berlaku, yang mana notabene adalah hukum buatan manusia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;5. Mereka memiliki Idiologi/falsafah/asas/pedoman/petunjuk hidup/nafas bangsa, yaitu Pancasila.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pancasila adalah dien, karena dien adalah jalan hidup, agama, aturan dan pedoman hidup, falsafah atau silahkan orang menyebutnya apa saja… tapi yang jelas Pansacila adalah dien. Ini singkat saja kita tinjau.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dalam Pancasila dikatakan Ketuhanan Yang Maha Esa, akan tetapi kita tidak tahu siapa yang dimaksud, karena Pancasila mengakui berbagai agama dengan tuhan-tuhannya masing-masing yang beraneka ragam. Maka cukuplah falsafah ini menjadi sesuatu yang rancu bagi orang yang berakal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;6. Tawalliy (loyalitas penuh) kepada kaum musyrikin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Mereka loyal kepada Perserikatan Bangsa Bangsa, tunduk kepada undang-undang internasional dan peraturan lainnya yang adala dlam tubuh PBB. Apapun yang ditetapkannya maka otomatis diikuti. Allah Subhanahu Wa Ta’ala melarang kaum muslimin untuk loyal kepada orang-orang kafir, Allah menyatakan dalam surat Al Maidah: 51:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Siapa saja yang tawalliy di antara kalian terhadap mereka maka sesungguhnya dia termasuk golongan mereka”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;7. Mereka memperolok-olok ajaran Allah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Allah Subhanahu Wa Ta’ala melarang segala bentuk kemungkaran, sedangkan pemerintahan Negara ini justeru memberikan izin bagi beroperasinya tempat-tempat kemungkaran dengan dalih tempat hiburan), membiarkan berkembangnya media-media penebar kesyirikan, kekufuran, kerusakan dan kebejatan (dengan dalih kebebasan pers dan kebebasan berekspresi) dan lain-lain. Itu adalah beberapa perolok-olokan terhadap ajaran Allah, sedangkan memperolok-olok ajaran Allah adalah kekafiran. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan manjawab, “Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja”. Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?”. Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman”. (At Taubah: 65-66).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Intinya, jelaslah bahwa Negara dan pemerintahan ini kekafirannya berlipat-lipat. Setiap negara yang tidak berhukum dengan hukum Allah dan tidak tunduk pada aturan Allah, maka negara tersebut adalah negara kafir, negara dzalim, negara fasiq dan negara jahiliyyah berdasarkan firman-firman Allah tersebut. Begitu juga pemerintahnya, karena tidak akan berdiri suatu negara tanpa ada pemerintah pelaksananya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Setelah memahami hal ini, maka kita bisa menyimpulkan bahwa TIDAK BENAR ketika orang memerintahkan kaum muslimin untuk loyal kepada pemerintah semacam ini dengan menggunakan dalil surat An Nisa: 59, karena ulil amri dalam ayat tersebut adalah “dari kalangan kalian” yang berarti dari kalangan orang-orang yang beriman, sedangkan pemerintahan NKRI ini sudah kita ketahui bahwa mereka BUKAN orang-orang yang beriman, akan tetapi justeru mereka adalah adalah thaghut, orang musyrik, orang-orang kafir, orang-orang murtad. Jadi, jelaslah tidak sesuai dengan pemerintah ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Akan tetapi yang tepat bagi pemerintah semacam ini adalah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Maka perangilah pemimpin-pemimpin orang-orang kafir itu, karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang (yang tidak dapat dipegang) janjinya, agar supaya mereka berhenti”. (At Taubah: 12)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jadi yang tepat bukan harus ditaati, bukan pula diberi loyalitas, akan tetapi yang ada adalah sikap qital (perang).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Maka bunuhilah orang-orang musyrik itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka, kepunglah mereka dan intailah ditempat-tempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan sholat dan menunaikan zakat, Maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan” (At Taubah: 5)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jika mereka bertaubat, maksudnya bertaubat dari kemusyrikannya, dari kethaghutannya, dari kekafirannya, mereka mendirikan shalat dan memuanikan zakat, maka berilah mereka jalan dan jangan diganggu. Sedangkan jika pemerintahan ini tidak bertaubat dari kethaghutannya, dari Pancasilanya, dari demokrasinya dan dari kekufuran lainnya, maka mereka masih masuk ke dalam cakupan ayat ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan (wali-wali) syaitan itu” (An Nisa: 76)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah dalam rangka mengokohkan hukum Allah, menjunjung tinggi ajaran-Nya, sedangkan orang-orang kafir ─yang di antaranya adalah pemerintahan NKRI ini dan ansharnya─ mereka berjuang, berperang, berkiprah dengan segala cara dalam rangka mengokohkan sistem thaghut. Jadi, mereka berperang di jalan thaghut, maka bagaimana seharusnya sikap kaum muslimin ? Allah menyatakan “sebab itu perangilah kawan-kawan syaitan itu”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Perhatikanlah… mereka bukan ulil amri, akan tetapi mereka adalah wali-wali syaitan yang Allah perintahkan untuk memeranginya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;4. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Dan perangilah mereka itu, sampai tidakada fitnah, dan dien (ketundukan) hanya bagi Allah semata” (Al Baqarah: 193)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dan perangilah mereka sampai tidak ada lagi fitnah, tidak ada lagi idiologi syirik, tidak ada lagi kekafiran, tidak ada lagi penghalang kepada jalan Allah, tidak ada lagi penindasan terhadap kaum muslimin yang taat kepada Allah… bukan taat kepada Pancasila atau Undang Undang Dasar atau demokrasi, tapi hanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Selama Ad Dien (ketundukan) belum sepenuhnya kepada Allah, maka al qital (perang) belum berhenti, selama fitnah (bencana) terhadap kaum muslimin yang taat dan berkomitmen dengan ajaran Allah masih dikejar-kejar atau dipersempit hidupnya, masih ditangkapi, dipenjarakan dan masih dibunuhi… maka berarti masih ada fitnah !! Selama kemusyrikan didoktrinkan maka fitnah masih ada. Selama fitnah masih ada maka al qital tidak akan berhenti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;5. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Katakanlah kepada orang-orang yang kafir itu: “Jika mereka berhenti (dari kekafirannya), niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosa mereka yang sudah lalu; dan jika mereka kembali lagi, sesungguhnya akan berlaku (kepada mereka) sunnah (Allah tenhadap) orang-orang dahulu (dibinasakan)”. Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya dien itu semata-mata untuk Allah”. (Al Anfal: 38-39)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jadi, al qital tidak akan berhenti terhadap para penguasa yang menentang aturan Allah, yang menyebar fitnah (bencana) kemusyrikan dan penindasan terhadap kaum muslimin, merampas dan memeras harta kaum muslimin, baik dengan cara kasar maupun halus, maka qital tidak akan berhenti terhadap pemerintah yang seperti ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka merasakan sikap tegas dari kamu” (At Taubah: 123)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Perangilah orang-orang yang ada disekitar kamu, yang ada didekat kamu dan dalam realitanya bukan hanya dekat, akan tapi mereka telah menguasai harta, diri, dan tanah air kita. Merekalah thaghut penguasa negeri ini, merekalah orang-orang kafir itu. Mereka telah sekian lama memerangi, menindas diri dan merampas harta kaum muslimin. Mereka mewajibkan ini dan itu yang bertentangan dengan ajaran Allah Subhanahu Wa Ta’ala.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Merekalah orang-rang kafir yang dekat, maka tidak usah jauh-jauh pergi berperang untuk mencari orang kafir, ini yang dekat justeru sudah memusuhi dan memerangi semenjak dahulu. Bahkan para ulama sepakat bahwa memerangi penguasa murtad adalah lebih harus didahulukan memeranginya daripada orang-orang kafir asli, apalagi orang-orang kafir yang jauh…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;6. Hadits Ubada ibnu Shamit (HR. Bukhari dam Muslim)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam mengajak kami, maka kami membai’atnya, maka di antara yang beliau ambil janjinya atas kami adalah kami membai’at(nya) untuk senantiasa mendengar dan taat, disaat senang dan disaat benci, diwaktu sulit dan waktu mudah kami, serta saat kami diperlakukan tidak adil dan agar kami tidak merampas urusan dari yang berhak (penguasa) kecuali kalian melihat kekafiran yang nyata dengan bukti dari Allah yang ada pada kalian”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sedangkan kita sudah banyak melihat bentuk-bentuk kekafiran yang dianut dan masih senantiasa dilakukan penguasa negeri ini, sehingga tidak layak berdalil dengan surat An Nisa: 59 untuk menggelari pemerintah ini sebagai ulil amri, akan tetapi yang tepat adalah ayat-ayat yang baru saja dibahas dan ditambah dengan hadits ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Para ulama sepakat bahwa orang kafir tidak sah untuk menjadi pemimpin bagi kaum muslimin. Bila pemimpin tersebut asalnya muslim kemudian muncul kekafiran darinya maka wajib untuk mencopotnya dan menggantinya dengan pemimpin yang muslim. Bila tidak mampu mencopotnya karena mereka menggunakan kekuasaan untuk mempertahankannya, maka wajib diperangi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Namun dalam relaita zaman ini, kekafirannya bukanlah kekafiran yang bersifat personal, akan tetapi kekafiran yang kolektif dan tersistemkan, sehingga jika penguasa yang satu mati maka sistemnya belum mati dan orang-orang yang setelahnya akan menggantikan dia, karena sistem kafirnya tidak mati dan tetap mengakar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tugas kita adalah wajib menggalang kekuatan dengan langkah awalnya adalah mengerahkan segala kemampuan dalam menggencarkan dakwah tauhid yang berkesinambungan untuk mencabut akar-akar loyalitas terhadap thaghut di tengah masyarakat, sehingga thaghut tidak mempunyai tempat lagi di tengah-tengah masyarakat ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jihad terhadap thaghut ini haruslah menjadi opini kaum muslimin, kaum muslimin harus merasa memiliki tanggung jawab terhadap masalah ini, sehingga tidak hanya dipikul oleh kelompok-kelompok tertentu saja. Bukan berarti seluruh kaum muslimin harus terjun dengan menenteng senjata, tapi yang paling penting bagi mereka adalah mereka adalah mereka harus memahami betul bahwa penguasa negeri yang mana mereka hidup di dalamnya adalah penguasa murtad kafir yang tidak boleh diberikan loyalitas, sehingga dengan kesadaran itu lunturlah dukungan kepada para thaghut dan tumbuhlah loyalitas kepada orang-orang yang berkomitmen dengan ajaran Allah Subhanahu Wa Ta’ala.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Bila ini terwujud, maka kondisi akan berubah, dukungan kepada thaghut akan berganti dengan penentangan, sehingga mudahlah untuk menjatuhkan para thaghut itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;BERSABARLAH…!!! Proses ini tidak mudah dan tidak akan terjadi begitu saja, tahap awal yang patut dilakukan adalah memberikan bayan (penjelasan) atau penyampaian risalah tauhid, karena perlu penyadaran terhadap masyarakat tentang kenapa penguasa negeri ini dikatakan sebagai penguasa kafir. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu” (Al Baqarah: 191)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Allah Subhanahu Wa Ta’ala memerintahkan untuk mengusir orang-orang kafir sebagaimana mereka pernah mengusir kaum muslimin. Rasulullah diperintahkan untuk mengusir orang-orang kafir sebagaimana mereka telah mengusir Rasul shalallahu ‘alaihi wa sallam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Perhatikan… para thaghut itu telah mengeluarkan orang-orang yang komitmen dengan ajaran Islam dari jajaran masyarakat dengan cara menanamkan image negatif tentang mereka, memprovokasi, memfitnah dan membodoh-bodohi masyarakat dengan menuduh orang-orang yang bertauhid sebagai orang-orang bodoh, tidak memahami Islam secara utuh, orang yang dangkal pikiran atau orang yang haus dunia dan kekuasaan, maka menjadi wajiblah pula bagi kaum muslimin untuk mencopot para thaghut ini dari benak masyarakat dengan cara menyebarkan ilmu syar’iy, khususnya tentang tauhid dan kewajiban memerangi penguasa semacam itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Begitu pula dalam masalah harta, sebagaimana para thaghut itu telah menjauhkan orang-orang berkomitmen dengan ajaran Allah Subhanahu Wa Ta’ala dari harta mereka, bahkan thaghut selalu berupaya mempersulit hidup mereka, maka wajib pula bagi orang-orang yang bertauhid yang komit terhadap ajaran-Nya untuk menjauhkan thaghut dari harta yang mereka miliki, karena sebagian besar harta yang jatuh ke tangan thaghut digunakan untuk mempersenjatai tentara mereka untuk memerangi Allah dan Rasul-Nya, oleh sebab itu Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam pernah mendo’akan orang-orang Quraiys agar dilanda paceklik, dengan tujuan agar mereka mendapatkan kesusahan sehingga tidak lagi menindas kaum muslimin dan dana yang mereka keluarkan tidak digunakan untuk mendukung hal itu. Maka haramlah atas setiap muslim untuk membayar atau menyerahkan harta kepada penguasa kafir dalam bentuk apapun, kecuali dalam kondisi terdesak atau dipaksa, karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran”. (Al Maidah: 2)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;dan firman-Nya Subhanahu Wa Ta’ala:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Janganlah kalian menyerahkan harta-harta kalian kepada orang-orang bodoh itu” (An Nisa: 5)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Perhatikanlah… jika Allah Subhanahu Wa Ta’ala melarang menyerahkan harta kaum muslimin kepada orang-orang yang tidak bisa menggunakan dengan benar, sedangkan bentuk kebodohan yang paling dasyat adalah orang-orang yang tidak suka dengan ajaran tauhid, salah satunya yaitu para thaghut. Allah menyatakan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Dan tidak ada yang benci kepada Milah Ibrahim, kecuali orang yang memperbodoh dirinya sendiri” (Al Baqarah: 130)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jadi, seharusnya harta yang diambil dari kaum muslimin, mereka pergunakan di jalan Allah, bukan di jalan thaghut yang digunakan untuk memerangi Allah dan kaum muslimin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Hendaklah diketahui bahwa pemerintahan thaghut ini adalah pemerintahan yang tidak sah, tidak syar’iy, tidak diakui secara Islam. Mereka adalah pemerintah yang memaksakan diri, begitu pula hukum dan undang-undangnya tidak sah, oleh sebab itu kaum muslimin tidak memiliki kewajiban untuk taat pada aturan-aturan yang dibuat oleh pemerintah thaghut ini, bahkan bebas untuk melanggarnya selama memenuhi dua syarat, yaitu: selama tidak melakukan sesuatu yang dilarang syari’at dan selama tidak menzalimi orang muslim.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Demikianlah sikap kita kaum muslim terhadap para thaghut penguasa negeri ini, bukan loyalitas dan taat kepada mereka, tapi ingatkah bahwa kita adalah orang-orang yang ditindas, diperangi dengan berbagai cara; kasar dan halus, terang-terangan dan sembunyi-sembunyi, tapi… sungguh banyak kaum muslimin tidak menyadarinya. Ini karena kebanyakan kaum muslimin belum memahami hakikat Laa ilaaha illallaah. Mereka mengira penguasa negeri ini adalah muslim, karena para thaghutnya itu shalat, shaum, zakat, bahkan haji berkali-kali, padahal penguasa negeri ini telah melanggar hal yang paling penting dan fundamental, yaitu syahadat Laa ilaaha illallaah…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad, keluarganya dan para shahabat serta para pengikutnya sampai hari kiamat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Alhamdulillahirabbil’alamiin…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://tetapmuslim.wordpress.com/2009/01/27/siapakah-ulil-amri-itu/#more-89" target="_blank&amp;quot;"&gt; sumber artikel&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://benderangmalam.blogspot.com/2008/12/al-muwalat-dengan-non-muslim-terbagi.html"&gt;al wala wal bara&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/thaghut-dan-ansharnya.html"&gt;thaghut dan anshornya&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6019299615067143637-720036286358995940?l=benderangmalam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://benderangmalam.blogspot.com/feeds/720036286358995940/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2009/02/siapakah-ulil-amri-itu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/720036286358995940'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/720036286358995940'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2009/02/siapakah-ulil-amri-itu.html' title='Siapakah Ulil Amri itu ?'/><author><name>Hijrah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13194203533489229545</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SY-jGNf0XZI/AAAAAAAAACg/L8RmM_NcrIQ/S220/ku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6019299615067143637.post-3213305197816620035</id><published>2009-01-29T15:41:00.005+07:00</published><updated>2009-02-09T11:39:58.080+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aqidah'/><title type='text'>Tasyabuh bil kuffar</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;" class="fullpost"&gt;“&lt;justify&gt; Telah menyampaikan berita kepada kami Utsman bin Abi Syaibah ( yang dia menyatakan bahwa ) Abu an Nadlri telah menyampaikan berita kepada kami ( yang dia memyatakan bahwa ) Abdurrahman bin Tsabit telah manyampaikan berita kepada kami ( yang dia menyatakan bahwa ) Hassan bun ‘Atiyah telah menyampaikan berita kapada kami ( berita itu bersal ) dari Abu Munib al Jurasyi, ( berita itu berasal ) dari Ibnu Umar berkata : “ bersabda Rasulullah SAW barang siapa menyerupai suatu kaum maka ia termasuk golongan mereka “ ( HR. Abu Dawud )&lt;/justify&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;o Sanad hadits&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. AbuDawud&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. Ustman bin Abi Syaibah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3. Abdurraman bin Tsabit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;4. Hassan bin ‘Atiyah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;5. Abi Munib al Jurasyi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;o Takhrij Hadits&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. Sunan Tirmizdi di tiga tempat hadits no. : 1674, 2619, 2723&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. Sunan Nasa’I di dua tempat yaitu no : 4986, 4987&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3. Abu Dawud yaitu no hadits 3512&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;4. Musnad Ahmad di dua tempat yaitu no ; 4868, 4869, 5409, 7230, 8318, dan 10067&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" class="fullpost"&gt;Pengertian :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tasyabuh berarti meniru atau mencontoh, menjalin, mengaitkan diri, dan mengikuti,. At Tasybih berarti peniruan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pengertian tasyabuh sebenarnya secara etimologis adalah bentuk masdar dari تشبه يتشبه -  yang berarti  menyerupai orang lain dalam suatu perkara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sedangkan secara terminologis adalah menyerupai orang – orang kafir dan menyelisihi Rasulullah dalam hal aqidah, ibadah, perayaan / sertemonial/ hari – hari besar, kebiasaan, ciri – ciri khas, dan aklhlak yang merupakan ciri khas bagi mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" class="fullpost"&gt;Hukum tasyabuh dengan orang – orang kafir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rh berkata, “ telah kami sebutkan sekian dalil dari al Qur’an, Sunnah, Ijma’, Atsar ( amalan / perkataan tabi’in ), dan pengamalan yang semuanya menunjukkan bahwa menyerupai mereka di larang secara global. Sedangkan menyelesihi tata cara mereka merupakan sesuatu yang di syari’atkan baik yang sifatnya wajib ataupun anjuran sesuai dengan tempatnya masing – masing.” Iqtidho Ash-Shirotil Mustaqim, 1/473)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Siapkah orang kafir yang kita tidak boleh menyerupainya ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berdasarkan hadits di atas adalah, orang – orang kafir yang kita tidak boleh menyerupainya meliputi ahlul kita ( Yahudi, Nashoro ) dan orang – orang kafir lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" class="fullpost"&gt;Bahaya Tasyabuh terhadap orang kafir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Di antara bahaya dan dampak negatif tasyabuh adalah :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. Parisipasi dalam penampilan dan akhlak akan mewarisi kesesuaian dan kecenderungan kepada mereka, yang kemudian mendorong untuk saling menyerupai dalam hal akhlak dan perbuatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. Bahwa menyerupai dalam penampilan dan akhlak, menjadikan kesamaan penampilan dengan mereka, sehingga tidak tampak lagi perbedaan secara dhohir antara umat Islam dengan Yahudi dan Nashoro ( orang – orang kafir ).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3. Itu terjadi pada hal – hal yang asalnya mubah. Dan bila terjadi pada hal – hal yang menyebabkan kekafiran, maka sungguh ia telah jatuh kedalam cabang kekafiran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;4. Tasyabuh dengan orang – orang kafir dalam perkara – perkara dunia akan mewariskan kecintaan dan kedekatan kepada mereka. Lalu bagaimana dalam perkara – perkara agama ? sungguh kecintaan  dan kedekatan itu akan semakin besar dan kuat, padahal kecintaan dan kedekatan terhadap mereka dapat meniadakan keimanan seseorang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;5. Lebih dari itu, Rasulullah SAW telah menyatakan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;من تشبه بقو م فهو منهم&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“ Barang siapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk dari mereka “&lt;/span&gt; ( HR. Ahmad dan Abu dawud dari sahabat Abdullah bin Umar ra.., di sohihkan oleh Asy Syaikh Albani dalam sohih Al Jami’ no. 6025 )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" class="fullpost"&gt;Perkara – Perkara Yang Termasuk Tasyabuh Dan Di Haruskan Menyelesihinya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Perkara – perkara yang termasuk tasyabuh dan di haruskan menyelisihinya mencakup semua perkara yang merupakan ciri khas bagi mereka ( di setiap masa ) baik dalam hal aqidah, ibadah, hari – hari besar, penampilan / model, ataupun tingkah laku. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rh ketika mengomentari hadits dari Anas bin Malik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;ا سنعو ا كل شيىء ا لا ا لنكا ح&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; “ Lakukan apa saja  ( terhadap istri kalian) kecuali nikah ( jima’ ).” ( HR. Muslim, Kitabul Haidh, hadits no. 302 )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“ Maka hadits ini menunjukkan bahwa apa yang Allah syariatkan kepada nabiNya sangat mengandung unsur penyelisihan terhadap orang – orang Yahudi. Bahkan bliau n menyelisihi mereka dalam semua perkara yang ada pada mereka, sampai – sampai mereka berkomentar, “ Orang ini ( Rasulullah SAW ) tidaklah mendapati sesuatu pada kami kecuali berusaha untuk menyelisihinya.” ( Iqtidho Ash Shirotil Mustaqim, 1/214-215, lihat pula 1/365 )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Asy Syaikh  Muhammad As Sholih Al Utsaimin rh. berkata ,” Tasyabuh dengan orang – orang kafir terjadi dalam hal penampilan, pakaian, tempat makan, dan sebagainya karena ia adalah kalimat yang bersifat umum. Dalam artian, bila ada seseorang yang melakukan ciri khas orang – orang kafir, dimana orang yang melihatnya mengira bahwa ia termasuk golongan mereka ( maka saat itulah di sebut dengan tasyabuh, pen )” ( Majmu Darus Fatawa al Haramil Makki, 3/367 )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" class="fullpost"&gt;Di antara bentuk meniru orang – orang kafir yang banyak di lakukan sebagian kaum muslimin adalah sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. Mengeramatkan kuburan / makam tertentu, mengagungkan orang – orang sholih secara berlebihan, serta menjadikan kuburan mereka sebagai masjid. Yaiu dengan melakukan berbagai bentuk ibadah di atasnya, atau dengan mengubur seseorang di masjid. Asy Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rh menjelaskan, “ Dan di antara perbuatan bid’ah dan perkara yang mengantarkan pada perbuatan syirik adalah apa yang di lakukan di sekitar kuburan berupa sholat, membaca AlQur’an dan membangun masjid atau bangunan kubah di atasnya. Ini semua adalah bid’ah dan kemungkaran, serta mmenghantarkan pada syirik besar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. Merayakan perayaan - perayaan yang tidak ada dalam Islam. Dan termasuk dalam hal ini adalah menjadikan hari raya mereka sebagai hari libur.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Al Lajnah Ad Daimah ( lembaga fatwa Saudi ) menyebutkan dalam fatwanya, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“ Tidak boleh mengkhususkan hari Sabtu atau hari Ahad sebagai hari libur, atau menjadikan keduanya sebagai hari libur karena hal itu termasuk meniru – niru orang Yahudi dan Nashoro. Karena sesungguhnya Yahudi meliburkan hari Sabtu dan Nashoro meliburkan hari Ahad dalam rangka memuliakan kedua hari tersebut…”&lt;/span&gt; ( Fatwa Al Lajnah 2/75 )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3. Menggunakan kalender masehi ( kalender orang kafir ) dan meninggalkan kalender Islan (Hijriyah).  Al Lajnah Ad Daimah dalam fatwanya berkenaan seputar tahun 2000 M menyebutkan, “ Kemuliaan bagi kaum Muslimin adalah berpegangnya mereka dengan kalender hijroh nabi mereka Muhammad SAW di mana sahabat telah menyepakatinya. Mereka menggunakannya sebagai kalender  tanpa ada perayaan ( tahun baru, pen ) dan kaum muslimin telah mewarisinya 14 abad sampai hari ini.maka tidak boleh bagi mseorang muslim untuk berpaling dari kalender hijriyah dan mengambil kalender lainnya yang di gunakan manusia seperti kalender masehi. Hal itu berarti telah mengganti sesuatu yang lebih baik dengan sesuatu yangb lebih buruk.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;4. Meniru – niru aturan, kebiasaan, serta akhlak orang kafir. Semestinya seorang muslim harus selalu berpegang kuat dengan agamanya dalam seluruh aspek kehidupannya baik aqidah, tata cara ibadah, aturan – aturan pergaulan, akhlak maupun kebiasaannya. Namun masih banyak dari kaum muslimin yang kurang memperhatikan masalah ini. Maka tentunya hal ini menunjukkan lemahnya iman. Mereka tidak tahu bahwa dirinya telah tertipu dengan meninggalkan ajaran yang mulia dan mengambil ajaran yang rendah dan hina.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" class="fullpost"&gt;Di antara bentuk – bentuk meniru orang kafir dalam masalah ini seperti :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;• Menggunakan aturan sosialis, sekuler, demokrasi, dan yang semisalnya dari aturan – aturan tata negara yang di buat oleh orang kafir.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;        Demikian pula dalam sistem ekonomi seperti sistem riba dan sebagainya. Asy Syaikh Fauzan Sholih Al Fauzan hafizdullah berkata, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“ Termasuk bentuk meniru – niru orang kafir adalah menjalankan aturan – aturan dan perundanugan orang kafir. Atau ajaran – ajran yang berbahaya seperti ajaran sosialis dan ajaran sekuler yang membedakan antara agama dan pemerintahan, serta yang lainnya dari hukum, aturan ekonomi, dan aturan lainnya…” &lt;/span&gt;( Al Khotob, 2/168 )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;• Berbanggadiri dengan menggunakan bahasa orang kafir atau menggunakannya tanpa ada kebutuhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;        Asy Syaikh Fauzan Sholih Al Fauzan hafizdullah kembali menuturkan, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“ Dan termasuk dalam bentuk meniru – niru orang kafir adalah bercakap – cakap dengan bahasa orang kafir pada kebutuhan yang tidak mendesak. Serta menulis dengan bahsa mereka di tempat – tempat berjualan di negara kaum muslimin. Atau mencampur kalimat dan nistilah – istilah dari bahasa mereka di dalam buku – buku Islam dan karya – karya lainnya,”&lt;/span&gt;(Al Khutob, 2/168 )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;• Mencukur jenggot dan membiarkan kumis memanjang, serta menggunakan pakaian yang meniru – niru mereka dengan bentuk model yang tidak menutup aurot, baik karena bentuknya yang ketat ataupun yang tipis kainnya ( lihat Al Khutob, 1////102-1o4 )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;• Tidak menyukai tersebarnya kebenaran, dan hassad terhadap ilmu serta keutamaan yang Allah berikan kepada ahlul ilmi, dan berbgai akhlak jelek lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;        Demikian ringkasan sebagaian kecil dari bentuk – bentuk tasyabuh bil kuffar. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sumber almukminun edisi17/maret200&lt;/span&gt;8&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://benderangmalam.blogspot.com/2008/12/al-muwalat-dengan-non-muslim-terbagi.html"&gt;alwala walbara&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/thaghut-dan-ansharnya.html"&gt;anshorut thaghut&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6019299615067143637-3213305197816620035?l=benderangmalam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://benderangmalam.blogspot.com/feeds/3213305197816620035/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/tasyabuh-bil-kuffar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/3213305197816620035'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/3213305197816620035'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/tasyabuh-bil-kuffar.html' title='Tasyabuh bil kuffar'/><author><name>Hijrah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13194203533489229545</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SY-jGNf0XZI/AAAAAAAAACg/L8RmM_NcrIQ/S220/ku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6019299615067143637.post-7597997912095166562</id><published>2009-01-26T13:39:00.005+07:00</published><updated>2009-01-28T13:56:12.416+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profile dan Biografi'/><title type='text'>Sa'ad bin Abi Waqqash ra.</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;- Singa yang Menyembunyikan Kukunya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Allah SWT berfirman yang artinya, "Dan Kami wasiatkan (perintahkan) kepada manusia supaya berbuat baik kepada ibu bapaknya. Ibunya telah mengandungnya dengan menderita kelemahan diatas kelemahan dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada ibu bapakmu! Kepada-Ku tempat kembali. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Ku-beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan." (QS. Luqman: 14-15)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ayat-ayat yang mulia ini mempunyai latar belakang kisah tersendiri dan mengejutkan; menyebabkan satu golongan diantara dua golongan yang bertentangan jatuh terbanting, berhubungan dengan pribadi seorang pemuda lemah lembut. Akhirnya kemenangan berada di pihak yang baik dan beriman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tokoh kisah ini ialah seorang pemuda Makkah, keturunan terhormat, dan dari ibu bapak yang mulia. Nama pemuda itu Sa'ad bin Abi Waqqash radhiyallahu 'anhu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tatkala cahaya kenabian terpancar di kota Makkah, Sa'ad masih muda belia, penuh perasaan belas kasih, banyak bakti kepada ibu bapak, dan sangat mencintai ibunya. Walaupun Sa'ad baru menjelang usia 17 tahun, namun dia telah memiliki kematangan berpikir dan kedewasaan bertindak. Dia tidak tertarik kepada aneka macam permainan yang menjadi kegemaran pemuda-pemuda sebayanya. Bahkan dia mengarahkan perhatiannya untuk bekerja membuat panah, memperbaiki busur, dan berlatih memanah, seolah-olah dia sedang menyiapkan diri untuk suatu pekerjaan besar. Dia juga tidak puas dengan kepercayaan/agama sesat yang dianut bangsanya, serta kerusakan masyarakat, seolah-olah dia sedang menunggu uluran tangan yang kokoh kuat, penuh kasih sayang, untuk merubah keadaan gelap gulita menjadi terang benderang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sementara itu, Allah 'Azza wa Jalla menghendaki akan menaikkan harakat kemanusiaan yang telah merosot secara keseluruhan dan merata, melalui pribadi yang belas kasih itu, yaitu melalui penghulu segala makhluk, Muhammad bin Abdillah. Dalam genggamannya memancar sinar petunjuk keutuhan yang tidak tercela, yaitu Kitabullah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sa'ad segera memenuhi panggilan yang berisi petunjuk dan hak ini (agama Islam), sehingga dia tercatat sebagai orang ketiga atau keempat yang masuk Islam. Bahkan dia sering berucap dengan penuh kebanggaan, "Setelah aku renungkan selama seminggu, maka aku masuk Islam sebagai orang ketiga."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Rasulullah saw. sangat bersuka-cita dengan islamnya Sa'ad. Karena beliau melihat pada pribadi Sa'ad terdapat ciri-ciri kecerdasan dan kepahlawanan yang menggembirakan. Seandainya kini ia ibarat bulan sabit, maka dalam tempo singkat ia akan menjadi bulan purnama yang sempurna.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Keturunan dan status sosialnya yang mulia dan murni, melapangkan jalan baginya untuk mengajak pemuda-pemuda Makkah mengikuti langkahnya masuk Islam seperti dirinya. Di samping itu sesungguhnya Sa'ad termasuk paman Nabi saw. juga. Karena dia adalah dari Bani Zuhrah sedangkan Bani Zuhrah adalah keluarga Aminah binti Wahab, ibunda Rasulullah saw.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Rasulullah saw. sangat membanggakan pamannya. Pernah diceritakan, suatu ketika beliau sedang duduk-duduk beserta beberapa orang sahabat. Tiba-tiba beliau melihat Sa'ad bin Abi Waqqash datang. Lalu beliau berkata pada para sahabat yang hadir, "Inilah pamanku. Coba tunjukkan padaku siapa yang punya paman seperti pamanku!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tetapi, Islamnya Sa'ad tidak langsung memberikan kemudahan yang mengenakkan baginya. Sebagai pemuda muslim, dia ditantang dengan berbagai tantangan, ujian, serta cobaan-cobaan berat dan keras. Ketika cobaan-cobaan itu telah sampai dipuncaknya, Allah SWT menurunkan wahyu mengenai peristiwa yang dialaminya. Marilah kita dengarkan kisahnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sa'ad bercerita, "Tiga malam sebelum aku masuk Islam, aku bermimpi, seolah-olah aku tenggelam dalam kegelapan yang tindih menindih. Ketika aku sedang mengalami puncak kegelapan itu, tiba-tiba aku lihat bulan memancarkan cahaya sepenuhnya lalu kuikuti bulan itu. Aku melihat tiga orang telah lebih dahulu berada dihadapanku mengikuti bulan tersebut. Mereka itu adalah Zaid bin Haritsah, Ali bin Abi Thalib dan Abu Bakar As-Shiddiq, aku bertanya kepada mereka, "Sejak kapan anda bertiga disini?" Mereka menjawab, "Belum lama." Setelah siang hari, aku mendapat kabar, Rasulullah saw. mengajak orang-orang mengajak kapada Islam secara diam-diam. Yakinlah aku sesungguhnya Allah SWT menghendaki kebaikan bagi diriku, dan dengan Islam Allah akan mengeluarkanku dari kegelapan kepada cahaya terang. Aku segera mencari beliau, sehingga bertemu dengannya pada suatu tempat ketika dia sedang salat Ashar. Aku menyatakan masuk Islam di hadapan beliau. Belum ada orang mendahuluiku masuk Islam, selain mereka bertiga, seperti yang terlihat dalam mimpiku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sa'ad melanjutkan kisahnya, "Ketika ibuku mengetahui aku masuk Islam, dia marah bukan kepalang. Padahal aku anak yang berbakti dan mencintainya. Ibu memanggilku dan berkata, "Hai Sa'ad! Agama apa yang engkau anut, sehingga engkau meninggalkan agama ibu bapakmu? Demi Allah Engkau harus meninggalkan agama barumu itu! Atau aku mogok makan minum sampai mati….! Biar pecah jantungmu melihatku, dan penuh penyesalan karena tindakanmu sendiri, sehingga semua orang menyalahkan dan mencelamu selama-lamanya."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Aku menjawab, "Jangan lakukan itu, Bu! Bagaimanapun juga aku tidak akan meninggalkan agamaku." Ibu tegas dan keras melaksanakan ucapannya. Beliau benar-benar mogok makan minum. Sehingga tubuh dan tulang-tulangnya lemah, menjadi tidak berdaya sama sekali. Terakhir, aku mendatangi ibu untuk membujuknya supaya dia mau makan dan minum walaupun agak sedikit. Tetapi ibu memang keras. Beliau tetap menolak dan bersumpah akan tetap mogok makan sampai mati, atau aku meninggalkan agamaku, Islam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Aku berkata kepada ibuku, "Sesungguhnya aku sangat mencintai ibu. Tetapi aku lebih cinta kepada Allah dan Rasul-Nya. Demi Allah! Seandainya ibu mempunyai seribu jiwa, lalu jiwa itu keluar dari tubuh ibu sata persatu (untuk memaksaku keluar dari agamaku), sungguh aku tidak akan meninggalkan agamaku karananya."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tatkala ibu melihatku bersungguh-sungguh dengan ucapanku, dia pun mengalah. Lalu dia menghentikan mogok makan sekalipun dengan perasaan terpaksa. Maka Allah SWT menurunkan firman-Nya kepada Nabi Muhammad saw. yang artinya, "Dan kalau keduanya memaksa engkau menyekutukan-Ku (dengan) apa yang engkau tidak ketahui jangan diturut, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik." Setelah Sa'ad masuk Islam, dia lantas berjasa terhadap Islam dan kaum muslimin dengan prestasi baik dan tinggi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dalam perang Badar, Sa'ad ikut berperang bersama-sama adiknya 'Umair. Ketika itu 'Umair masih muda remaja, belum lama mencapai usia baligh. Tatkala Rasulullah saw. memerintahkan tentara muslimin berkumpul dan bersiap sebelum berangkat perang, 'Umair bersembunyi-sembunyi, takut kalau-kalau dia tidak diperbolehkan Rasulullah turut berperang, karena usianya yang masih kecil. Tetapi Rasulullah tetap melihatnya, lalu tidak membolehkannya ikut. 'Umair menangis, sehingga Rasulullah merasa kasihan, dan akhirnya membolehkan 'Umair ikut berperang. Sa'ad mendatangi adiknya dengan gembira, lalu mengikatkan pedang di bahu 'Umair, karena tubuhnya yang kecil. Kedua bersaudara itu pergi berperang, berjuang bersama fi sabilillah. Seusai peperangan Sa'ad kembali ke Madinah seorang diri. Sedangkan adiknya, 'Umair, tinggal di bumi Badar sebagai syuhada. Sa'ad merelakan adiknya ke pangkuan Allah SWT dengan mengharap pahala dari-Nya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ketika tentara muslimin lari kocar-kacir dalam perang Uhud, Rasulullah saw. tinggal di medan tempur dengan kelompok kecil tentara muslimin tidak lebih dari sepuluh orang. Satu diantaranya adalah Sa'ad bin Abi Waqqash. Sa'ad berdiri melindungi Rasulullah saw. dengan panahnya. Tidak satupun anak panah yang dilepaskan Sa'ad dari busur melainkan mengenai sasaran dengan jitu, dan orang musyrik yang terkena, langsung tewas seketika. Tatkala Rasulullah saw. melihat Sa'ad seorang pemanah jitu, beliau berkata memberinya semangat, " Panahlah, hai Sa'ad! Panahlah …! Bapak dan ibuku menjadi tebusanmu!" Sa'ad sangat bangga sepanjang hidupnya dengan ucapan Rasulullah itu. Sehingga Sa'ad pernah pula berkata, "Tidak pernah Rasulullah berucap kepada seorang juapun, mempertaruhkan kedua ibu bapaknya sekaligus sebagai tebusan, melainkan hanya kepadaku."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Namun puncak kejayaan Sa'ad, adalah ketika Khalifah 'Umar Al-Faruq bertekad menyerang kerajaan Persia, untuk menggulingkan pusat pemerintahannya, dan mencabut agama berhala sampai keakar-akarnya di permukaan bumi. Khalifah 'Umar memerintahkan kepada setiap Gubernur dalam wilayahnya, supaya mengirim kepadanya setiap orang yang mempunyai senjata, atau kuda, atau setiap orang yang mempunyai keberanian, kekuatan, atau orang yang berpikiran tajam, yang mempunyai suatu keahlian seperti syi'ir, berpidato dan sebagainya, yang dapat membantu memenangkan perang. Maka tumpah ruahlah ke Madinah para pejuang muslim dari setiap pelosok.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Setelah semuanya selesai melapor, Khalifah 'Umar merundingkan dengan para pemuka yang berwenang, siapa kiranya yang pantas dan dipercaya untuk diangkat menjadi panglima angkatan perang yang besar itu. Mereka sepakat dengan aklamasi menunjuk Sa'ad bin Abi Waqqash, singa yang menyembunyikan kuku. Lalu Khalifah menyerahkan panji-panji perang kaum muslimin kepadanya dengan resmi, dalam pengangkatannya menjadi panglima.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sewaktu angkatan perang yang besar itu hendak berangkat, Khalifah 'Umar berpidato memberi amanat dan perintah harian kepada Sa'ad. Umar berkata, "Hai Sa'ad! Janganlah engkau terpesona, sekalipun engkau paman Rasulullah, dan sahabat beliau. Sesungguhnya Allah tidak menghapus suatu kejahatan dengan kejahatan. Tetapi Allah menghapus kejahatan dengan kebaikan. Hai, Sa'ad! Sesungguhnya tidak ada hubungan kekeluargaan antara Allah dengan seorangpun melainkan dengan mentaati-Nya. Segenap manusia sama di sisi Allah, baik ia bangsawan atau rakyat jelata. Allah adalah Rabb mereka, dan mereka semuanya adalah hamba-hamba-Nya. Mereka berlebih-berkurang karena taqwa, dan memperoleh karunia dari Allah karena taat. Perhatikan cara Rasulullah yang engkau telah ketahui, maka tetaplah ikuti cara beliau itu".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Maka berangkatlah pasukan yang diberkati Allah itu menuju sasaran. Di dalamnya terdpat 99 orang bekas pahlawan perang Badar, lebih kurang 319 orang para sahabat yang tergolong dalam bai'at Ridwan, 300 orang pahlawan yang ikut dalam penaklukan Makkah bersama-sama Rasulullah saw., 700 orang putra-putra para sahabat, dan pejuang-pejuang muslim lainnya (yang keseluruhan berjumlah 30.000 orang). Sampai di Qadisiyah, Sa'ad menyiagakan seluruh pasukannya dan bertempur hebat. Pada hari Al-Harir kaum muslimin bertekad menjadikan hari itu sebagai hari yang menentukan. Mereka mengepung musuh dengan ketat, lalu maju ke depan dari segala arah, sambil membaca takbir.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dalam pertempuran itu, kepala Rustam, panglima tentara Persia, berpisah dengan tubuhnya oleh lembing kaum muslimin. Maka masuklah rasa takut dan gentar ke dalam hati musuh-musuh Allah. Sehingga dengan mudah kaum muslimin menghadapi para prajurit Persia dan membunuh mereka. Bahkan kadang-kadang mereka membunuh dengan senjata musuh itu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sa'ad bin Abi Waqqash dikaruniai Allah usia lanjut. Dia dicukupi kekayaan yang lumayan. Tetapi ketika wafat telah mendekatinya, dia hanya meminta sehelai jubah usang. Ia berkata, "Kafani aku dengan jubah ini. Dia kudapatkan dari seorang musyrik dalam perang Badar. Aku ingin menemui Allah 'Azza wa jalla dengan jubah itu". Wallaahu a'lam bish showaab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sumber: Shuwarum min Hayaatis Shahaabah, Abdulrahman Ra'fat Basya (Buku Shuwarum min Hayaatis Shahaabah oleh Abdulrahman Ra'fat Basya telah diterjemahkan dan diterbitkan oleh penerbit Media Da'wah dengan judul Kepahlawanan Generasi Sahabat Rasulullah) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/khalid-islambuly-25.html"&gt;khalid Islambuly&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://benderangmalam.blogspot.com/2008/12/syaikh-usamah-bin-laden-hafizdullah.html"&gt; Syeikh Usamah Bin Laden &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6019299615067143637-7597997912095166562?l=benderangmalam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://benderangmalam.blogspot.com/feeds/7597997912095166562/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/saad-bin-abi-waqqash-ra.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/7597997912095166562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/7597997912095166562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/saad-bin-abi-waqqash-ra.html' title='Sa&apos;ad bin Abi Waqqash ra.'/><author><name>Hijrah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13194203533489229545</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SY-jGNf0XZI/AAAAAAAAACg/L8RmM_NcrIQ/S220/ku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6019299615067143637.post-6811666103586001127</id><published>2009-01-26T12:55:00.004+07:00</published><updated>2009-02-09T10:44:09.169+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aqidah'/><title type='text'>Thaghut dan Ansharnya</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Iman seseorang tidak akan syah sampai dia kafir terhadap thoghut, Allah ta’aalaa berfirman : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;فَمَنْ يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِنْ بِاللَّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَى&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Barangsiapa yang Kafir ( ingkar)  kepada Thaghut dan beriman kepada Alloh, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat… &lt;/span&gt;(QS. Al Baqoroh : 256)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ayat ini merupakan tafsir dari syahadat Laa Ilaha Illalloh yang berisi An Nafyi (peniadaan) dan Itsbat (penetapan).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;An Nafyu maknanya : Peniadaan uluhiyyah dari setiap yang diibadahi selain Allah, dan seorang hamba merealisasikan dengan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;-    meyakini kebathilan beribadah kepada selain Alloh &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;-    meninggalkan peribadatan  macam ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;-    Membencinya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;-    mengkafirkan pelakunya &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;-    Memusuhi mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Inilah yang dimaksud dengan al kufru bith thaghut (kafir terhadap thoghut),serta inilah tatacaranya sebagaimana  yang dituturkan oleh Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sedangkan Al Itsbat maknanya adalah : penetapan uluhiyyah bagi Allah ta'ala semata dengan menunjukkan seluruh macam-macam  ibadah hanya kepada Alloh ta'ala saja. Dan inilah yang dimaksud Iman kepada Alloh ta'ala dalam ayat tadi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ibnu Katsir rahimahullah berkata, dan firmanNYA :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;فَمَنْ يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِنْ بِاللَّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَى لَا انْفِصَامَ لَهَا&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; “…barangsiapa yang kafir kepada Thaghut dan beriman kepada Alloh, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus…” &lt;/span&gt;(QS. Al Baqoroh : 256)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;yaitu orang yang melepaskan andad (tandingan), berhala dan apa-apa yang diajakkan oleh syaithon berupa peribadatan setiap sesuatu yang disembah selain Alloh, serta mentauhidkan Allah, dimana ia beribadah hanya kepadaNya saja serta bersaksi bahwasannya tidak ada ilah yang berhak diibadahi kecuali Alloh,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَى &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;" class="fullpost"&gt;…maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;yaitu ia telah tguh pada urusannya dan istiqamah  diatas jalan yang utama dan jalan yang lurus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kemudian Ibnu Katsir, menukil dari ‘Umar Bin Khattab bahwasannya thoghut itu adalah syaithan. Dan Ibnu Katsir berkata: makna ucapannya tentang Thaghut bahwa thoghut itu syaithan, adalah sangat kuat karena dia mencakup segala kejahatan yang dilakukan oleh orang-orang jahiliyyah seperti  penyembahan berhala, berhakim kepadanya dan meminta pertolongan dengannya” (Tafsir Ibnu Katsiir, I/311), dan pada I / 512 Ibnu Katsir berkata sesungguhnya Ibnu ‘Abbas, Abul ‘Aaliyah, Mujahid, ‘Atho’, ‘Ikrimah, Sa’id bin Zubair, Asy Sya’biy, Al Hasan, Adl Dlohak, As Sudiy berkata dengan pendapat Umar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ibnu Katsir menukil dari Jabir radhiyallahu anhu bahwa para thoghut itu adalah dukun-dukun yang mana syaitan turun kepada mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dan dia  menukil juga dari Mujahid bahwasannya thoghut itu adalah syaitan dalam bentuk manusia yang mana mereka berhakim kepadanya sedankan dia itu pemegang urusan mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dan beliau menukil dari Imam Malik bahwa thoghut itu adalah setiap yang diibadahi selain Allah Azza wa Jalla. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dan dalam menafsirkan firman Alloh Ta’ala yang berbunyi: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ يَزْعُمُونَ أَنَّهُمْ ءَامَنُوا بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ يُرِيدُونَ أَنْ يَتَحَاكَمُوا إِلَى الطَّاغُوتِ وَقَدْ أُمِرُوا أَنْ يَكْفُرُوا بِهِ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu? Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintah mengingkari thaghut itu… &lt;/span&gt;(QS. An Nisa’ : 60)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ibnu Katsir berkata:”Ayat ini lebih umum dari semua itu, karena ia mencela orang yang berpaling dari Al-kitab dan As-Sunnah dan berhukum kepada selain keduanya berupa kebatilan. Dan inilah yang dimaksud dengan thoghut itu disini. (Tafsir Ibnu Katsir, I / 519)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata: ”Thoghut adalah segala sesuatu yang dilampoi batasnya oleh seorang hamba baik yang diibadati atau ditaati. Thaghut setiap kaum adalah orang yang amana mereka berhakuim kepada selain Allah dan RasulNya, atau mereka mengibadatainya selain Allah  atau mereka mengikutinya tanpa bashirah (penerang) dari Allah atau mereka mentaati dalam apa yang tida mereka ketahui bahwa itu adalah ketaatan kepada Allah. Inilah Thoghut -thoghut dunia, bila engkau mengamatinya dan mengamati keadaan keadaan manusia bersamanya maka engkau melihat mayoritas mereka berpaling dari menyembah Allah kepada menyembah Thaghut dan dari berhakim kepada Allah dan Rasulnya kepada berhakim kepada thaghut serta dari mentaati Alloh serta mengikuti RosulNya menjadi mentaati thoghut serta mengikutinya”. (I’lamu Al Muwaqqi’in, I / 50).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab berkata: ”Thoghut itu luas : setiiap yang diibadati selain Allah dan dia ridha dengan peribadatan itu baik yang diibadati atau diikuti atau ditaati bukan ada ketaatan terhadap Allah dan RasulNya maka ia adalah thoghut. Dan thoghut itu banyak sedangkan pimpinan mereka ada lima yaitu :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pertama: Syaitan, yang mengajak beribadah kepada selain Alloh. Dalilnya adalah firman Alloh Ta’ala :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;أَلَمْ أَعْهَدْ إِلَيْكُمْ يَابَنِي ءَادَمَ أَنْ لَا تَعْبُدُوا الشَّيْطَانَ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah syaitan? Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu.&lt;/span&gt;(QS. Yasin : 60)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Kedua: Penguasa yang aniaya, yang merubah ketentuan-ketentuan Alloh ta'a'a, dalilnya adalah firman Alloh ta’ala :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ يَزْعُمُونَ أَنَّهُمْ ءَامَنُوا بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ يُرِيدُونَ أَنْ يَتَحَاكَمُوا إِلَى الطَّاغُوتِ وَقَدْ أُمِرُوا أَنْ يَكْفُرُوا بِهِ وَيُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُضِلَّهُمْ ضَلَالًا بَعِيدًا&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu? Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintah mengingkari thaghut itu. Dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya. &lt;/span&gt;(QS. An Nisa’: 60)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ketiga: Yang memutuskan perkara (hukum) dengan selain apa yang telah Alloh turunkan, dalilnya adalah firman Alloh ta’ala :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Alloh, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.&lt;/span&gt; (QS. Al Maa-idah : 44)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Keempat: Yang mengaku mengetahui hal-hal yang ghoib, dalilnya adalah firman Alloh Ta’ala :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;عَالِمُ الْغَيْبِ فَلَا يُظْهِرُ عَلَى غَيْبِهِ أَحَدًا إِلَّا مَنِ ارْتَضَى مِنْ رَسُولٍ فَإِنَّهُ يَسْلُكُ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ رَصَدًا&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu. Kecuali kepada Rosul yang diridhai-Nya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya.&lt;/span&gt; (QS. Al Jin : 26-27)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dan Alloh ta’ala berfirman :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;وَعِنْدَهُ مَفَاتِحُ الْغَيْبِ لَا يَعْلَمُهَا إِلَّا هُوَ وَيَعْلَمُ مَا فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَمَا تَسْقُطُ مِنْ وَرَقَةٍ إِلَّا يَعْلَمُهَا وَلَا حَبَّةٍ فِي ظُلُمَاتِ الْأَرْضِ وَلَا رَطْبٍ وَلَا يَابِسٍ إِلَّا فِي كِتَابٍ مُبِينٍ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dan pada sisi Alloh-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daunpun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir bijipun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)&lt;/span&gt;. (QS. Al An’am : 59)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kelima: Yang diibadahi selain Alloh sedang ia ridha dengan peribadatan itu, dalilnya adalah firman Alloh ta’ala :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;وَمَنْ يَقُلْ مِنْهُمْ إِنِّي إِلَهٌ مِنْ دُونِهِ فَذَلِكَ نَجْزِيهِ جَهَنَّمَ كَذَلِكَ نَجْزِي الظَّالِمِينَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dan barangsiapa di antara mereka mengatakan: "Sesungguhnya aku adalah tuhan selain daripada Alloh", maka orang itu Kami beri balasan dengan Jahannam, demikian Kami memberikan pembalasan kepada orang-orang zalim.&lt;/span&gt; (QS. Al Anbiya’ : 29)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dinukil dari risalah Makna at-Thoghut Wa Ru-us Anwa’ihi tulisan Muhammad bin ‘Abdul Wahhab yang terdapat dalam kitab Majmu’ah At Tauhid terbitan Maktabah Ar Riyadh Al Haditsah halaman 260.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Syaikh Muhammad Hamid Al Faqiy berkata dalam mendefinisikan thoghut: "Yang bisa disimpulkan dari ucapan salaf Radiyallahu 'anhum adalah Bahwa thaghut adalah setiap yang memalingkan seorang hamba dan menghalanginya dari ibadah kepada Allah, pengikhlasan, ketundukan serta ketaatan kepada Allah dan RasulNya baik dalam hal itu syaithan dari bangsa Jin maupun manusia, pepohonan, bebatuan dan yang lainnya. Dan masuk dalam hal itu tanpa diragukan : penerapan undang-undang diluar islam, ajaran ajarannya dan yang lainnya berupa apa yang diletakkan oleh manusia untuk memutuskan dengannya darah, kemaluan dan harta. Dan agar dengannya dia mengugurkan ajaran ajaran Allah berupa penegakkan hudud, pengharaman riba,zina, khamr dan yang lainnya yaitu undang undang buatan (qawanin) ini menghalalkannya dan melindunginya dengan kekuasaannya dan para pelaksananya. Qawanin itu sendiri adalah thoghut, orang orang yang membuatnya dan mensosialisasikannya adalah thaghut juga. Dan serupa dengannay setiap buku (kitab) yang diletakkan akal manusia dalam rangka memalingka ndari al-haq yan gdibawa Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam baik itu sengaja atau tidak sengaja dari pembuatnya, maka ia adalah thaghut" (catatan kaki hal 287 dalam kitab Fathul Majid, karya Syaikh ‘Abdur Rohman bin Hasan Alu Asy syaikh, terbitan Darul Fikri, tahun 1399 H).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Syaikh Sulaiman ibnu Sahman An Najdiy berkata: ”Thoghut itu ada tiga macam yaitu Thoghut hukum, Thoghut ibadah serta Thoghut tha'at dan mutaba'ah (ketaatan dan keteladanan).” (Ad Duror As Suniyyah, juz 8 hal 272)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dan saya bisa ringkas dari uraian yang lalu serta saya katakan : "sesungguhnya ucapan yang paling mencakup tentang makna Thoghut adalah ucapan orang yang mengatakan bahwa thoghut adalah setiap yang diibadahi selain Allah -dan ini adalah perkataan Imam Malik- dan ucapan orang yang mengatakan bahwa thoghut itulah Syaithan -dan ini adalah ucapan jumhur shahabat dan tabi'in-. Sedangkan selain dari dua pendapat ini adalah cabang dari keduanya. Dan kedua pendapat ini kembali kepada satu inti yang memiliki dhahir dan hakikat. Orang yang melihat kepada dhahir maka ia berkata : Thoghut adalah setiap yang diibadati selain Allah. Dan orang yang melihat kepada hakikat akan mengatakan : Thoghut adalah syaithan, alasannya adalah dikarenakan syaithanlah yang mengajak kepada peribadatan selain Allah, sebagaimana ialah yang mengajak kepada setiap kekafiran. Allah Ta'ala berfirman :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;أَلَمْ تَرَ أَنَّا أَرْسَلْنَا الشَّيَاطِينَ عَلَى الْكَافِرِينَ تَؤُزُّهُمْ أَزًّا&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tidakkah kamu lihat, bahwasanya Kami telah mengirim syaitan-syaitan itu kepada orang-orang kafir untuk menghasung mereka berbuat ma`siat dengan sungguh-sungguh?&lt;/span&gt; (QS. Maryam : 83)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    Setiap orang yang kafir dan setiap orang yang beribadah kepada selain Alloh ada lah dengan sebab penghiasan syaithan, dan setiap orang yang beribadah kepada selain Alloh maka sebenarnya dia itu hanyalah menyembah kepada syaithan, sebagaimana firman Alloh ta’ala :  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;أَلَمْ أَعْهَدْ إِلَيْكُمْ يَابَنِي ءَادَمَ أَنْ لَا تَعْبُدُوا الشَّيْطَانَ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah syaitan? Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu&lt;/span&gt;. (QS. Yasin : 60)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dan Allah ta'ala berfirman tentang Ibrahim alaihis salam :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;يَاأَبَتِ لَا تَعْبُدِ الشَّيْطَانَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahai bapakku, janganlah kamu menyembah syaitan…&lt;/span&gt; (QS. Maryam : 44)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/padahal-bapaknya-itu-adalah-menyembah.html"&gt;..... baca selanjutnya....&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;script src="http://www.clocklink.com/embed.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;script type="text/javascript" language="JavaScript"&gt;obj=new Object;obj.clockfile="0032-white.swf";obj.TimeZone="JOG";obj.width=130;obj.height=130;obj.wmode="transparent";showClock(obj);&lt;/script&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6019299615067143637-6811666103586001127?l=benderangmalam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://benderangmalam.blogspot.com/feeds/6811666103586001127/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/thaghut-dan-ansharnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/6811666103586001127'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/6811666103586001127'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/thaghut-dan-ansharnya.html' title='Thaghut dan Ansharnya'/><author><name>Hijrah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13194203533489229545</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SY-jGNf0XZI/AAAAAAAAACg/L8RmM_NcrIQ/S220/ku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6019299615067143637.post-4607955774719348775</id><published>2009-01-26T12:52:00.003+07:00</published><updated>2009-01-26T13:30:36.011+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Padahal bapaknya itu adalah menyembah patung (berhala), sebagaimana firman Alloh ta’ala &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ لِأَبِيهِ ءَازَرَ أَتَتَّخِذُ أَصْنَامًا ءَالِهَةً&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dan (ingatlah) di waktu Ibrahim berkata kepada bapaknya Aazar: Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai tuhan-tuhan?…(QS. Al An’am : 74)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Syaithan itu adalah thoghut yang paling besar, dimana setiap orang yang menyembah berhala berupa batu atau pohon atau manusia maka sebenarnya ia itu hanyalah menyembah syaithan. Dan seitap orang yang berhakim kepada manusia atau undang-undang atau UUD selain Allah maka ia sebenarnya hanyalah berhakim kepada Syaithan dan inilah makna berhakim kepada thaghut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dan orang yang meringkas berdasarkan dhohir maka ia berkata thoghut itu adalah segala sesuatu yang diibadahi selain Alloh sedangkan orang yang meringkas berdasarkan hakikat sebenarnya maka dia menyatakan bahwa thoghut itu adalah syaithan sebagaimana yang saya nukil diatas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dan orang yang merinci berdasarkan dhohir maka ia berkata : "Thaghut adalah segala sesuatu yang diibadati atau diikuti atau ditaati atau yang berhakim kepadanya selain Allah dan ini adalah perkataan Ibnul Qayyim. Dan dekat darinya perkataan Sulaiman bin Sahman, sedang semua ini kembali kepada makna ibadah dimana ittiba' (mengikuti), tha'ah (ketaaatan) dan tahakum (berhakim) seluruhnya adalah ibadah yang seharusnya tidak dipalingkan kecuali kepada Allah ta'ala sebagaimana firmanNya : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;اتَّبِعُوا مَا أُنْزِلَ إِلَيْكُمْ مِنْ رَبِّكُمْ وَلَا تَتَّبِعُوا مِنْ دُونِهِ أَوْلِيَاءَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selain-Nya… (QS. Al A’raf : 3)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ini berkenaan dengan ittiba' (mengikuti) Alloh ta’ala berfirman :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;قُلْ أَطِيعُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْكَافِرِينَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Katakanlah: Ta`atilah Alloh dan Rosul-Nya; jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Alloh tidak menyukai orang-orang kafir.(QS. Ali ‘Imron : 32)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ini dalam hal ketaatan,Alloh ta’ala berfirman :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;وَلَا يُشْرِكُ فِي حُكْمِهِ أَحَدًا&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;…dan Dia tidak mengambil seorangpun menjadi sekutu-Nya dalam menetapkan keputusan.(QS. Al Kahfi : 26)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Serta ini dalam hal berhukum.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    Pengesaan Allah ta'ala dengan ittiba', tha'ah dan tahakum semua ini masuk kedalam pengesaanNya dengan ibadah yang mana ia adalah tauhid Uluhiyyah sama persis dengan pengesaanNya dengan shalat, doa dan sembelihan. Semua ini adalah ibadat, sedangkan Allah ta'ala berfirman : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَسُولٍ إِلَّا نُوحِي إِلَيْهِ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدُونِ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dan Kami tidak mengutus seorang Rosulpun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya: "Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku. (QS. Al Anbiya’ : 25)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jadi ibadah adalah nama yang mencakup segala apa yang dicintai dan diridhai Allah berupa ucapan-ucapan, perbuatan yang dhahir maupun batin &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ucapan yang mencakup makna thaghut sesuai dhahir adalah segala yang diibadati selain Allah. Dan adapun sesuai rincian maka telah ada dalam Alkitab dan As-Sunnah penegasan terhadap dua macam thaghut yaitu : Thoghut Ibadah dan Thoghut Hukum.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. Adapun Thoghut Ibadah terdapat dalam firman Alloh:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;وَالَّذِينَ اجْتَنَبُوا الطَّاغُوتَ أَنْ يَعْبُدُوهَا&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dan orang-orang yang menjauhi thaghut (yaitu) tidak menyembahnya…(QS. Az Zumar : 17)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Yaitu segala sesuatu yang diibadahi selain Alloh baik itu syaithan atau orang hidup atau yang sudah mati atau hewan atau benda mati seperti pohon atau batu atau binatang, baik penyembahan itu dengan persembahan sesajian atau dengan momohon kepadcanya atau dengan shlat terhadap selain Allah atau dengan mentaatinya dan mengikutinya dalam hal menyelisihi ajaran Allah. Dan ungkapan (apa yang diibadati selain Allah) dibatasi dengan kalimat (sedang ia ridha dengan hal itu) untuk mengeluarkan darinya semacam isa ibnu maryam alaihi sallam dan para Nabi lainnya, para Malaikat dan orang-orang shalih. Mereka itu diibadati selain Allah akan tetapi mereka tidak ridha dengan peribadatan itu naka tidak satupun yang dinamakan Thaghut. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata : Alloh subhanahu wa Ta’ala berfirman :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا ثُمَّ يَقُولُ لِلْمَلَائِكَةِ أَهَؤُلَاءِ إِيَّاكُمْ كَانُوا يَعْبُدُونَ قَالُوا سُبْحَانَكَ أَنْتَ وَلِيُّنَا مِنْ دُونِهِمْ بَلْ كَانُوا يَعْبُدُونَ الْجِنَّ أَكْثَرُهُمْ بِهِمْ مُؤْمِنُونَ &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dan (ingatlah) hari (yang di waktu itu) Alloh mengumpulkan mereka semuanya kemudian Alloh berfirman kepada malaikat: "Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu?".Malaikat-malaikat itu menjawab: "Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka: bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu.(QS. Saba’ : 40-41)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Yaitu bahwa malaikat tidak memerintahkan mereka dengan itu akan tetapi yang memerintahkan mereka itulah jin, supaya mereka menyembah syaithan-syaitan yang menjelma dihadapan mereka sebagaimana berhala berhala itu memiliki syaithan dan sebagaimana syaithan  itu turun terhadap sebgian orang yang menyembah binatang dan mengawasinya, sampai suatu bentuk turun kemudian mengajaknya berbicara, padahal ia adalah salah satu syaithan. Oleh sebab itu Allah ta’ala berfirman : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;أَلَمْ أَعْهَدْ إِلَيْكُمْ يَابَنِي ءَادَمَ أَنْ لَا تَعْبُدُوا الشَّيْطَانَ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ وَأَنِ اعْبُدُونِي هَذَا صِرَاطٌ مُسْتَقِيمٌ وَلَقَدْ أَضَلَّ مِنْكُمْ جِبِلًّا كَثِيرًا أَفَلَمْ تَكُونُوا تَعْقِلُونَ &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah syaitan? Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu", dan hendaklah kamu menyembah-Ku. Inilah jalan yang lurus. Sesungguhnya syaitan itu telah menyesatkan sebahagian besar di antaramu. Maka apakah kamu tidak memikirkan? (QS. Yasin : 60-62)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dan firman Alloh ta’ala :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;أَفَتَتَّخِذُونَهُ وَذُرِّيَّتَهُ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِي وَهُمْ لَكُمْ عَدُوٌّ بِئْسَ لِلظَّالِمِينَ بَدَلًا&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Patutkah kamu mengambil dia dan turunan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (Allah) bagi orang-orang yang zalim. (QS. Al Kahfi : 50) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;(Majmu’  Al Fatawa, jilid 4 hal 135-136)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2.    Thoghut dibidang hukum,ini ada dalam firman-Nya ta’ala:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;يُرِيدُونَ أَنْ يَتَحَاكَمُوا إِلَى الطَّاغُوتِ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;…Mereka hendak berhakim kepada thaghut… (QS. An Nisa’ : 60)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ia adalah setiap yang dijadikan acuan hukum selain Allah, baik itu UUD atau undang undang (Qonun Wadliy) atau yang memutuskan dengan selain yang Allah turunkan sama saja baik dia itu penguasa atau qadli (hakim) atau yang lainnya. Dan diantara fatwa fatwa ahli ilmu masa kini dalam hal ini adalah apa yang ada dalam fatwa Al-lajnah Ad-Daimah lil Buhuts Al’ilmiyyah wal Ifta di Saudi sebagai jawaban atas pertanyaan makna thaghut dalam firmanNya ta’ala : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;يُرِيدُونَ أَنْ يَتَحَاكَمُوا إِلَى الطَّاغُوتِ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“…mereka hendak berhukum kepada thoghut…” ,  (QS Annisa’ : 60)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dan di antara jawaban lajnah ini : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;(Dan yang dimaksud dengan thaghut dalam ayat ini adalah setiap yang berpaling dari kitabullah Ta’ala dan sunnah NabiNya Shalallahu ‘alaihi wa sallam kepada tahakum kepadanya berupa system dan undang-undang buatan atau busaya dan adat istiadat yang turun temurun atau para kepala suku untuk memutuskan diantara mereka dengan hal itu atau dengan apa yang dipandang oleh pimpinan jama’ah atau dukun. Dan dari uraian itu jelaslah bahwa aturan aturan yang dibuat untuk dijadikan acuan hokum dalam rangka menyerupai aturan Allah adalah masuk dalam makna Thaghut) dari fatwa no. 8008, dan sebagai jawaban atas pertanyaan : Kapan kita menyebut seseorang dengan namanya dan secara ta’yin bahwa ia itu thaghut? Maka diantara jawabannya (bila ia mengajak kepada kemusyrikan atau kepada penyembahan dirinya atau mengaku sesuatu dari ilmu ghaib atau ia memutuskan dengan selain apa yang telah Allah turunkan secara (pemberi fatwa adalah Abdullah Ibnu Quud, Abdullah ibnu ‘Abdulloh ibnu  Ghodiyyan, ‘Abdur Rozzaq ‘Afifiy dan ‘Abdul ‘Aziz ibnu Baz (Fatawa Al Lajnah Ad Daimah, juz I hal 542-543, kumpulan Ahmad ‘Abdur Rozzaq Ad Duwaisy, cetakan Darul ‘Ashimah, Riyadh, tahun 1411 H).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Setelah itu ada tersisa dua masalah :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pertama: Bahwa Thaghut itu diimani dan diingkari, Alloh ta’ala berfirman :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;يُؤْمِنُونَ بِالْجِبْتِ وَالطَّاغُوتِ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;…Mereka percaya kepada jibt dan thaghut… (QS. An Nisa’ : 51)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dan Dia  ta’ala berfirman :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;فَمَنْ يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِنْ بِاللَّهِ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;…Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Alloh… (QS. Al Baqoroh : 256)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Lihat Majmu’ Fatawa, Ibnu Taimiyyah 7/ 558-559&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sedangkan iman kepada thaghut itu terbukti dengan pemalingan suatu macam ibadah kepadanya atau berhakim kepadanya. Dan kafir (ingkar) terhadap thaghut adalah dengan meninggalkan peribadatannya meyakini kebathilannya serta dengan memusuhi para budak thaghut dan mengkafirkan mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Masalah Kedua: Bahwa kafir terhadap thaghut dan iman kepada Allah adalah tauhid yang mana seluruh Rasul Alahimassallam  diutus dengannya dan ia adalah hal yang pertama kali mereka dakwahkan sebagaimana firman Alloh ta’ala :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولًا أَنِ اُعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Rosul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): "Sembahlah Alloh (saja), dan jauhilah Thaghut itu… (QS. An Nahl : 36)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    Sedangkan thoghut yang dimaksud dalam bahasan kami pada masalah “status Anshar para thaghut” adalah thaghut hokum, dan ia disini adalah UUD, undang-undang buatany (lainnya) yang menjadi acuan hukum selain Allah dan para penguasa Kafir yang berhukum dengan selain yang telah Allah ta’ala turunkan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Anshar para thagut ini adalah mereka yang melindunginya dan membelanya sampai perang demi mempertahankannya dengan ucapan dan perbuatan. Maka setiap orang yang membela mereka dengan ucapan atau dengan perbuatan maka ia adalah termasuk anshar para thaghut, karena perang itu terjadi dengan ucapan atau perbuatan sebagaimana yang dikatakan Ibnu Taymiyah rahimahullah dalam pembicaraannya tentang memerangi orang orang kafir asli  [Dan adapun orang yang tidak tergolong orang orang yang biasa bertempur dan berperang seperti para wanita, anak-anak, pendeta, kakek tua renta, orang buta, manula dan yang semisal mereka maka tidak boleh dibunuh menurut jumhur ulam kecuali bila mereka ikut perang dengan ucapannya dan perbuatannya] (majmu al Fatawa 28/354) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dan berkata juga [ Dan wanita mereka tidak dibunuh kecuali mereka memerangi dengan ucapan atau perbuatan, dengan kesepakatan ulama ] (Majmu’ Al Fatawa 28 / 414), &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dan berkata juga [ Penyerangan itu ada dua macam : penyerangan dengan tangan dan penyerangan dengan lesan –sampai ucapannya- dan begitu juga dengan perusakan bisa jadi dengan tangan dan bisa jadi dengan lisan sedangkan apa yang dirusakan oleh lisan dari agama-agama adalah berlipat lipat apa yang dirusakkan dengan tangan ] (Ash Shorimul Maslul, hal 385). Sehingga atas dasar ini maka anshar para thaghut dalam bahasan ini adalah : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1.    Orang-orang yang membela-bela dengan ucapan, dan diantara para pemuka mereka adalah : sebagian ulama’ suu’ dan orang orang yang sok berilmu yang memeberikan Syar’iyyah Islamiyah (keabsahan Islam) terhadap penguasa kafir dan mereka membentengi dari para penguasa itu tuduhan kafir, mereka memnganggap bodoh kaum muslimin mujahidin yang memberontak para penguasa itu, mereka menuduhnya sebagai orang jahat dan sesat serta mereka menyemangati para penguasa untuk menindak mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sebagaimana yang masuk dalam jajaran orang yang membela dengan ucapan : sebagian penulis,wartawan dan orang orang pemberitaan yang melakukan perbuatan serupa dengan ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2.    Orang-orang yang membela-bela dengan perbuatannya. Dan sebagai tameng terdepan adalah pasukan para penguasa Kafir baik itu dari pasukan tentara atau polisi, pasukan penopang (dibelakang) sama dengan yang terjun langsung dimedan. Mereka itu sesuai ketentuan UUD dan undang undang yang berlaku dinegeri ini dipersiapkan untuk tugas tugas berikut :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;•    Menjaga keutuhan negarea yang berarti lancarnya keberlangsungan penerapan UUD dan undang –undang kafir buatan serta memberikan sangsi setiap orang yang menentang hal itu atau berusaha merubahnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;•    Menjaga keabsahan UUD : dan ia berarti melindungi penguasa kafir itu sendiri karena dia menurut mereka dianggap sebagai pemimpin yang syah sesuai UUD (dustur) karena pengangkatannya telah berlangsung menurut proses yang dijelaskan UUD.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;•    Mengokohkan kekuasaan Undang-undang: dengan melaksanakan apa yang digariskan UUD dan undang–undang. Dan masuk dalam hal itu pelaksanaan putusan-putusan yang muncul di Mahkamah mahkamah Thaghut. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;•    Dan juga masuk dalam kategori Ansharut Thawaghit : setiap orang yang membantu mereka dengan ucapan atau perbuatan dari kalangan selain orang orang yang telah kami sebutkan disini termasuk seandainya yang membela-bela itu pemerintah negara lain maka ia mendapat status hukum yang sama. Inilah yang dimaksud sebagai thoghut dan mereka adalah ansharnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;" class="fullpost"&gt;Sumber : Muqadimah Pertama dari buku Status Anshorut Thoghut  yang di tulis oleh  syeikh Abdul Qadir Bin Abdul Aziz hafidzullah, yang di terjemahkan oleh Abu sulaiman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/thoifah-manshurah.html"&gt;Thoifah Manshuroh&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/siapa-khawarij.html"&gt;siapa khawarij ?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;script src="http://www.clocklink.com/embed.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;script type="text/javascript" language="JavaScript"&gt;obj=new Object;obj.clockfile="0032-white.swf";obj.TimeZone="JOG";obj.width=130;obj.height=130;obj.wmode="transparent";showClock(obj);&lt;/script&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6019299615067143637-4607955774719348775?l=benderangmalam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://benderangmalam.blogspot.com/feeds/4607955774719348775/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/padahal-bapaknya-itu-adalah-menyembah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/4607955774719348775'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/4607955774719348775'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/padahal-bapaknya-itu-adalah-menyembah.html' title=''/><author><name>Hijrah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13194203533489229545</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SY-jGNf0XZI/AAAAAAAAACg/L8RmM_NcrIQ/S220/ku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6019299615067143637.post-2553666031456918401</id><published>2009-01-26T11:40:00.005+07:00</published><updated>2009-02-09T10:45:56.930+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aqidah'/><title type='text'>Thoifah Manshurah</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;تزال طائفة من أمتى ظاهرين على الحق لا يضرهم من خالفهم ولا من خذلهم حتى تقوم الساعة&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;" class="fullpost"&gt;Akan selalu ada sekelompok dari ummatku yang dzohir diatas kebenaran, mereka tidak peduli dengan orang-orang yang menyelisihi dan mentelantarkan mereka hingga terjadi qiamat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Definisi Thoifah Manshuroh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kebanyakan para Ulama salaf berpendapat bahwa Ath Thoifah Al Manshurah adalah para ulama dan ahlul hadiits sebagaimana pendapat Al Bukhooriy dan Imam Ahmad bin Hambali, akan tetapi ada kerancuan pada pendapat mereka karena Rasulullah SAW bersabda :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;...هذا الدين قا ئمة يقاتل عليه...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;" class="fullpost"&gt;“… dien ini tegak yang berperang diatasnya…”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    Juga riwayat-riwayat yang lainnya yang menyebutkan dengan jelas bahwa berperang itu merupakan ciri khas Thoifah ini, seperti riwayat Jaabir bin ‘Abdulloh, Imam bin Hushoin dan Yaziid bin Al Ashom dari Mu’aawiyah dan ‘Uqbah bin ‘Aamir, maka tidak mungkin Thoifah ini terdiri dari ulama saja akan tetapi mereka adalah Ahlul ‘Ilmi (Ulama) dan Ahlul Jihad (Mujahidin) oleh karena itu Imam An Nawawiy setelah menyebutkan perkataan Imam Al Bukhooriy, Imam Ahmad dan yang lainnya beliau berkata: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;”Dan bisa jadi Thoifah ini terpisah-pisah diberbagai macam kalangan orang-orang beriman, diantara mereka ada ahli perang yang pemberani, ada para fuqoha, ada para ahli hadits,  ada orang yang zuhud dalam melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar, dan ada pula yang ahli dalam berbagai macam kebajikan dan tidak harus mereka itu berkumpul semuanya akan tetapi tersebar diberbagai penjuru dunia.”&lt;/span&gt; (Sahih Muslim Bisyarh An Nawawi, XIII /67) begitu juga Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullah didalam fatwanya yang berkenaan dengan perang melawan orang-orang Tartar yang mengucapkan dua kalimat Syahadat namun berhukum dengan selain syari’at Islam, beliau berpendapat bahwa orang yang berjihad adalah orang-orang yang paling berhak masuk dalam kriteria Thoifah Manshuroh sebagaimana perkataannya: ”Sedangkan kelompok yang berada di Syam, Mesir dan lainnya  mereka pada saat ini adalah orang-orang yang berperang melawan Dienul Islam dan mereka adalah orang-orang yang paling berhak masuk dalam Thoifah Manshuroh yang disebut oleh Nabi SAW didalam haditsnya yang shahih dan masyhur :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;لا تزال طائفة من أمتى ظاهرين على الحق لا يضرهم من خالفهم ولا من خذلهم حتى تقوم الساعة وفي رواية مسلم : لا يزال أهل الغرب&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" class="fullpost"&gt;“Akan selalu ada sekelompok dari ummatku yang dzohir diatas kebenaran, mereka tidak peduli dengan orang-orang yang menyelisihi dan mentelantarkan mereka hingga terjadi qiamat, dan diriwayat Muslim berbunyi :”Akan senantiasa ada ahlul ghorb”  (orang-orang barat)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;(Majmu’ Fatawa, XIII / 531)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    Maka tidak diragukan lagi bahwa ‘ulamaa’ ‘aamiliin (Para ulama’ yang mengamalkan ilmunya) adalah orang-orang yang pertama masuk dalam kelompok ini dan sisanya seperti Mujahidin dan yang lainnya mengikuti mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    Dan yang mendorong para salaf untuk mengatakan bahwa Thoifah tersebut adalah para ulama, karena tidak ada perbedaan pendapat antara kaum muslimin tentang jihad kala itu, sedang daerah perbatasan telah dipenuhi dengan tentara dan pasukan yang dihadapkan kearah negara-negara musuh, dan juga karena yang menjadi perusak dien pada zaman itu adalah bid’ah dan kesesatan-kesesatan yang besar sehingga orang yang berperang untuk melawan semua itu adalah para ulama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    Sedangkan kita pada hari ini sangat membutuhkan kesungguhan para ulama dan Mujahidin yang masing-masing berada pada medannya, sesungguhnya dien ini tidak akan tegak hanya dengan ilmu saja, namun harus dengan keduanya secara bersamaan sebagaimana firman Alloh dalam surat Al Hadiid :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنْزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ وَأَنْزَلْنَا الْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَنْ يَنْصُرُهُ وَرُسُلَهُ بِالْغَيْبِ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Alloh mengetahui siapa yang menolong (agama) Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Alloh tidak dilihatnya. Sesungguhnya Alloh Maha Kuat lagi Maha Perkasa”&lt;/span&gt;.(QS. Al Hadiid : 25)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ibnu Taimiyyah berkata :&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;”Dan sekali-kali tidak akan tegak Dien ini kecuali dengan kitab, mizan (timbangan) dan besi, kitab sebagai petunjuk dan besi sebagai pembela, sebagaimana firman Alloh:لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا... “Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami…”. Maka dengan kitab akan tegak ilmu dan dien, dengan mizan (neraca) akan tegak hak-hak dan transaksi serta serah terima keuangan dan dengan besi akan tegak hukum huduud.” &lt;/span&gt;(Majmu’ Fatawa, XXXV/361). Juga berkata : &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“dan pedang-pedang kaum muslimin sebagai pembela syari’at yang berupa Al Kitab dan As Sunnah” sebagaimana yang dikatakan oleh Jaabir bin ‘Abdulloh: ”Kami diperintahkan oleh Rasulullah untuk memukul dengan ini, yaitu pedang, orang-orang yang keluar dari ini, yaitu Al Qur’an” &lt;/span&gt;(Majmu’ Fatawa, XXV/365)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    Beliau berkata : &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Sesungguhnya tegaknya dien itu dengan kitab yang menjadi petunjuk dan besi yang menjadi pembela, sebagaimana yang disebutkan oleh Alloh SWT”. &lt;/span&gt;(Majmu’ Fatawa, XXVIII/396 dan seterusnya).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    Saya katakan :”Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Thoifah Manshuroh adalah Thoifah Mujaahidah (kelompok yang berjihad) yang mengikuti Manhaj Syar’i yang lurus yaitu Manhaj Ahlus Sunnah Wal Jama’ah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;CATATAN : APAKAH FIRQOH NAJIYAH ITU THOIFAH MANSHUROH ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    Kebanyakan kitab Aqidah menyebutkan bahwa Firqoh Najiyah (ahlus sunnah wal jama’ah) itu adalah Thoifah Manshuroh (sebagai contoh lihat bab akhir dalam Al ‘Aqiidah Al Waasithiyyah, karangan Ibnu Taimiyyah, begitu juga Muqaddimah Kitab Ma’aarijul Qobuul karangan Haafidh Hakamiy dll), dan yang rojih menurut saya adalah Firqoh dan Thoifah itu tidak sama, sesungguhnya Thoifah adalah bagian dari Firqoh, maka Thoifah Manshuroh adalah bagian dari Firqoh Najiyah yang melakukan pembelaan terhadap Dien dengan ilmu dan jihad, yang itu berada pada manhaj dan aqidah yang sahih. Berdasarkan hal itu kami katakan bahwa seorang Mujaddid (pembaharu) itu adalah  salah satu personal dalam Thoifah Manshuroh yang menegakkan kewajiban-kewajiban yang paling penting pada zamannya, berdasarkan pendapat jumhur (mayoritas) ulama yang berpendapat bahwa mujaddid itu adalah satu orang, dalil dari pendapat ini adalah :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1.    Firman Alloh Ta’ala :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;فَلَوْلَا نَفَرَ مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ مِنْهُمْ طَائِفَةٌ لِيَتَفَقَّهُوا فِي الدِّينِ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;" class="fullpost"&gt;“Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; (QS. At Taubah : 122)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ayat ini membedakan antara Firqoh dan Thoifah dan menjelaskan bahwa Thoifah adalah satu bagian yang menuntut ilmu dan berjihad dari kalangan Firqoh sebagaimana yang disebutkan dalam tafsiran ayat ini (lihat Ibnu Katsiir).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2.    Ilmu dan jihad keduanya adalah sifat Thoifah Manshuroh yang paling utama, asalnya keduanya adalah fardhu kifayah wajib bagi sebagian orang dan bukan kewajiban semua ummat Islam untuk melaksanakan keduanya, dan kelompok yang berilmu dan berjihad dari ummat inilah yang dimaksud Thoifah Manshuroh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3.    Perkataan Imam-imam hadits seperti Al Bukhari dan Ahmad yang menyebutkan bahwa Thoifah itu adalah ahlul hadiits atau ahlul ilmi, sebagaimana Al Bukhooriy membuat sendiri  dalam kitab Al I’tisham dalam shohihnya., ia mengisyaratkan adanya perbedaan karena tidak setiap ahlus sunnah (Firqoh Najiyah) itu adalah ahlul hadiits. Sedangkan apa yang dinukil oleh Imam An Nawawiy tentang Thoifah ini : “Imam Ahmad berkata : Kalau bukan ahlul hadiits maka aku tidak tahu siapa lagi mereka. Qoodhiy ‘Iyaadl berkata: Sesungguhnya yang dimaksud oleh Imam Ahmad adalah ahlus sunah wal jama’ah dan siapa saja yang meyakini madzhab ahlul hadiits.” Maka perkataan Qoodhiy ‘Iyaadl: Sesungguhnya ahlul hadiits adalah semua ahlus sunnah, itu tidak lurus kecuali kalau yang dimaksud adalah sebagai pengikut. Inilah yang tersirat dalam perkataannya (dan siapa saja yang meyakini madzhab ahlul hadiits), karena sesungguhnya orang awam seharusnya mengikuti ulama, dan sesungguhnya ulama termasuk ulil amri yang disebutkan dalam firman Alloh Ta’ala :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“…ta`atilah Alloh dan ta`atilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu…”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;(QS. An Nisaa’ : 59)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dan yang lebih jelas lagi dalam firman Alloh Ta’ala :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;وَلَوْ رَدُّوهُ إِلَى الرَّسُولِ وَإِلَى أُولِي الْأَمْرِ مِنْهُمْ لَعَلِمَهُ الَّذِينَ يَسْتَنْبِطُونَهُ مِنْهُمْ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“…Dan kalau mereka menyerahkannya kepada Rasul dan Ulil Amri diantara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka (Rasul dan Ulil Amri)…”&lt;/span&gt; (QS. An Nisaa’ : 83)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    Dalam ayat ini Alloh Ta’ala menamakan Ulama (orang-orang yang mengambil istimbaath) dengan sebuatan ulil amri, ini adalah nash yang menunjukkan bahwa ulama adalah ulil amri, dan ayat ini juga mengisyaratkan akan wajibnya menjadikan mereka sebagai pemimpin sebagaimana isyarat tersebut --- juga --- terdapat dalam hadits tentang qobdhul ilmu (dicabutnya ilmu). Maka orang-orang awam adalah pengikut ulama. Alloh Ta’ala berfirman :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;يَوْمَ نَدْعُوا كُلَّ أُنَاسٍ بِإِمَامِهِمْ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“(Ingatlah) suatu hari (yang di hari itu) Kami panggil tiap umat dengan pemimpinnya…”&lt;/span&gt; (QS. Al Israa’ : 71)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    Dan Ahlus sunnah wal Jama’ah mengikuti ulama mereka yaitu Thoifah Manshuroh yang melaksanakan peran Rasulullah SAW didalam ummat ini. Maka apabila dikatakan bahwa ahlus sunnah (Firqoh Najiyah) adalah Thoifah Manshuroh artinya adalah sebagai pengikutnya, karena Thoifah ini lebih khusus dari pada Firqoh, wallohu ‘alam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    Tujuan dari pembahasan ini adalah hendaknya setiap muslim berusaha untuk menjadi Thoifah Manshuroh yang melakukan pembelaan terhadap dien dengan ilmu, dakwah dan jihad, Alloh Ta’ala berfirman :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;وَفِي ذَلِكَ فَلْيَتَنَافَسِ الْمُتَنَافِسُونَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;" class="fullpost"&gt;“…dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;(QS. Al Muthaffifin : 26)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    Kami katakan : Namun demikian sesungguhnya bisa jadi Thoifah Manshuroh adalah Firqoh Najiyah secara keseluruhan, yaitu nanti  pada akhir zaman ketika orang-orang mukmin bergabung ke Syam, lalu disanalah turun Nabi Isa AS, untuk memerangi Dajjal sebagaimana disebutkan dalam hadits-hadits shahih. Beginilah cara mendudukkan berbagai riwayat yang menyebutkan bahwa Thoifah Manshuroh itu berada di Syam atau Baitul Maqdis (hadits Abu Umamah) yaitu terjadi pada akhir Thoifah ini secara mutlak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    Sedangkan masa-masa sebelum itu, masa Thoifah ini bisa berada di Syam atau selainnya (lihat perkataan pengarang Fat-hul Madiij Syarh Kitab Tauhid dalam penjelasan hadits Thoifah, cet. Anshorus sunnah, hal. 278-279).&lt;/span&gt;&lt;a href="http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/catatan-kewajiban-yang-paling-utama.html"&gt;... baca selanjunya....&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;script src="http://www.clocklink.com/embed.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;script type="text/javascript" language="JavaScript"&gt;obj=new Object;obj.clockfile="0032-white.swf";obj.TimeZone="JOG";obj.width=130;obj.height=130;obj.wmode="transparent";showClock(obj);&lt;/script&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6019299615067143637-2553666031456918401?l=benderangmalam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://benderangmalam.blogspot.com/feeds/2553666031456918401/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/thoifah-manshurah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/2553666031456918401'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/2553666031456918401'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/thoifah-manshurah.html' title='Thoifah Manshurah'/><author><name>Hijrah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13194203533489229545</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SY-jGNf0XZI/AAAAAAAAACg/L8RmM_NcrIQ/S220/ku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6019299615067143637.post-604144289992501059</id><published>2009-01-26T11:31:00.002+07:00</published><updated>2009-01-26T13:24:03.408+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;CATATAN : KEWAJIBAN YANG PALING UTAMA / PENTING BAGI THOIFAH MANSHUROH PADA ZAMAN INI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Sesungguhnya diantara kewajiban yang paling penting bagi Thoifah Manshuroh pada zaman ini adalah berjihad melawan penguasa yang murtad, yang mengganti syari’at Alloh dan memberlakukan undang-undang kafir buatan manusia terhadap kaum muslimin, sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu Katsiir dalam menafsirkan firman Alloh Ta’ala :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;أَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki…”&lt;/span&gt; (QS. Al Maaidah : 50)&lt;br /&gt;   “Alloh mengingkari orang yang keluar dari hukum Alloh yang mengandung segala kebaikan, melarang segala kejelekan, serta berpaling kepada yang lain seperti pandangan-pandangan hawa nafsu serta istilah-istilah yang dibuat oleh manusia tanpa bersandar pada syari’at Alloh – sampai pada perkataannya – barang siapa yang berbuat hal itu diantara mereka maka ia telah kafir wajib diperangi, sampai mereka kembali kepada hukum Alloh dan RasulNya, sehingga tidak ada hukum kecuali hukum Alloh, baik sedikit maupun banyak”.&lt;br /&gt;   Banyak ulama-ulama masa kini yang telah memberi catatan terhadap perkataan Ibnu Katsiir tersebut dengan menerangkan bahwa inilah keadaan para penguasa yang mengatur kaum muslimin dengan undang-undang buatan manusia saat ini.&lt;br /&gt;   Syaikh Ahmad Syaakir Rahimahulloh  berkata: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;”Apakah diperbolehkan --- dengan ini --- didalam syari’at Alloh orang-orang muslim berhukum dinegara mereka dengan hukum yang diambil dari undang-undang negara Eropa yang menyembah patung dan atheis (sekuler)?, bahkan undang-undangnya telah dimasuki oleh hawa nafsu dan pendapat bathil yang bisa mereka rubah-rubah dan diganti semau mereka. Tidak menghiraukan siapa yang membuatnya, apakah sesuai dengan syari’at Islam atau tidak ?”&lt;/span&gt;, --- sampai pada perkataannya --- &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Sesungguhnya masalah undang-undang buatan manusia ini adalah permasalahan jelas, sejelas sinar matahari yaitu kuffrun bawwaah (kekafiran yang nyata), tidak ada kesamaran dan penutup padanya serta tidak ada uzur (alasan) bagi seorangpun yang menganut agama Islam --- siapapun orangnya --- untuk mengamalkan atau tunduk kepadanya atau mengakuinya” &lt;/span&gt;(Umdatut Tafsir Mukhtashar Tafsiir Ibnu Katsiir, karya Ahmad Syaakir, cet. Daarul Ma’arif, IV / 173-174)&lt;br /&gt;   Dan Al ‘Allaamah Muhammad Haamid Al Fiqi berkata, dalam mengomentari perkataan Ibnu Katsiir Rahimahullah :”Dan yang seperti ini bahkan yang lebih jelek lagi adalah orang-orang yang menjadikan pendapat orang eropa sebagai undang-undang untuk sandaran hukum dalam masalah darah (nyawa), seks dan harta, dan lebih mengutamakannya dari apa yang sudah diketahui dan jelas baginya dari kitab Alloh dan sunnah Rasul SAW, orang tersebut tidak diragukan lagi murtad, apabila terus melakukan hal itu dan tidak kembali kepada hukum yang diturunkan oleh Alloh. Dan tidak ada gunanya apapun nama yang ia gunakan serta amalan apapun yang ia kerjakan dari amalan-amalan yang nampak seperti shalat, shiyam, zakat, dan yang semisalnya”. (Fat-hul Majiid, cet. Anshoorus Sunnah, catatan, 396).&lt;br /&gt;   Muhammad bin Ibrohim Aalu Syaikh Mufti (juru fatwa) Arab Saudi terdahulu rahimahulloh berkata: “Sesungguhnya berhukum dengan selain apa yang diturunkan oleh Alloh adalah  kufur akbar keluar dari agama pada enam macam keadaan, yang kelima beliau menggambarkan keadaan negara-negara kaum muslimin pada saat ini dengan secara detil, disana beliau berkata: ”Yang paling besar dan paling menyeluruh  dan yang paling jelas pertentangannya terhadap syari’at, kesombongannya terhadap hukum-hukum Alloh, pembangkangannya terhadap Alloh dan rasulNya, persaingan terhadap hukum-hukum syar’i dari persiapan-persiapan dukungan, pengawasan dan pengukuhan baik dari sisi pembentukannya, keragaman dan ketetapannya serta komitmen, juga dari segi referensi dan sandaran. Sebagaimana pengadilan-pengadilan syar’i memiliki referensi dan sandaran yang semuanya bersumber dari kitab Alloh dan sunnah RasulNya begitu juga pengadilan tersebut juga memiliki beberapa referensi diantaranya :&lt;br /&gt;   Undang-undang yang dibuat dari berbagai macam syari’at dan undang-undang seperti undang-undang Perancis, undang-undang Amerika, undang-undang Inggris dan undang-undang lainnya, serta berbagai pandangan-pandangan ahlul bid’ah yang menyandarkan dirinya kepada syari’at dan yang lainnya.&lt;br /&gt;   Mahkamah ini tersedia secara sempurna diberbagai wilayah-wilayah ummat Islam dibuka pintunya lebar-lebar sedangkan manusia berbondong-bondong untuk mendatanginya, para penguasanya menghukumi mereka dengan hukum-hukum yang menyelisihi Al Qur’an dan As Sunnah yaitu dengan hukum-hukum dan undang-undang tersebut dan mengharuskan mereka untuk mengikutinya, diterapkan baginya serta diwajibkan untuk berhukum dengannya. Maka kekufuran apakah yang lebih tinggi dari kekufuran ini, dan perbuatan apa yang lebih membatalkan terhadap kesaksian bahwa Muhammad adalah Rasulullah, yang melebihi perbuatan ini.” (Risaalah Tahkiimul Qowaaniin).&lt;br /&gt;    Inilah beberapa pendapat ahlul ilmu (ulama) mengenai penguasa-penguasa hari ini. Adapun kewajiban kaum muslimin terhadap penguasa yang murtad, adalah sebagaimana perkataan Al Qoodhii ‘Iyaadh Rahimahullah : ”Apabila terjadi kekufuran atau perobahan syari’at atau terjadi bid’ah maka gugurlah kepemimpinannya dan gugurlah kewajiban taat kepadanya, dan wajib bagi kaum muslimin bangkit mencopot dan mengangkat Imam yang adil. Apabila tidak ada yang bisa melaksanakannya kecuali sekelompok orang maka wajib bagi kelompok tersebut untuk mencopot penguasa kafir tersebut. Namun hal ini tidak wajib dilakukan terhadap imam yang berbuat bid’ah kecuali kalau diperkirakan mampu untuk melakukannya, apabila tidak mampu untuk melakukannya / melaksanakannya karena lemah maka tidak wajib untuk melaksanakannya namun hendaknya setiap muslim berhijrah dari negerinya untuk menyelamatkan diennya ketempat yang lain. (Sohiih Muslim Bisyarh An Nawawiy, Kitaabul Imaaroh, XII /229).&lt;br /&gt;   Dan telah kami sampaikan sebelumnya perkataan Syaikhul Islam Imam Ibnu Taimiyyah: ”Sebagaimana wajib melakuka i’dad untuk jihad dengan mempersiapkan kekuatan dan kuda-kuda perang, disaat dalam keadaan lemah, karena sesungguhnya jika suatu kewajiban tidak bisa dilaksanakan kecuali dengan sesuatu sarana maka sarana itu menjadi wajib.” (Majmu’ Fatawa, XVIII / 259) dan firman Alloh Ta’ala :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi…”&lt;/span&gt; (QS. Al Anfaal : 60)&lt;br /&gt;   Mereka mempersiapkan diri untuk berjihad melawan orang-orang murtad itu adalah kewajiban yang paling wajib bagi kaum muslimin pada hari ini khususnya karena tidak ada tempat yang sesuai untuk berhijrah, dan hijrah bukanlah hal yang mudah bagi mayoritas kaum muslimin disebabkan keadaan pribadi mereka, negeri mereka, sistem yang berlaku dinegara mereka.&lt;br /&gt;   Inilah pembahasan yang berkenaan dengan kewajiban terbesar bagi Thoifah Manshuroh pada zaman ini.&lt;br /&gt;   Permasalahan ini, yaitu kafirnya para penguasa yang berhukum dengan syari’at Islam serta kewajiban memeranginya --- menurutku bahayanya --- menyerupai pemurtadan yang terjadi setelah wafatnya Nabi SAW, karena sesungguhnya masalah ini mengancam mayoritas kaum muslimin dan generasinya dengan pemurtadan yang menyeluruh. Apabila mereka dibiarkan seperti itu dengan kerusakan dan pengerusakan yang dilakukan oleh penguasa tersebut, mereka rubah syari’at dan sebarkan perbuatan-perbuatan keji dikalangan kaum muslimin. Seandainya para sahabat hidup pada hari ini niscaya amal mereka yang paling utama adalah memeragi para penguasa tersebut. Selain itu fitnah yang ditimbulkan oleh masalah ini melebihi dari fitnah yang ditimbulkan oleh masalah khalqul qur’an (pendapat bahwa Al qur’an adalah makhluq).&lt;br /&gt;   Dan kami berpendapat tidaklah seorangpun yang memiliki ilmu syar’i pada zaman kita ini yang tidak membicarakan masalah ini --- dengan cara mengingkari dan menghasung kaum muslimin untuk berjihad --- kami berpendapat orang yang seperti ini tidak bertemu dengan Alloh, kecuali Alloh akan murka terhadapnya, Alloh Ta’ala berfirman :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;الَّذِينَ يَكْتُمُونَ مَا أَنْزَلْنَا مِنَ الْبَيِّنَاتِ وَالْهُدَى مِنْ بَعْدِ مَا بَيَّنَّاهُ لِلنَّاسِ فِي الْكِتَابِ أُولَئِكَ يَلْعَنُهُمُ اللَّهُ وَيَلْعَنُهُمُ اللَّاعِنُونَ(159)إِلَّا الَّذِينَ تَابُوا وَأَصْلَحُوا وَبَيَّنُوا فَأُولَئِكَ أَتُوبُ عَلَيْهِمْ وَأَنَا التَّوَّابُ الرَّحِيمُ(160)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al Kitab, mereka itu dila`nati Alloh dan dila`nati (pula) oleh semua (makhluk) yang dapat mela`nati, kecuali mereka yang telah taubat dan mengadakan perbaikan dan menerangkan (kebenaran), maka terhadap mereka itu Aku menerima taubatnya dan Akulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang”.&lt;/span&gt; (QS. Al Baqarah : 159-160)&lt;br /&gt;   Maka seorang alim dituntut oleh syar’i untuk menerangkan kebenaran yang seharusnya dilakukan dalam keadaan seperti ini sebelum dia ditanya, berdasarkan firman Alloh Ta’ala :&lt;br /&gt;قُ&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;لْ تَعَالَوْا أَتْلُ مَا حَرَّمَ رَبُّكُمْ عَلَيْكُمْ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Katakanlah: "Marilah kubacakan apa yang diharamkan atas kamu oleh Tuhanmu,…”&lt;/span&gt; (QS. Al An ‘aam : 151)&lt;br /&gt;   Seorang alim juga, dituntut untuk menyatukan manusia berdasarkan firman Alloh Ta’ala (تَعَالَوْا)  untuk memahamkan pada mereka mana yang haq dan mana yang bathil.&lt;br /&gt;   Al Qurthubiy berkata dalam menafsirkan ayat ini: ”Dan beginilah kewajiban orang-orang hidup setelah nabi SAW dari kalangan ulama untuk menyampaikan kepada para manusia dan menerangkan kepada mereka apa-apa yang diharamkan dan apa-apa yang dihalalkan bagi mereka, Alloh Ta’ala berfirman :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;لَتُبَيِّنُنَّهُ وَلَا تَكْتُمُونَهُ لِلنَّاسِ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Untuk menerangkan pada manusia dan jangan disembunyikan’&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(QS. Ali Imraan : 187)&lt;br /&gt;(Tafsiir Al Qurthubiy VII / 131)&lt;br /&gt;   Saya katakan dan tidak boleh ditangguhkan keterangan diwaktu dibutuhkan, jika ada seorang alim yang berkata: “Aku takut terhadap manusia” maka sesungguhnya Alloh Ta’ala berfirman :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;أَتَخْشَوْنَهُمْ فَاللَّهُ أَحَقُّ أَنْ تَخْشَوْهُ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“…Mengapakah kamu takut kepada mereka padahal Alloh-lah yang berhak untuk kamu takuti, jika kamu benar-benar orang yang beriman.”&lt;/span&gt; (QS. At Taubah : 13)&lt;br /&gt;   Ayat ini berkenaan dengan para ulama yang berdiam diri, lalu bagaimana dengan ulama-ulama yang bermudaahanah (kompromi)?, bagaimana dengan ulama yang membela mereka ?, Alloh Ta’ala berfirman :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“…Barangsiapa di antara kamu berwala’ (loyal) kepada mereka, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka…”&lt;/span&gt; (QS. Al Maa-idah : 51)&lt;br /&gt;   Diterjemahkan dari Buku Al ‘Umdah Fii ‘Idaadil ‘Uddah Lil Jihaadi Fii Sabiilillaah, Syaikh ‘Abdul Qoodir bin ‘Abdul ‘Aziiz, hal. 130-138&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/thaghut-dan-ansharnya.html"&gt; thaghut dan anshornya&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/siapa-khawarij.html"&gt;siapa khawarij&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6019299615067143637-604144289992501059?l=benderangmalam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://benderangmalam.blogspot.com/feeds/604144289992501059/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/catatan-kewajiban-yang-paling-utama.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/604144289992501059'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/604144289992501059'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/catatan-kewajiban-yang-paling-utama.html' title=''/><author><name>Hijrah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13194203533489229545</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SY-jGNf0XZI/AAAAAAAAACg/L8RmM_NcrIQ/S220/ku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6019299615067143637.post-2287599768074795454</id><published>2009-01-26T11:28:00.003+07:00</published><updated>2009-01-28T13:57:53.877+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profile dan Biografi'/><title type='text'>KHALID ISLAMBULY (25)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sang Eksekutor Anwar 'Fir'aun' Sadat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sejarah Islam mengabadikan bahwa Mesir adalah sebuah negeri yang melahirkan Fir'aun. Sebuah nama yang diabadikan Allah untuk mewakili manusia yang mengaku dirinya TUhan. Fir'aun yang terlahir di negeri ini ternyata tidak hanya di zaman nabi Musa 'alaihi salam saja, namun sampai detik inipun Fira'un-Fir'aun baru masih bercokol di pucuk pimpinan Mesir. Allah Maha Adil. Allah melahirkan 'Fir'aun', Allah pun menurunkan 'Musa' sebagai sosok Mujahid yang gagah berani menentang kedzaliman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Adalah Khalid Islambuly, seorang pemuda gagah berani yang menorehkan sejarah emas perjuangan Islam. 'Azzamnya yang kuat melahirkan sejarah baru pergerakan Islam. Di tangan timnyalah Sadat berhasil di'eksekusi'. Khalid terlahir sebagai anak keempat dari empat bersaudara. Ia terbina dalam keluarga yang ta'at. Menurut keterangan ibunya, Khalid paling menjaga shalat lima waktunya, perwatakannya senantiasa jujur dan amanah. Sejak kecil hatinya senantiasa terbakar mendengar kebengisan Yahudi terhadap kaum Muslimin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tahun 1978, Khalid lulus dari akademi militer Mesir. Namun jiwa kemiliterannya tidak membuat luntur 'azzamnya yang kuat dalam memerangi Yahudi. Keterlibatannya dalam sebuah tandzim menghantarkannya kepada pemahaman, bahwa Islam ini bukanlah hanya sekadar shalat dan puasa saja, namun kesempurnaan Islam juga meliputi jihad, pengorbanan, dan tanggung jawab.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Khalid masuk menjadi anggota militer Mesir. Prestasinya cukup gemilang, sehingga menghantarkannya di jajaran elite militer Sadat. Tanggal 6 Oktober merupakan hari yang paling bersejarah bagi Khalid. Hari itu militer Mesir mengadakan sebuah perhelatan akbar berupa devile dan demonstrasi persenjataan. Dalam kesempatan ini, Khalid terpilih menjadi salah satu bagian dari devile itu. Dalam hatinya ia berkata, "Baru kali ini aku dilibatkan dalam momen seperti ini, pastilah Allah memberi hikmah yang besar pada diriku."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Setelah merenung beberapa saat, terdetik dalam hatinya untuk melaksanakan tugas suci; membunuh Sadat. Hatinya sesak melihat kelakuan Sadat yang sudah melewati batas. Sadat telah kafir, meninggalkan hukum Allah, kerja sama dengan Yahudi dalam memerangi kaum Muslimin dan memenjarakan ulama'-ulama' yang mukhlis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Hari itu cuaca Mesir cukup cerah. Menurut rencana, perhelatan ini akan dihadiri langsung oleh Anwar Sadat. Sudah menjadi peraturan kemiliteran Mesir, bahwa dalam acara seperti ini tak satupun boleh membawa peluru tajam. Namun Khalid dan timnya tidak kehabisan akal, puluhan peluru ia masukkan ke pakaian dalamnya. Khalid berada dalam sebuah barisan pasukan tank yang telah terkondisikan sebelumnya. Setelah keluar dari markas militer, peluru segera ia masukkan ke dalam magazine senjata laras panjangnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tank tepat melewati depan kursi Sadat. Komando dari luar telah berkumandang. Dengan langkah cepat, Khalid segera muncul ke permukaan sembari memberondongkan pelurunya ke arah Sadat. Ketika itu Sadat sedang asyiknya menikmati demonstrasi pesawat-pesawat tempur Angkatan Udara Mesir. Khalid tidak sendiri di sana, ada tim yang ikut menembaki Sadat. Satu peluru tepat menembus leher Sadat. Belum yakin Sadat tewas, dengan tenangnya Khalid turun dari tank dan mengulangi berondongannya ke tubuh Sadat. Tak satupun ada yang melawan, karena peluru tajam hanya di senapan Khalid dan timnya. Beberapa bulan Khalid sempat menjadi buron militer Mesir. Semua taqdir di tangan Allah. Khalid tertangkap dan dipenjarakan di penjara militer Mesir. Sedikitpun tak nampak kesedihan di wajah Khalid. Bahkan tatkala sang ibunda menjenguknya di penjara, Khalid tersenyum sembari mengatakan, "Sungguh aku telah membunuh Fir'aun Mesir Anwar Yahudi, karena ia telah mengingkari Allah, meninggalkan hukum syariat, bekerja sama dengan Yahudi dalam memerangi Islam dan berkhianat terhadap masjidil Aqsha."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Akhirnya Khalid Islambuly dieksekusi Mahkamah Militer Mesir pada tanggal 8 Maret 1982. Tatkala berbajukan merah, baju ekseskusi, Khalid berkata, "Wahai ibuku, bagaimana pendapatmu tentangku?" Ibunya berkata, "Ilbas jadiidan wa 'isy sa'iidan wa mut syahiidan." (Selamat mengenakan pakaian baru. Hiduplah mulia dan matilah sebagai seorang syuhada').&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(sumber: al-murobhituun)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.clocklink.com/embed.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;script type="text/javascript" language="JavaScript"&gt;obj=new Object;obj.clockfile="0032-white.swf";obj.TimeZone="JOG";obj.width=130;obj.height=130;obj.wmode="transparent";showClock(obj);&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6019299615067143637-2287599768074795454?l=benderangmalam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://benderangmalam.blogspot.com/feeds/2287599768074795454/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/khalid-islambuly-25.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/2287599768074795454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/2287599768074795454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/khalid-islambuly-25.html' title='KHALID ISLAMBULY (25)'/><author><name>Hijrah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13194203533489229545</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SY-jGNf0XZI/AAAAAAAAACg/L8RmM_NcrIQ/S220/ku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6019299615067143637.post-5689437108219336676</id><published>2009-01-10T10:19:00.003+07:00</published><updated>2009-01-28T13:30:46.229+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aqidah'/><title type='text'>Siapa Khawarij?</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Dekade terakhir ini umat Islam sering menjumpai istilah khawarij di sebut – sebut, baik dalam pembahas dan fikriyah ilmiyah, atau tuduhan yang di tujukakan kepada seseorang atau sekelompok orang, atau pertempuran penerbitan dan penulisan di berbagai majalah Islam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tuduhan tersebut juga sering ditujukan kepada siapa saja yang di anggap tidak taat kepada pemerintah. Pemerintah dengan karakteristik apa saja. Hanya saja, banyak diantara mereka yang menggunakan tuduhan ini tidak mengetahui secara persis tentang Khawarij, mereka hanya mengikuti pembicaraan para tutor dan para pembimbingnya saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Syaikh Abdullah Bin Abdir-Rahman Abu Buthain rh. berkata tentang firqah - firqah sesat setelah beliau menjelaskan tentang firqah Qadariyah, Jabariyah dan Mu’tazilah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Adapun Khawarij, mereka adalah orang - orang yang memberontak kepada Ali ra sebelum itu mereka telah membunuh Utsman ra., mereka mengkafirkan Utsman, Ali, Thalhah, Zubair, Mu’awiyah, dan dua kelompok Ali dan Mu’awiyah. Karena mereka menganggap kufur, maka merekapun menghalalkan darah para sahabat Nabi saw itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Subtansi mazdhab kelompok ini adalah Ghuluw yaitu sikap berlebih – lebihan didalam ber-dien. Ghuluw adalah kebalikan dari sikap Iqtishod yakni sikap pertengahan. Rasulullah saw telah memperingatkan umatnya untuk meninggalkan sikap berlebuhan dalam dien. Beliau juga menegaskan bahwa yang menjadi kan dua golongan ahli kitab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; ( Yahudi dan Nashara ) hancur, bermula dari sikap ghuluw ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Khawarij mengkafirkan setiap pelaku dosa besar. Sebagian mereka bahkan mengkafirkan ( orang Muslim ) dengan sebab – sebab dosa kecil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Mereka mengkafirkan Ali dan para Sahabatnya tanpa sebab dosa, mereka mengkafirkan dua fihak ( Ali dan Mu’awiyah ) dengan sebab penunjukan dua orang penengah yaiu Amr bin Al Ash dan Abu Musa Al Asyariy seraya mengatakan, “ Tidak ada hukum kecuali bagi Allah “. Maksudnya, Ali bin Ani Thalib dan Mu’awiyah tidak berhukum kepada Alqur’an, tetapi malah mengambil keputusan hukum kepada dua orang yang di tunjuk itu. Vonis kufur selanjutnya berkembang kepada dua orang yang di tunjuk sebagai penengah itu, semua orang yang hadir di situ, dan semua orang yang setuju dengan tindakan itu. Sikap ini terus mengalami polarisasi, menjauh dari induk  pemahaman ummat karena dialektika berfikir mereka yang sederhana dan bekal pengertian mereka kepada dien yang terbatas, sementara semangat dan keberanian mereka sangat tinggi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dalam keterbatasan bekal pemahaman, mereka melakukan eksplorasi kepada kitab Allah. Tokoh gerakan ini adalah Hurkuz atau sering di panggil dengan Dzul Huwaisarah yang pernah mencela Nabi saw dalam pembagian ghanimah, sehingga beliau marah dan bersabda bahwa dari tulang sulbi orang ini akan lahir orang yang akan menghancurkan ummat ini. Sekedar gambaran untuk memudahkan, kita dapat membandingkan Hurkuz yang telah mencela Nabi saw  dan dicela pula oleh Nabi dengan Ali bin Abi Thalib yang telah masuk Islam sejak usia di bawah remaja, atau Abdullah bin Abbas yang secara khusus mendapatkan do’a dari Nabi, dan para sahabat lain  yang di kufurkan oleh kelompok ini. Semula ( mungkin saja ) mereka melakukannya secara tulus, tetapi tuntutan keadaan dimana sebagai kelompok mereka sudah wujud, maka eksplorasi itu akhirnya tidak lagi tulus, ekplorasi yang telah berangkat dari pretensi tertentu, yakni cenderung mencari dalil untuk membenarkan apa yang ada pada kelompoknya. Maka jadilah ayat – ayat tertentu dari Alqur’an di anggap sebagai ayat pamungkas untuk mem-vonis kufur para sahabat Nabi itu. Misalnya firman Allah Ta’ala :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“ Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul_Nya maka sesungguhnya baginya neraka Jahanam, mereka kekal didalamnya selama – lamanya.”  ( Al Jin : 23 )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“  Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul_Nya dan melanggar ketentuan – ketentuan_Nya, niscaya Allah memasukkan kedalam api neraka sedang ia kekal didalamnya, dan baginya siksa yang menghinakan. “ ( An Nisa : 14 ). Dan ayat – ayat lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;karena sikap kerasnya itu, dan vonis kufur atas setiap muslim yang terjatuh kedalam dosa besar, bahkan sebagian dosa kecil, akibatnya, dalam perjalanan kelompok itu menjadi sangat rentan terhadap perpecahan. Kita dapat membayangkan, kalau perbuatan dosa dari Ahluul Iimaan sebagai tolok ukur dari untuk memasaukan dan mengeluarkannya dari wilayah keimanan, tentu menjadi sangat gawat. Persoalannya, sifat dasar manusia itu lupa dan berbuat salah. Karenanya Allah tidak meletakkan landasan untuk menetapkan keimanan dan kekufuran atas dasar itu. Mereka sendiri juga tidak bisa kleluar dari tabiat dasar lupa dan salah itu, maka kelompok mereka tercabik – cabik perpecahan di sebabkan pertarungan paham intern sesama mereka. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tentang pelaku Khabair ( dosa – dosa besar )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Telah ada ijma’ ( kesepakatan) di kalangan Ahlu As Sunnah bahwa para pelaku dosa besar, tidak akan kekal di dalam neraka jika mereka mati di atas tauhid, dan bahwa Ahlu At Tauhid yang telah masuk neraka di karenakan dosanya, akan di keluarkan dari neraka, sebagaimana telah di jelaskan dalam hadits – hadits yang muttawatir dari Nabi saw.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Hujjah ( argumentasi ) atas tidak kufurnya orang yang berbuat dosa, sekalipun itu dosa besar telah di bentangkan berdasarkan kitab Allah, sunnah Nabi, dan akal sehat di dalam memahami kitab dan sunnah tersebut. Sekiranya seorang pezina atau peminum khamer, atau qadzif ( orang yang menuduh zina orang baik – baik ) atau pencuri atau pelaku dosa lainnya di hukumi oleh Allah kafir, tentu hukuman yang di berlakukan sama dengan hukuman orang kufur setelah beriman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sebab, kufur setelah beriman berarti murtad. Terhadap orang yang murtad setelah beriman, Allah memerintahkan untuk di hukum bunuh. Kalau pelaku dosa besar itu menjadi kufur karena perbuatan dosannya, tentu Allah perintahkan terapkan untuk hukum bunuh kepada mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Namun ternyata Allah terapkan hukuman dera ( cambuk ) magi pezina yang masih lajang, potong tangan bagi pencuri, dan hukuman cambuk bagi peminum khamr dan hukuman cambuk bagi qazdif, dengan hukuman itu Allah berarti tidak menghukumi mereka kafir lantaran dosa – dosanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;======================================================================================&lt;br /&gt;SAYA SEORANG MUSLIM &lt;a href="http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/10-cara-anda-sudah-termasuk-membantu.html"&gt;TIDAK AKAN PERNAH MEMBANTU YAHUDI&lt;/a&gt; DALAM MELAKUKAN KEZDOLIMAN TERHADAP SAUDARAKU DI PALESTINA&lt;br /&gt;&lt;p&gt;KEBOHONGAN YAHUDI TENTANG&lt;a href="http://benderangmalam.blogspot.com/2008/12/holocaust.html"&gt; HOLOCAUST&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;P&gt;DAN SUDAH SAATNYA KITA JUGA &lt;a href="http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/boykot-produk-yahudi-dan-as.html"&gt; MENGHINDARI PRODUK - PRODUK YAHUDI &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;" class="fullpost"&gt;Rewrite from An Najah edisi 22/th.2-Jumadilawwal 1428 H / Juni 2007&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;script src="http://www.clocklink.com/embed.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;script type="text/javascript" language="JavaScript"&gt;obj=new Object;obj.clockfile="0032-white.swf";obj.TimeZone="JOG";obj.width=130;obj.height=130;obj.wmode="transparent";showClock(obj);&lt;/script&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6019299615067143637-5689437108219336676?l=benderangmalam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://benderangmalam.blogspot.com/feeds/5689437108219336676/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/siapa-khawarij.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/5689437108219336676'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/5689437108219336676'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/siapa-khawarij.html' title='Siapa Khawarij?'/><author><name>Hijrah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13194203533489229545</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SY-jGNf0XZI/AAAAAAAAACg/L8RmM_NcrIQ/S220/ku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6019299615067143637.post-9075894371245624176</id><published>2009-01-08T07:53:00.008+07:00</published><updated>2009-01-28T11:28:49.830+07:00</updated><title type='text'>Klaim-klaim Israel  Atas Palestina</title><content type='html'>Israel berdasarkan klaim – klaimnya untuk mendirikan sebuah negara di Palestina atas tiga buah sumber utama : warisan perjanjian lama dari kitab injil, deklarasi balfour yg di di umumkan Inggris pada 1917, dan pembagian palestina menjadi negara Arab dan Yahudi yang direkomendasikan oleh majelis Umum PBB pada 1947, Paul Findly, mantan anggota konggres AS dalam tulisannya diplomasi munafik ala Yahudi – Mengungkap fakta hubungan AS dan – Israel mengungkapkan seperti berikut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dasar sejarah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“ atas dasar hak alamiah dan hak kesejarahan kita….dengan ini kami memproklamasikan berdirinya negara Yahudi di tanah negara – negara Israel.” &lt;/span&gt;( Deklarasi kemerdekaan Israel, 1949)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bangsa Yahudi bukanlah penduduk pertama palestina, mereka tidak memerintah di sana selama pemerintahan bangsa – bangsa lain. Para archeolog modern secara umum sepakat bahwa bangsa mesir dan bangsa kanaan telah mendiami Palestina sejak masa – masa paling kuno yang dapat di catat sekitar 3000 SM hinga sekitar 1700 SM. Selanjutnya datanglah penguasa – penguasa lain seperti bangsa – bangsa Hyokos, Hittit, dan Filistin. Periode pemerintahan Yahudi baru di mulai pada 1020 SM dan berlangsung hingga 587 SM. Orang – orang Israel kemudian diserbu oleh bangsa – bangsa Assyria, Baylonia, Yunani, Mesir, dan Syria hingga hebrew Maccabeans meraih sebagian kembali sebagian kendali pemerintahan pada 164 sm. Tetapi Pada 63 SM kekaisaran Romawi menakhlukan Jerusalem dan pada 70 m menghancurkan kuil kedua sehingga Yahudi mengalami diaspora. Ringkasnya, bangsa Yahudi kuno menguasai Palestina atau sebagian besar darinya selama kurang dari enam ratus tahun dalam kurun waktu lima ribu tahun sejarah Palestina yang bisa dicatat – lebih singkat di banding bangsa – bangsa Kanaan, Mesir, Muslim, atau Romawi. Komisi king-crane AS menyimpulkan pada 1919 bahwa suatu klaim” yang didasarkan atas pendudukan pada masa dua ribu tahun yang lalu tidak dapat di pertimbangkan secara serius”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada 4 mei 1948, sekitar tiga puluh tujuh orang menghadiri pertemuan tel aviv dimana kemerdekaan israel dinyatakan sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“ hak alamiah dan historis.”&lt;/span&gt;namun para kritikus menuduh bahwa aksi mereka tidak mempunyai kekuatan yang mengikat dalam hukum international sebab mereka tidak mewakili mayoritas penduduk pada waktu itu. Dari jumlah itu hanya seorang yang di lahirkan di palestina, 35 orang dari Eropa dan seorang dari Yaman. tegas sarjana Palestina Issa nakhleh : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“ minoritas yahudi tidak berhak menyatakan kemerdekaan suatu negara di atas wilayah yang di miliki oleh bangsa Arab Paslestina “&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sertifikasi dan Pengesahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sertifikat kelahiran Interrnational Israel disahkan oleh janji dalam kitab injil&lt;/span&gt;.” –AIPAC, 1992. klaim tentang dukungan ilahiah atas ambisi kesukuan atau kebangsaan sangat lazim di temukan di masa kuno. Bangsa – bangsa Sumeria, Mesir, Yunani dan Romawi semuanya menyitir wahyu atas penakhlukan mereka. Sebagaimana di catat oleh ahli sejarah Frank Epp :”&lt;span style="font-style: italic;"&gt;setiap fenomena dan proses kehidupan dianggap sebagai campur tangan dewa atau dewa – dewa… bahwa suatu negeri yang baik telah di janjikan kepada bangsa yang lebih baik oleh dewa – dewa yang lebih tinggi.”&lt;/span&gt; Tidak ada pengadilan atau badan dunia di masa sekarang ini yang akan menganggap sama suatu hak pemilikan yang di dasarkan atas klaim yang dinyatakan berasal dari tuhan. Bahkan bagi mereka yang mengartikan restu injil secara harfiah sebagai restu dari tuhan, para ahli injil seperti Dr. Dewey Beegle dari wesley Theological Seminary menyatakan bahwa bangsa Yahudi kuno tidak berhasil mematuhi perintah – perintah tuhan dan karenanya kehilangan janji itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Restorasi nasional&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“ hak bangsa Yahudeim untuk melakukan restorasi nasional di Palestina di akui Deklarasi Balfour.”&lt;/span&gt; ( Dekalarasi Kemerdekaan Israel, 1948)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;deklarasi Balfour secara sengaja tidak mendukung pendirian suatu bangsa Yahudi. Deklarasi itu termuat dalam sebuah surat yang di kirimkan oleh Menlu Inggris Arthur James Balfour kepada Lord Rothschild, presiden Federasi Zionis Inggris, pada 2 november 1917. deklarasi itu telah disetujui oleh kabinet Inggris dan dikatakan : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“ pemerintah menyetujui didirikannya sebuah tanah air bagi bangsa Yahudi di Palestina, dan berusaha sebaik – baiknya untuk melancarkan pencapaian tujuan ini, setelah di pahami secara jelas bahwa tidak akan di lakukan sesuatu yang dapat merugikan hak – hak sipil dan hak - hak keagamaan komunitas non-Yahudi yang ada di Palestina, atau hak – hak dan status politik yang dinikmati oleh bangsa Yahudi di setiap negeri lain”&lt;/span&gt;. Pada tahun 1939 Brtish White Paper secara khusus menyatakan bahwa Inggris &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“tidak bermaksud mengubah Palestina menjadi sebuah Negara Yahudi yang bertetangan dengan kehendak penduduk Arab di negeri itu.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tanah air tanpa Rakyat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“ (Palestina adalah) tanah air tanpa rakyat bagi rakyat ( Yahudi ) yang tidak bertanah air.”&lt;/span&gt; ( Israel Zangwill, Zionis senior, c. 1897 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika Deklarasi Balfour di umumkan pada 1917 ada kira – kira 600.000 orang Arab di Palestina dan kira – kira 60. 000 orang Yahudi.Lebih dari tiga puluh tahun selanjutnya rasio perbandingan itu berubah ketika imigrasi yahudi bertanbah. Kebijakan anti semit Adolf Hitler selalu di jadikan sebagai alasan untuk menjustifikasi migrasi mereka ketanah palestina yang ada pemiliknya itu. Kebijakan itu sendiri, yang oleh zionis yahudi di sebut holocaust, sebenarnya masih di perdebatkan kebenarannya.Tetapi zionis mempertahankan klaim itu mati matian. David irving seorang ilmuan yang meragukan kasus itu di vonis penjara di Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang akhir 1947 ketika PBB berencana untuk membagi Palestina, bangsa Arab masih merupakan penduduk mayoritas, dengan jumlah orang Yahudi hanya sepertiganya 608.225 orang Yahudi berbanding 1.237.332 orang Arab. Ketika Max Nordau, seorang zionis senior dan sahabat Zangwill, mengetahui pada 1987 bahwa ada penduduk asli di Palestina, dia berseru:”aku tidak tau itu! kita telah melakukan suatu kedholiman!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Resolusi PBB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“atas dasar…resolusi Majelis Umum perserikatan Bangsa Bangsa dengan ini kami memproklamasikan berdirinya sebuah Negara Yahudi di tanah Israel-negara Israel”&lt;/span&gt;(deklaraasi kemerdekaan Israel,1948)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena tekanan dari pemerintahan Truman maka rencana pembagian PBB di luluskan oleh majelis Umum pada 29 November 1947, dengan perolehan suara 33 lawan13 dan dengan 10 abstain dan 1 absen. Diantara bangsa - bansa yang mengalah pada tekanan AS adalah Perancis, Ethiopia, haiti, liberia, luxemburg, paraguay dan Filipina. Mantan wakil menteri luar negri sumner Welles menulis:&lt;span style="font-style: italic;"&gt;”melalui perintah langsung dari gedung putih setiap bentuk tekanan, lansung maupun tak langsung di bawa untuk disampaikan oleh para pejabat Amerika kepada negara- negara di luar dunia Muslim yang di ketahui belum menentukan sikap atau menentang pembagian itu. para wakil dan perantara di kerahkan oleh gedung putih untuk memastikan bahwa suara mayoritas akan terus di pertahankan”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencana pembagian, yang di namakan resolusi 181, mebagi palestina antara&lt;span style="font-style: italic;"&gt;”negara negara Arab dan Yahudi yang merdeka dan rezim International istimewa untuk kota Jerusalem”&lt;/span&gt;. Calon menteri luar negeri Israel moshe Sharett mengatakan bahwa resolusi itu mempunyai “ &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kekuatan mengikat&lt;/span&gt; “, dan Deklarasi Kemerdekaam Israel mengutipnya tiga kali sebagai dasar kebenaran yang sah bagi berdirinya negara itu. Namun majelis Umum, tidak seperti Dewan Keamanan, tidak mempunyai kuasa lebih dari membuat rekomendasi. Ia tidak dapat mendesakkan rekomendasi – rekomendasimya, pun rekomendasi – rekomendasi itu tidak mengikat secara hukum kecuali untuk masalah – masalah internal PBB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa Palestina, yang memang berhak, menolak rencana pembagian itu sebab rencana tersebut memberikan kepada bangsa Yahudi lebih dari separuh Palestina, meskipun dalam kenyataannya mereka itu hanyalah sepertiga penduduk dan hanya memiliki 6,59 persen tanah. Di samping itu, bangsa Palestina berkeras bahwa PBB tidak mempunyai hak yang sah untuk merekomendasikan pembagian jika mayoritas penduduk Palestina menentangnya. Sekalipun demikian, dengan menolak pembagian bukan berarti bangsa Palestina menolak klaim mereka sendiri sebagi suatu bangsa merdeka. Yang mereka tentang adala negara Yahudi yang didirikan di atas palestina, bukan hak orang – orang Yahudi sebagai suatu bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya dengan arogan, salah seorang perintis besar Zionis, Nahum Goldmann, mengungkapkan sikap pragmatis dengan cara berbeda :&lt;span style="font-style: italic;"&gt;” Tidak ada harapan bagi negra Yahudi yang harus menghadapi 50 tahun lagi untuk berjuang melawan musuh – musuh Arab.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita cermati, semua klaim pembenaran yang di jadikan dasar oleh Zionis Yahudi dalam mengusir penduduk asli Palestina, memperkecil jumlah penduduk mereka secara sistematik dengan pembunuhan, memperbesar statistik mereka sendiri dengan mendatangkan orang – orang Yahudi dari berbagai negara yang sebelumnya diaspora merupakan sebuah skenario besar yang direncanakan secara cermat. Mereka menapaki rencana itu setahap demi setahap dengan sabar. Untuk itu mereka mengeluarkan biaya yang tidak sedikit, dan biaya yang mereka perlukan mereka bayar. Tentara dan penduduk sipil pemukim yang menjadi korban atas keputusan itu juga tidak sedikit yang semua di lakukan dan di bayar dengan penuh kesadaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah lama mereka menginginkan tanah air sendiri dan mendirikan negara berdasarkan agama (&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Chauvinistic&lt;/span&gt;) yang mereka yakini. meski di berbagai negeri yang tempat mereka menetap setelah diaspora, mereka berhasil menguasi ekonomi dengan sistem riba yang mereka kembangkan tetapi tetap saja sebagai sebuah entitas bangsa mereka merasa perlu memiliki sebuah wilayah yang di perintah dan di atur dengan dasar ideologi yang mereka yakini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semula mereka ingin merealisir cita – cita itu dengan menggunakan uangnya, dan beberapakali melobi khalifah Utsmaniyah Sulthon Abd Hamid II untuk melepaskan tanah Palestina bagi mereka dengan imbalan uang yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika langkah itu gagal, mereka semakin mengkompliti kekuatan yang di perlukan untuk memngkongkritkan impian utu. semua hartawan mereka di berbagai negeri bekerja melakukan lobi politik, menciptakan opini dan memainkan uangnya. mereka terus mencari celah di rencanakan kejadian 23 besar untuk meruntuhkan khalifah dan akhirnya membagi warisan khalifah itu sehingga mnereka mendapatkan bagian yang mereka inginkan selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekarang, setelah berlalu lebih dari setengah abad keberadaan negara laknat itu, mereka terus memperkuat diri, bahkan dengan senjata nuklir yang paling mematikan. Mereka tahu, sederet alasan yang di tentang apakah secara archeologis, historis, holocaust yang mereka klaim menimpa bangsa mereka semua dapat di patahkan dengan teori yang sama. Mereka tahu teori – teori itu akan di iyakan, di taati, di jadikan dasar rujukan manakala dikawal dengan kekuatan. Seluruh kekuatam materi sekarang telah berada di tangan Zionis Yahudi untuk tujuan itu, ini memang sedang daur mereka. Kita yakin, para putera gerakan Islam tahu itu, mereka tidak akan menanggalkan komitmennya untuk Islam di saat kritis seperti ini. Harus kita bedakan antara keyakinan kita sebagai aqidah yang bersifat tauqifi dengan realita yang sedang berjalan yang mau tidak mau kita harus bergesekan degan realitas itu. Tentu saja bagaimana cara menghadapi realitas tersebut tetap harus berpatokan kepada pegangan Syariat. Tetapi menilai dari kejauhan orang yang sedang mwenghadapi realitasnya dari tempat kita dengan realitas di sekeliling kita yang berbeda dengan realitas yang mereka hadapi sungguh berbahaya. Banyak sekali kesalahpahaman di tengah umat ini di sebabkan penilaian dengan metode pendekatan seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://benderangmalam.blogspot.com/2008/12/holocaust.html"&gt;holocaust&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/boykot-produk-yahudi-dan-as.html"&gt;boykot-produk-yahudi-dan-AS&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;Rewrite from An Najah edisi 22/th.2-Jumadilawwal 1428 H / Juni 2007&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6019299615067143637-9075894371245624176?l=benderangmalam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://benderangmalam.blogspot.com/feeds/9075894371245624176/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/klaim-klaim-israel-atas-palestina.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/9075894371245624176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/9075894371245624176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/klaim-klaim-israel-atas-palestina.html' title='Klaim-klaim Israel  Atas Palestina'/><author><name>Hijrah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13194203533489229545</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SY-jGNf0XZI/AAAAAAAAACg/L8RmM_NcrIQ/S220/ku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6019299615067143637.post-2614344299355834337</id><published>2009-01-08T07:53:00.007+07:00</published><updated>2009-01-28T13:30:46.230+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aqidah'/><title type='text'>10 Cara Anda Sudah Termasuk Membantu Yahudi</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Israel adalah negara yang biadab negara dimana orang – orang Yahudi menetap dengan merebut tanah yang sebenarnya bukan hak milik mereka, mereka adalah bangsa yang licik sebagaimana banyak di terangkan dalam ayat – ayat  Alqur’an. Dan hari ini Yahudi dengan kesombongannya menyembelih anak – anak kita, saudara – saudara kita yang belum tahu apa – apa di Palestina sana, oleh sebab itu kita sebagai saudara seaqidah ibarat satu tubuh, maka sudah saatnya kita bangun dari tidur kita yang selama ini di nina bobokan oleh dunia MARI KITA BERJIHAD DI JALAN ALLAH MEMBANTU SAUDARA – SAUDARA KITA DI BELAHAN BUMI MANAPUN YANG TERTINDAS DAN TERDHOLIMI, oleh karena pemerintah tidak mungkin memberi ijin kita untuk membantu saudara – saudara kita di Palestina dengan jalan Jihad fisabilillah karena ke alergiannya sama kata – kata Jihad maka jalan yang bisa kita tempuh untuk sementara adalah&lt;a href="http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/boykot-produk-yahudi-dan-as.html"&gt; memboykot produk – produk Yahudi dan saudara tuanya AS &lt;/a&gt; semampu kita . Di samping itu kita perlu berhati hati dalam bertindak, berbicara atau berpikir, karena bisa saja secara tidak sadar kita sudah terjebak dengan kemauan Yahudi laknatullah ‘alaih maka , berikut ini saya nukilkan dari &lt;a href="http://www.hidayatullah.com/" target="_blank"&gt;www.hidayatullah.com&lt;/a&gt;, beberapa point bagi kita agar tidak terjebak untuk membantu Yahudi .&lt;br /&gt;    Banyak orang menilai, membeli produk Amerika dan Yahudi tak berdampak apa-apa. Padahal Yahudi sendiri mengatakan, 54 cara, Anda telah membantunya. Apa saja?  Diantaranya membeli produk buatan mereka demi mendukung perekonomian mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang menilai, membeli produk Amerika dan Yahudi, mengibarkan bendera Israel bahkan sekedar memakai kalung “Bintang David” tak ada sangkut-pautnya dengan dukungan terhadap Israel. Siapa bilang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Banyak misinformasi di luaran sana. Terutama ketika sebuah insiden terjadi di Israel. Kunjungi situs Kementerian Luar Negeri Israel &lt;a href="http://www.mfa.gov.il/" target="_blank"&gt;www.mfa.gov.il&lt;/a&gt; dan situs Pertahanan Israel &lt;a href="http://www.idf.il/" target="_blank"&gt;www.idf.il&lt;/a&gt; guna memperoleh cerita dari sudut pandang Israel,” demikian bunyi poin ke 33 dari “54 Cara Bagaimana Mendukung Israel”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ringan dan tidak terlalu berat. Cukup membaca berita dari sudut pandang Israel, Anda sudah dianggap “mendukung zionis”. Bahkan Anda tidak perlu mengeluarkan uang jutaan rupiah untuk dikirim ke Yerusalem atau Israel, yang jelas-jelas lebih kelihatan dianggap menyumbang Zionis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tips seperti itulah yang digalakkan kalangan Zionis-Israel untuk mendapatkan simpati dunia, bahwa dirinya ada dipihak yang benar. Sekurang-kurangnya, Anda bersimpati atas tindakannya sudah bentuk dukungan moril.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang menilai, membeli produk Amerika dan Yahudi itu tak ada sangkut paut dengan sikap keberpihakan pada Yahudi. Bahkan ketika salah seorang pemain Extravaganza di sebuah stasiun televisi swasta kita mengenakan kalung bergambar “Bintang David” --yang nota-bene adalah lambang dan bendera Israel—atau penyanyi Ahmad Dani bangga gambar itu, seolah-olah tak ada sangkut-pautnya dengan dukungan terhadap Zionis-Israel. Siapa bilang???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahmad Dani dan bagi mereka yang tak paham sepak terjang Yahudi, sebaiknya bacalah baik-baik artikel ini dan beberapa pesan dari media-media Yahudi di bawah ini. Juli tahun 2006 lalu --terutama ketika Zionis-Israel banyak mendapat tekanan dunia karena menyerang Libanon-- bermunculan pesan melalui internet berupa kampanye menggalang opini Yahudi-Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sederhana. Rata-rata mengajak orang berempati dan bersimpati, syukur-syukur memberikan dukungan uang dana dan investasi ke tanah Israel. Jika uang dan investasi tak punya, cukup kiriman bunga. Jika itu tak bisa pula, dukunglah dengan do’a atau besimpatilah atas banyaknya warga Israel yang meninggal oleh bom bunuh diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa media Yahudi itu bisa Anda klik, di &lt;a href="http://www.ou.org/Israel//%20"&gt;www.ou.org/Israel&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.ujc.org./" target="_blank"&gt;www.ujc.org&lt;/a&gt;Situs ini memberikan 10 tips bagaimana harus mendukung Yahudi. Ada juga situs &lt;a href="http://www.25waystohelpisrael.com/" target="_blank"&gt;www.25waystohelpisrael.com&lt;/a&gt;, yang memberikan 25 tips bagaimana seharusnya Anda bisa membantu Yahudi. Yang paling banyak adalah situs http://www.aish.com. Karena tidak tanggung-tanggung, mengeluarkan petunjuk “54 Ways You Can Help Israel” [54 cara Anda bisa mendukung Israel].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas apa saja yang dianggap mendukung kaum Zionis itu? Diantaranya; membeli produk Yahudi, unjuk rasa mendukung Yahudi atau Israel, melakukan perjalanan ke Israel, menulis surat dukungan terhadap berdirinya Negara Israel Raya baik ke pihak terkait (termasuk ke Gedung Putih) dan mengibarkan bendera atau simbol-simbol Israel (Yahudi). Sekurang-kurangnya bersimpati denganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah ini adalah 10 cara, yang kemungkinan sering kita lakukan secara tidak terasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Membeli produk serta jasa AS/Israel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Yahudi &amp;amp; Israel, peran ini sangat vital. Situs Yahudi,&lt;a href="http://www.blogger.com/%20http://www.aish.com" target="_blank"&gt;www.aish.com&lt;/a&gt; menulis, dengan penderitaan ekonomi yang Kami (Israel) alami, membeli produk Yahudi sama halnya meningkatkan ekspor Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Berkunjung ke Israel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kunjungi Israel untuk berlibur, sekolah, atau menjumpai keluarga. Dorong organisasi-organisasi lokal Anda untuk mensponsori kunjungan in, dalam bentuk study tour, religious tour, Bar/Bat Mitzvah tour-- bisa untukk 3-10 hari. Habiskan sebanyak mungkin uang Anda untuk membantu ekonomi Israel. “Hotel, toko, restoran di Israel kekurangan turis,” demikian tulis media Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mengunjungi Israel akan menunjukkan kepada orang-orang Israel bahwa Anda peduli, dan akan membuat perbedaan yang hebat. Buatlah motto; “Turisme melawan Terorisme!"," tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mengibarkan bendera atau lambang Israel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Israel, dukungan tak harus uang atau dana. Cukup mengibarkan bendera atau simbol-simbol Yahudi lain, Anda sudah ikut memberikan harapan dan support.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang tak menyangka, sekedar memakai kalung “Bintang David” saja adalah sebuah dukungan. “Kibarkan bendera Israel di depan rumah Anda, gereja dll. Biarkan semua orang tahu bahwa Anda bangga terhadap Israel. Pasang sebuah stiker bertuliskan “Saya Mendukung Israel” di belakang mobil. Pakailah pin gambar bendera kombinasi Amerika/Israel. Jika Anda tidak dapat menemukan bendera Israel, buatlah sendiri, atau suruh anak-anak kecil menggambarnya, lalu pasang di jendela atau kantor,” demikian dikutip dari http://www.aish.com/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Meyakini Holocaust&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Holocaust adalah istilah yang sering dikutip kalangan Yahudi tentang adanya pembantaian massa puluhan juta penganutnya oleh Nazi di kamp Treblinka II di Polandia. Namun penelitian membuktikan tak ada pembantaian kaum Yahudi di kamar gas. Istilah itu dimunculkan guna mencari simpati dunia. Jika yakin, Anda telah mendukungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Belajarlah tentang holocaust untuk membantu kita mengerti dalamnya anti-Yahudi (anti-Semit) dan akar penyebabnya. Bungkamlah seluruh bahasa anti-Semit dimanapun Anda berada. Bersiaplah melawan kebencian mereka, apapun konsekuensinya,” tulis media Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Tidak Berpihak pada Palestina&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski di pihak terdzalimi dan dijajah, media Barat (bahkan pers Indonesia) kerap memposisikan Palestina sebagai kelompok radikal. Sebalinya, Israel (meski penjajah) di pihak yang benar (dalam posisi menumpas terorisme). Jika Anda yakini itu, Anda telah membantu Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Bersimpati pada Israel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup bersimpati saja, sudah dukungan. Kata kaum Yahudi,"Banyak misinformasi di luar sana. Ketika sebuah insiden terjadi di Israel, kunjungi situs Kementerian Luar Negeri Israel &lt;a href="http://www.mfa.gov.il/" target="_blank"&gt;www.mfa.gov.il&lt;/a&gt; dan Kekuatan Pertahanan Israel &lt;a href="http://www.idf.il/english/news/main.stm" target="_blank"&gt;http://www.idf.il&lt;/a&gt; guna memperoleh cerita dari sudut pandang Israel.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Belajar bahasa Yahudi &amp;amp;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Mempelajari Taurat (Tora)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk poit 7 &amp;amp; 8, jika dimaksudkan untuk semakin mendakatkan hati Anda dengan bangsa Yahudi dan Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Berinvestasi ke Israel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Mendukung berdirinya Negara Israel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilustrasi diambil dari situs Israel:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.aish.com/" target="_blank"&gt;www.aish.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel ini dapat diprint dan ditempel di masjid-masjid atau di kantor Anda!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;baca juga&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://benderangmalam.blogspot.com/2008/12/holocaust.html"&gt;holocaust&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/klaim-klaim-israel-atas-palestina.html"&gt;klaim-klaim-israel-atas-palestina&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.clocklink.com/embed.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;script type="text/javascript" language="JavaScript"&gt;obj=new Object;obj.clockfile="0032-white.swf";obj.TimeZone="JOG";obj.width=130;obj.height=130;obj.wmode="transparent";showClock(obj);&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;p&gt;    &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6019299615067143637-2614344299355834337?l=benderangmalam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://benderangmalam.blogspot.com/feeds/2614344299355834337/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/10-cara-anda-sudah-termasuk-membantu.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/2614344299355834337'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/2614344299355834337'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/10-cara-anda-sudah-termasuk-membantu.html' title='10 Cara Anda Sudah Termasuk Membantu Yahudi'/><author><name>Hijrah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13194203533489229545</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SY-jGNf0XZI/AAAAAAAAACg/L8RmM_NcrIQ/S220/ku.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6019299615067143637.post-6744186177423204268</id><published>2009-01-02T13:18:00.008+07:00</published><updated>2009-01-28T13:30:46.230+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aqidah'/><title type='text'>Boykot Produk Yahudi dan AS !</title><content type='html'>Desingan peluru dan raungan mesin pesawat tempur meraung – raung membahana memekakkan telinga, sebentar kemudian sebuah bangunan luluh lantak oleh terjangan rudal dari pesawat tersebut, darahpun tercecer , mayat bergelimpangan di mana – mana, suara tangis seorang bocah yang terluka kehilangan kaki atau mata.Inilah kerjaan Yahudi yang membantai saudara – saudara kita di Palestina tanpa pandang bulu siapa yang ada di hadapannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak tanggal 27 Desember kemarin Gaza di bombardir oleh pasukan – pasukan babi dan kera, Yahudi laknatullah ‘alaihi , dan sampai hari ini (1 jan 2009) menurut berita di salah satu stasiun televisi swasta korban meninggal sudah 397 (semoga Allah menerima mereka sebagai Syuhada’). Bahkan para pejabat tinggi Israel bersumpah tidak akan menhentikan serangan, begitu pula Sekjen PBB BanKi-Moon mengatakan bahwa Israel perlu membela diri dari serangan para militan meskipun dia sedikit mencela tindakan Israel yang berlebihan menggunakan kekuatan militer, sungguh hari ini adalah hari di mana kezdoliman merajalela, orang – orang kafir Yahudi dan Amerika bebas melakukan pembunuhan – pembunuhuan massal dengan alasan membela diri dengan ataupun tanpa legalitas dari lembaga dunia PBB yang katanya selalu bersikap netral dalam setiap permasalahan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahuakbar, genderang perang telah di tabuh lantas apa yang harus kita perbuat disini ? apakah kita hanya bisa berpangku tangan, menonton berita di televisi sambil menenggak cocacola sedangkan saudara – saudara kita terus di sembelih tiap hari oleh bangsa – bangsa bermoral rendah Yahudi dan saudaranya Amerika (semoga Allah menjatuhkan mereka dalam kehinaan dan kehancuran ). Kemana suara manusia – manusia yang selalu lantang meneriakkan tentang HAM jika satu orang kafir terbunuh karena membuat kerusakan aqidah di ujung sana??? kemana suara – suara mereka?? Allahuakbar…..mereka semua adalah pecundang – pecundang dunia antek – antek kekafiran semoga Allah melaknat mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu hari ini mari bantu saudara - saudara kita di Palestina dengan kemampuan yang kita sanggupi, kita semua tahu para penguasa yang ada di negeri ini, mereka lebih takut dengan orang – orang kafir khususnya Amerika maka tidak mungkin kita akan membantu saudara kita dengan melakukan perlawanan secara frontal ke Palestina oleh sebab itu ada beberapa hal yang Insya Allah akan bisa sedikit membendung kekuatan Yahudi, yaitu dengan cara memboikot produk – produk buatan mereka seperti :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;COCA-COLA, FANTA, FRESH TEA, SUNKIST, SPRITE, NOKIA, MOTOROLA, SIEMENS, BENQ, JHONSON &amp;amp; JHONSON, WALT DISNEY, CARREFOUR, NESTLE, DANCOW, NIDO, MILO, KOKO CRUNCH, TOYS R US, DANONE, NABISCO, MCDONALDS, KENTUCKY FRIED CHICKEN, A&amp;amp;W, SARA LEE, STAR TV, DEWA 19, AQUA, KIWI, ICQ, CBN, CBS, HBO, DPO, EXXON, SONY SDDS, SANEX, AMEX (AMERICAN EXPRESS), BOEING, DAIMLER, CHRYSLER, MERCEDES, VOLKSWAGEN, JAGUAR, DODGE, ALFA ROMEO, GM FORD, CADILLAC, BURGER KING, ARBYS, DOLE, DAYS INN, MALBORO, MERIT, BENSON, L&amp;amp;M, HYATT, MARRIOT, SHERATON, STARBUCKS, MARKS &amp;amp; SPENCER, P&amp;amp;G (PROCTOR &amp;amp; GAMBLE), SUAVE, BRAUMS, WESTELL, AOL (AMERICAN ONLINE), INTEL, MICROSOFT, APPLE COMPUTER, VIACOM, CREATIVE, SOUND BLASTER, HP (HEWLET PACKARD), TORCHE, AMERITRADE, ALCOA, BISSEL, SNAKE ORDERTRUST, AMBI PUR, LEGGS, HOLLYWOOD, PARAMOUNT PICTURE, COLUMBIA PICTURE, STARTREK, LUCIFER, SATURN, WALMART, AT&amp;amp;T, CABLE &amp;amp; WIRELESS, TEXACO, SHELL, LUCENT, VAULT, LOVABLE, WONDERBRA, GOSSARD, PICKWICK, OUTER BANKS, DIM, NUR DIE, HANES, PILAO, PLANTEX, MAISON CAFE, SUPENOR, DONWE EGBENS, CHAMPIONS, CLINIQUE, MAXWELL, PYRAMID, AON, BBB COMPANY, PITTWAY, HUGO BOSS, LEVI’S, WRANGLER, HARLEY DAVIDSON, ARIEL, DANZIGER, BALI, CITGO, CHEVRON, UNOCALL, ARAMIS, ESTEE LAUDER, L’OREAL, KIMBERLEY-CLARKE, KLEENEX, ANDREX, KOTEX, HUGGIES, PAMPERS, DELCO, ORIGINS, TOMMY HILFINGER, DKNY, COMET, REVLON, DE BEERS, CRAIN’S, CLAREMONT, CHICAGO BULLS, ARSENAL FC, BANK OF AMERICA, PBB/UNITED NATIONS, ROTHSCHILD, US DOLLAR, ILLUMINATI, OPUS SUPREMUS, LIONS CLUB, ROTARY CLUB, FREEMASONRY, FREEMANTLE MEDIA, BLUE MASONRY, KOMUNISME, HEDONISME, SEKULARISME, KAPITALISME, LIBERALISME, SOSIALISME, DAN SEMUA PRODUK YANG MEMILIKI BARCODE BERAWALAN ANGKA 729 (BARCODE ZIONIS ISRAEL)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(daftar produk-produk Zionis Yahudi diatas kami dapat dari NRNTA Project Indonesia dan&lt;a href="http://www.inminds.co.uk/boycott-israel.php" target="_blank"&gt; INMINDS INTERNATIONAL )&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika umat Islam seluruh dunia memboikot barang – barang produk Yahudi niscaya akan bisa menggoyahkan kekuatan Yahudi, maka sebelum kita bisa membunuh atau terbunuh dengan musuh – musuh Allah dan RasulNya yang senantiasa berbuat kerusakan dan kezdoliman di muka bumi ini maka kita bisa menghambat langkahnya untuk membunuh saudara – saudara kita di Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan seruan pemboikotan produk – produk Yahudi dan Amerika ini sebenarnya juga sudah lama pernah di lakukan oleh banyak ulama. Para ulama membuat sebuah konsensus tentang haramnya memberi manfaat bagi orang – orang yang memusuhi dan mendholimi Islam sebagaimana kita tahu bahwa Amerikalah yang selalu bertindak seolah – olah dia yang memiliki bumi ini na’uzdubillah dengan banyak men-embargo negara negara yang banyak penduduk muslimnya .Haram hukumnya bagi setiap Muslim membeli barang-barang dan produk-produk Amerika Serikat dan Israel, baik berupa produk-produk minuman, gas bumi dan sejenisnya, produk-produk makanan, pakaian, elektronik dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang siapa yang melakukan transaksi berarti membela dan menolong orang-orang kafir, membantu mereka mendzalimi saudara-saudaranya kaum muslimin; dia telah melakukan kesalahan dan dosa besar. Berikut ulama yang menandatangani sebuah konsensus untuk pemboikotan produk – produk Yahudi dan Amerika :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Syaikh Muhammad Fadhil Al Taqlawi, mantan Ketua Jamaah Anshar As Sunnah Al&lt;br /&gt;Muhamadiyah, Sudan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Syaikh Ahmad Muhammad Ali Al Thuraifi, Ketua Dewan Fatwa dan Kajian di&lt;br /&gt;Universitas Al Quranul Karim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Syaikh Ahmad Dr. Muhammad Utsman Shalih, Direktur Universitas Islam Umdarman&lt;br /&gt;dan Sekjen Majlis Ulama Sudan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Syaikh Prof. Dr. Ahmad Ali Al Arzaq, Wakil Direktur Universitas Islam Umdarman&lt;br /&gt;Sudan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Syaikh Ash Shadiq Abdullah Abdul Majid, Muraqib Am Al Ikhwan Al Muslimin,&lt;br /&gt;Sudan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Syaikh Dr. Ismail Al Beliy, Ketua Majlis Ulama Sudan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Syaikh Prof. Dr. Al Khadhar Abdul Rahim, Dekan Fakultas Ushuludin Universitas&lt;br /&gt;Islam Umdarman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Syaikh Prof. Hasan Hamid, Wakil Ketua Dewan Fatwa dan Kajian Universitas Al&lt;br /&gt;Quranul Karim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Syaikh Dr. Al Hibr Yusuf Nur Al Daim, Ketua Dewan Pengajaran Majlis Nasional&lt;br /&gt;Sudan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Syaikh Jalaludin Al Murad, Ketua Malis Tinggi Dakwah, Haji dan Wakaf Sudan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Syaikh Kamal Utsman Rizq, Khatib Masjid Jami’ Agung Qurthum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Mr. Muhammad Ibrahim Muhammad, Wakil Sekjen Majlis Ulama’ Sudan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Syaikh Prof. Dr. Abbas Mahjub, Direktur Pusat Universitas Al Quranul Karim untuk Cabang Puteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Syaikh Al Amin Al Haj Muhammad, Dosen Universitas Internasional Afrika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Dr. Suad Al Fatih, Anggota Majlis Nasional Sudan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Syaikh Abdul Rahim Abul Ghaits, Direktur Institut Al Quranul Karim di Umdarman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Syaikh Dr. Al Qurasyi Abdul Rahim, mantan Dekan Fakultas Syariah Universitas Al&lt;br /&gt;Quranul Karim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Syaikh Sulaiman Utsman Abu Naro, Amir Jamaah Al Ikhwan Al Muslimin, Sudan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Syaikh Abdul Khalil Al Nadzir Al Karuri, Ketua Jam’iyah Al Ishlah wal Musawah&lt;br /&gt;Sudan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Dr. Fathimah Abdul Rahman, Dosen Universitas Al Quranul Karim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Syaikh Dr. Kamal Abid, Direktur Islamic Center Afrika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. Syaikh Dr. Ismail Hanaafi, Dekan Fakultas Syariah Universitas Internasional Afrika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. Syaikh Husain Asyisy, Khathib masjid Al Firdaus di Umdarman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. Syaikh Muhammad Al Amin Ismail, Khathib Masjid Al Fath di Shafahah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. Syaikh Dr. Abdullah Az Zubair, Dosen Universitas Al Quranul Karim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26. Syaikh Dr. Mubarak Rahmah, mantan Dekan Fakultas Ushuludin Universitas Islam&lt;br /&gt;Umdarman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27. Syaikh Prof. Dr. Muhammad Abdul Ghafar, Dosen Universitas Qurthum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28. Syaikh Dr. Sa’ad Ahmad Sa’ad, Sekjen Badan Penyantun Penerapan Syariat Islam,&lt;br /&gt;Sudan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29. Syaikh Muhammad Hasan Thanun, Ketua Dewan Pengurus Jam’iyah Anshar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30. Dr. Umar Yusuf Hamzah, Dosen Universitas Islam Umdarman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31. Syaikh Hamad Al Fadini, Ketua Urusan Aqidah dan Dakwah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;32. Syaikh Muhammad Abdul Karim, Khathib Masjid Majma’ Islami di Jerif Barat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;33. Syaikh Musa’identivikasi Basyir Ali, Khathib Masjid Agung Umdaum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;34. Syaikh Dr. Ala’uddin Az Zuki, Dosen Universitas Qurthum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;35. Syaikh Dr. Abdullah Abdul Hay, Ketua Urusan Kemahasiswaan Universitas Al&lt;br /&gt;Quranul Karim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;36. Syaikh Dr. Abdul Hay Yusuf, Ketua Jurusan Peradaban Islam Universitas Qurthum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;37. Syaikh Dr. Umar Abdul Ma’ruf Ali, Universitas Islam Umdarman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;38. Syaikh Dr. Al Abid Muadz, Dekan Fakultas Syariah Universitas Al Quranul Karim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;39. Syaikh Mudatsir Ahmad Ismail, Khathib Masjid Al Arqam di Al Haj Yusuf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;40. Syaikh Dr. Yusuf Al Kudah, Dosen Universitas El Nilain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;41. Syaikh Dr. Shalih Al Taum, Dosen Universitas Qurthum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;42. Syaikh Al Abid Abdul Wahab, Dosen Universitas Qurthum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;43. Syaikh Ibrahim Al Dharir, Anggota Dewan Fatwa dan Kajian Universitas Al Quranul&lt;br /&gt;Karim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;44. Syaikh Dr. Ali Ulwan, Dekan Fakultas Syariah Universitas Nasional Al Ribath&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;45. Syaikh Ahmad Hasan Muhammad, Ketua Jurusan Komunikasi Universitas&lt;br /&gt;Internasional Afrika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;46. Syaikh Dr. Mahmud Sulaiman Jadin, Dosen Universitas Al Quranul Karim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;47. Syaikh Fadhlullah Ibrahim Thaha, Dosen Universitas Al Quranul Karim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;48. Syaikh Akin Mawil, Anggota Majlis Ulama’ Sudan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;49. Syaikh Dr. Adil Thahir, Universitas Islam Umdarman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;50. Syaikh Amad Bakri Abu Hiras, Da’i&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;51. Syaikh Nazar Muhammad Utsman, Ketua Dewan Penasehat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;52. Syaikh Dr. Izzuddin Ibrahim, Dekan Fakultas Syariah Universitas Al Quranul Karim&lt;br /&gt;Cabang Juba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;53. Syaikh Utsman Abdul Razaq, Perintis Majlis Ulama’ Sudan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;54. Syaikh Ibrahim Al Arzaq, Universitas Islam Umdarman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;55. Syaikh Dr. Ahmad Shadiq Basyir, Dosen Universitas Al Quranul Karim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;56. Syaikh Jamal Thahir Hasan, Khathib Masjid Banet Timur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;57. Syaikh Athiyah Muhammad Hasan, Anggota Majlis Ulama’ Sudan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;58. Syaikh Khalid Ramadhan, Khathib Masjid Al Mustaghfirin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;59. Syaikh Umar Abdul Qadir, Televisi Qurthum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;60. Syaikh Daf’ullah Muhammad Hasan, Imam dan Khathib Masjid Al Dzakirin di&lt;br /&gt;Riyadh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;61. Syaikh Yahya Abdullah, Imam dan Khathib Masjid Al Mansyiyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;62. Syaikh Muhammad Sayid Haj, Imam dan Khathib Masjid ats Tsaurah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;63. Syaikh Dr. Ibrahim Ali Muhammad, Universitas Islam Umdarman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;64. Syaikh Bakri Mikyal, Khathib Masjid Mikyal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;65. Syaikh Abdul Ilah Muhammad Ahmad Namr, Da’i&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;66. Syaikh As’ad Abdul Karim, Imam dan Khathib Masjid Majma’ Al Furqan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;67. Syaikh Dr. Adil Aliyullah, Universitas Islam Umdarman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;68. Syaikh Taj Thalab, Imam dan Khathib Masjid Boretzudan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;69. Syaikh Dr. utsman Ali Hasan, Dosen Fakultas Syariah Universitas Katar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;70. Syaikh Ali Aba Shalih, Imam dan Khathib Masjid Muraba’ Wahid di Haj Yusuf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berikut ini adalah daftar produk – produk AS yang di fatwa boykot oleh para ulama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• KFC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Arbys&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• McDonalds&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• McBurger&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Pizza Hut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Chilies&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Hardees&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Paridies&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Pizza Little Sitzer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Jack in the Box&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• A&amp;amp;W&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Kantez&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Baskin Robbins&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Wimpy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Dominos Pizza&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Texas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Slizer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Produsen Makanan &amp;amp; Minuman AS:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minuman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Pepsi dan anak perusahaannya: Mirinda dan 7up&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Coca-Cola dan anak perusahannya (Anda kalau membaca tulisan Cola-cola dari belakang botol, akan tertulis: no Muhammad, no Mecca)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Sprite dan Fanta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Produk Hanes and Crystal: Mayonnaise, Kecap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• California Garden and Warner &amp;amp; Lambert&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• T-Shirt, Sepatu: Semua baju dan sepatu merk Nike (pernah tertulis kata "Allah" dalam sebuah produknya), Adidas, Kate dan Calvin Klein&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Peralatan Listrik : Power, Union Air, Clifinitour , Admiral, Harmony, Alaska, Duncan, Motorola, Alcatel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Baterei: Everydy, Energizer dan Doorsill&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Mobil: Ford, Chrysler, Hammer, Chevrolet, Puck Dan Semua produk General Electric&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perusahaan-Perusahaan AS yang mendanai Zionisme Internasional:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• A &amp;amp; M FOODS A &amp;amp; W BRANDS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• CAMACHO, INC .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• ZEREGA’S SONS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• PANZA &amp;amp; SONS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• A.E. STALEY MANUFACTURING COMPANY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• A.J. ALTMAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• A.L. BAZZINI CO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• A ARHUS, INC ABBA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• AB BEIJER COMPANY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• ABCO LABORATORIES&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• ABEL &amp;amp; SCHAFER&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• ABELES &amp;amp; HEYMANN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• ABRAHAM’S NATURAL FOOD&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• ACCRU PAC GROUP ACE BAKING CO .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• ACIME SMOKED FISH CORP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• ADAMS VEG. OILS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• ADAM MILLING&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• ADRIENNE’S GOURMET FOODS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• ADVANCED SPICE &amp;amp; TRADING&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• AG PROCESSING&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• AGRO FOODS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• AIR PRODUCTS &amp;amp; CHEMICALS,INC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• AJINOMOTO, U.S.A&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• AK PHARMA, INC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• AKZO &amp;amp; PACIFIC OLEOCHEMICALS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• ALBERTO-CULVER COMPANY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• ALBRIGHT &amp;amp; WILSON CO .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• ALCAN FOIL PRODUCTS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• ALEX FRIES &amp;amp; BROS .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• ALGOOD FOOD COMPANY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• ALL STAR FOODS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• ALLE PROCESSING LLEN FOOD PRODUCTS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• ALLFRESH FOOD PRODUCTS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• ALLIED CUSTOM GYPSUM COMPANY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• ALLIED FOOD DISTRIBUTORS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• ALLTECH ALEO FARMS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• ALTA DENA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• ALUMAX FOILS Bahan-bahan Kimia dan pembersih: 1. PT. Procter and Gamble (memproduksi: Oloiez, Pampers, Ferry, Downy, Ariel, Tide, Head and Shoulder, Pantene, Camay, Zeset, Mack Factor, Carmen) 2. PT. Johnson &amp;amp; Johnson (memproduksi: Shower to Shower, Cream Johnson) 3. Nectar 4. Avon 5. Revlon 6. Gardena 7. Pasta gigi Corset Alat Tulis: Bulpen merk Shiver, Parker dan Hear Bank Amerika: Bank America International, American Express, Bank of America, Bank of New York Lain-lain: Rokok AS seperti: Marlboro, Kant, Janstown, Lark, Merit, Gold Cost, Carlton, LM, More.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatwa Majelis Ulama Palestina Sumber: al Markaz al Filistini lil I’lam (PIC) (abu ais)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh luar biasa disadari atau tidak di sadari bahwa ternyata kita secara tidak sadar telah punya andil untuk membunuhi saudara – saudara kita, maka sejak sekarang hentikan, hindari semampu kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://wahyudin.multiply.com/journal/item/16/GERAKAN_BOIKOT_PRODUK_ZIONIS_ISRAEL_INTERNASIONAL_" target="_blank"&gt; dinukil disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://benderangmalam.blogspot.com/2008/12/holocaust.html"&gt; holocaust&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6019299615067143637-6744186177423204268?l=benderangmalam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://benderangmalam.blogspot.com/feeds/6744186177423204268/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/boykot-produk-yahudi-dan-as.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/6744186177423204268'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/6744186177423204268'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2009/01/boykot-produk-yahudi-dan-as.html' title='Boykot Produk Yahudi dan AS !'/><author><name>Hijrah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13194203533489229545</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SY-jGNf0XZI/AAAAAAAAACg/L8RmM_NcrIQ/S220/ku.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6019299615067143637.post-1737043156794863867</id><published>2008-12-24T07:22:00.005+07:00</published><updated>2009-01-28T13:59:11.914+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profile dan Biografi'/><title type='text'>Syaikh Usamah bin Laden ( hafizdullah )</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SXw6cpIKK3I/AAAAAAAAABA/yspACOxhVPU/s1600-h/bin+laden.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 243px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SXw6cpIKK3I/AAAAAAAAABA/yspACOxhVPU/s320/bin+laden.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5295171525631683442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;     &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_0"&gt;Seorang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1"&gt;lelaki&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_2"&gt;paruh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_3"&gt;baya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_4"&gt;berwajah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_5"&gt;tirus&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_6"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_7"&gt;jenggot&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_8"&gt;lebat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_9"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_10"&gt;kepala&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_11"&gt;berbalut&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_12"&gt;sorban&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_13"&gt;nampak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_14"&gt;sedang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_15"&gt;menuruni&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_16"&gt;bebatuan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_17"&gt;terjal&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_18"&gt;pegunungan&lt;/span&gt; Afghanistan. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_19"&gt;Dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_20"&gt;menggunakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_21"&gt;tongkat&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_22"&gt;dia&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_23"&gt;nampak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_24"&gt;gesit&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_25"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_26"&gt;cekatan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_27"&gt;menjejakkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_28"&gt;kakinya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_29"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_30"&gt;antara&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_31"&gt;bebatuan&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_32"&gt;kokoh&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_33"&gt;Selimut&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_34"&gt;tebal&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_35"&gt;berwarna&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_36"&gt;coklat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_37"&gt;bertengger&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_38"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_39"&gt;bahunya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_40"&gt;menutupi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_41"&gt;senapan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_42"&gt;otomatis&lt;/span&gt; AK-47 &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_43"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_44"&gt;rompi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_45"&gt;penuh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_46"&gt;amunisi&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_47"&gt;Dialah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_48"&gt;ikon&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_49"&gt;perjuangan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_50"&gt;umat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_51"&gt;islam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_52"&gt;saat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_53"&gt;ini&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_54"&gt;dia&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_55"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_56"&gt;ikon&lt;/span&gt; jihad &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_57"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_58"&gt;saat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_59"&gt;umat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_60"&gt;muslim&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_61"&gt;terlena&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_62"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_63"&gt;bius&lt;/span&gt; – &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_64"&gt;bius&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_65"&gt;kekafiran&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_66"&gt;kemungkaran&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_67"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_68"&gt;kemaksiatan&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_69"&gt;Dialah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_70"&gt;Syeikh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_71"&gt;Usamah&lt;/span&gt; bin &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_72"&gt;Ladin&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_73"&gt;sesosok&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_74"&gt;manusia&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_75"&gt;berumur&lt;/span&gt; 50 an yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_76"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_77"&gt;buru&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_78"&gt;Amerika&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_79"&gt;kepalanya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_80"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_81"&gt;hargai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_82"&gt;oleh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_83"&gt;Amerika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_84"&gt;seharga&lt;/span&gt; 50 &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_85"&gt;juta&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_86"&gt;dolar&lt;/span&gt; US. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_87"&gt;Bahkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_88"&gt;konggres&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_89"&gt;Amerika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_90"&gt;telah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_91"&gt;menyetujui&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_92"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_93"&gt;kucurkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_94"&gt;anggaran&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_95"&gt;sebesar&lt;/span&gt; 40 &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_96"&gt;miliyar&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_97"&gt;dolar&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_98"&gt;Amerika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_99"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_100"&gt;operasi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_101"&gt;militer&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_102"&gt;termasuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_103"&gt;memburu&lt;/span&gt; sang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_104"&gt;pejuang&lt;/span&gt; Islam yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_105"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_106"&gt;anggapnya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_107"&gt;sebagai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_108"&gt;teroris&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_109"&gt;tersebut&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_110"&gt;hidup&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_111"&gt;ataupun&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_112"&gt;mati&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_113"&gt;Maka&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_114"&gt;gelar&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_115"&gt;sebagai&lt;/span&gt; The American’s Most Wanted Man &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_116"&gt;atau&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_117"&gt;manusia&lt;/span&gt; paling &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_118"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_119"&gt;cari&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_120"&gt;oleh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_121"&gt;Amerika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_122"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_123"&gt;sematkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_124"&gt;sebagai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_125"&gt;statusnya&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;     &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_126"&gt;Syeikh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_127"&gt;Usamah&lt;/span&gt; bin &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_128"&gt;Ladin&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_129"&gt;lelaki&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_130"&gt;mewarisi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_131"&gt;sekitar&lt;/span&gt; 300 &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_132"&gt;juta&lt;/span&gt; US &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_133"&gt;dolar&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_134"&gt;beserta&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_135"&gt;sebuah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_136"&gt;perusahaan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_137"&gt;raksasa&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_138"&gt;bergerak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_139"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_140"&gt;bidang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_141"&gt;konstruksi&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_142"&gt;serta&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_143"&gt;kemewahan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_144"&gt;dunia&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_145"&gt;lainnya&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_146"&gt;Namun&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_147"&gt;lelaki&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_148"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_149"&gt;rela&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_150"&gt;meninggalkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_151"&gt;rumahnya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_152"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_153"&gt;lebih&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_154"&gt;memilih&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_155"&gt;bumi&lt;/span&gt; jihad Afghanistan, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_156"&gt;tinggal&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_157"&gt;bersama&lt;/span&gt; para &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_158"&gt;petani&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_159"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_160"&gt;mujahidin&lt;/span&gt; Afghanistan. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_161"&gt;Memasak&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_162"&gt;makan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_163"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_164"&gt;menggali&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_165"&gt;parit&lt;/span&gt; – &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_166"&gt;parit&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_167"&gt;perlindungan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_168"&gt;bersama&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_169"&gt;mereka&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_170"&gt;Semoga&lt;/span&gt; Allah &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_171"&gt;SWT&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_172"&gt;selau&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_173"&gt;menjaga&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_174"&gt;beliau&lt;/span&gt; –&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_175"&gt;Singa&lt;/span&gt; Islam- &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_176"&gt;pemimpin&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_177"&gt;mujahidin&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_178"&gt;abad&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_179"&gt;ini&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;     &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_180"&gt;Usamah&lt;/span&gt; bin Muhammad bin &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_181"&gt;Awwad&lt;/span&gt; bin &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_182"&gt;Ladin&lt;/span&gt; (&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_183"&gt;Usamah&lt;/span&gt; bin &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_184"&gt;Ladin&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_185"&gt;atau&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_186"&gt;Osama&lt;/span&gt; bin Laden), &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_187"&gt;dilahirkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_188"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_189"&gt;tanggal&lt;/span&gt; 28 &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_190"&gt;Juni&lt;/span&gt; 1957 &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_191"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_192"&gt;kota&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_193"&gt;Jeddah&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_194"&gt;Beliau&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_195"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_196"&gt;pendiri&lt;/span&gt; Al &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_197"&gt;Qaedah&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_198"&gt;Osama&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_199"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_200"&gt;anak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_201"&gt;ke&lt;/span&gt;-17 &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_202"&gt;dari&lt;/span&gt; 52 &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_203"&gt;bersaudara&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_204"&gt;Ayahnya&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_205"&gt;bernama&lt;/span&gt; Muhammad bin &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_206"&gt;Ladin&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_207"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_208"&gt;seorang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_209"&gt;petani&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_210"&gt;miskin&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_211"&gt;dari&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_212"&gt;Yaman&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_213"&gt;kemudian&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_214"&gt;bermigrasi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_215"&gt;ke&lt;/span&gt; Arab Saudi &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_216"&gt;setelah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_217"&gt;Perang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_218"&gt;Dunia&lt;/span&gt; II. Di &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_219"&gt;tempat&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_220"&gt;baru&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_221"&gt;ini&lt;/span&gt; Muhammad bin &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_222"&gt;Ladin&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_223"&gt;memulai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_224"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_225"&gt;usahanya&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_226"&gt;baru&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_227"&gt;bergerak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_228"&gt;dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_229"&gt;bidang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_230"&gt;bisnis&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_231"&gt;pembangunan&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_232"&gt;Pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_233"&gt;akhirnya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_234"&gt;ia&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_235"&gt;memenangkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_236"&gt;banyak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_237"&gt;kontrak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_238"&gt;bagi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_239"&gt;pembangunan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_240"&gt;masjid&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_241"&gt;masjid&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_242"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_243"&gt;istana&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_244"&gt;istana&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_245"&gt;sangat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_246"&gt;bernilai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_247"&gt;dari&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_248"&gt;pemerintah&lt;/span&gt; Arab Saudi. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_249"&gt;Oleh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_250"&gt;karena&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_251"&gt;itu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_252"&gt;ia&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_253"&gt;telah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_254"&gt;mengembangkan&lt;/span&gt; tali &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_255"&gt;persahabatan&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_256"&gt;sangat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_257"&gt;akrab&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_258"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_259"&gt;keluarga&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_260"&gt;Kerajaan&lt;/span&gt; Saudi. Muhammad bin &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_261"&gt;Ladin&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_262"&gt;kemudian&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_263"&gt;telah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_264"&gt;menjadi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_265"&gt;salah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_266"&gt;seorang&lt;/span&gt; yang paling &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_267"&gt;kaya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_268"&gt;di&lt;/span&gt; Arab Saudi, yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_269"&gt;diperkirakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_270"&gt;memiliki&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_271"&gt;keuntungan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_272"&gt;miliaran&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_273"&gt;dolar&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_274"&gt;Amerika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_275"&gt;Serikat&lt;/span&gt;. Dari &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_276"&gt;keuntungannya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_277"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_278"&gt;diperkirakan&lt;/span&gt; Muhammad bin &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_279"&gt;Ladin&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_280"&gt;memiliki&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_281"&gt;saham&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_282"&gt;sebesar&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_283"&gt;hampir&lt;/span&gt; 300 &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_284"&gt;miliar&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_285"&gt;dolar&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_286"&gt;Amerika&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;     &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_287"&gt;Ketika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_288"&gt;remaja&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_289"&gt;Osama&lt;/span&gt; bin Laden &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_290"&gt;telah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_291"&gt;bergabung&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_292"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_293"&gt;gerakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_294"&gt;Konservatif&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_295"&gt;Baru&lt;/span&gt; (&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_296"&gt;Ultrakonservatif&lt;/span&gt;), &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_297"&gt;sebuah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_298"&gt;gerakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_299"&gt;politik&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_300"&gt;dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_301"&gt;agama&lt;/span&gt; Islam yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_302"&gt;sebagian&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_303"&gt;mengadopsi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_304"&gt;sebagiannya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_305"&gt;pemahaman&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_306"&gt;salaf&lt;/span&gt; (&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_307"&gt;paham&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_308"&gt;pemurnian&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_309"&gt;agama&lt;/span&gt; para &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_310"&gt;ulama&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_311"&gt;saudi&lt;/span&gt;) &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_312"&gt;tetapi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_313"&gt;kurang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_314"&gt;mendapat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_315"&gt;dukungan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_316"&gt;dari&lt;/span&gt; para &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_317"&gt;ulama&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_318"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_319"&gt;ia&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_320"&gt;pernah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_321"&gt;masuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_322"&gt;kedalam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_323"&gt;dinas&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_324"&gt;kepolisian&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_325"&gt;menegakkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_326"&gt;hukum&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_327"&gt;hukum&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_328"&gt;syariah&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_329"&gt;Osamah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_330"&gt;kuliah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_331"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_332"&gt;Universitas&lt;/span&gt; King Abdul &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_333"&gt;Aziz&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_334"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_335"&gt;Jeddah&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_336"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_337"&gt;mana&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_338"&gt;ia&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_339"&gt;berguru&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_340"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_341"&gt;Sheikh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_342"&gt;Abdullah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_343"&gt;Azzam&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_344"&gt;kemudian&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_345"&gt;diketahui&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_346"&gt;sebagai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_347"&gt;tokoh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_348"&gt;utama&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_349"&gt;memainkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_350"&gt;peran&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_351"&gt;memobilisasi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_352"&gt;dukungan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_353"&gt;bangsa&lt;/span&gt; Arab &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_354"&gt;bagi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_355"&gt;kaum&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_356"&gt;Mujahidin&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_357"&gt;berperang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_358"&gt;melawan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_359"&gt;pendudukan&lt;/span&gt; Uni Soviet &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_360"&gt;atas&lt;/span&gt; Afghanistan. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_361"&gt;Osamah&lt;/span&gt; bin &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_362"&gt;Ladin&lt;/span&gt; lulus &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_363"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_364"&gt;tahun&lt;/span&gt; 1979 &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_365"&gt;sebagai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_366"&gt;sarjana&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_367"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_368"&gt;bidang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_369"&gt;Ekonomi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_370"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_371"&gt;Manajemen&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_372"&gt;Osama&lt;/span&gt; bin Laden &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_373"&gt;mulai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_374"&gt;membangun&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_375"&gt;jaringan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_376"&gt;komunikasinya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_377"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_378"&gt;tahun&lt;/span&gt; 1979 &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_379"&gt;ketika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_380"&gt;ia&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_381"&gt;berangkat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_382"&gt;ke&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_383"&gt;Afganistan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_384"&gt;bergabung&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_385"&gt;dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_386"&gt;milisi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_387"&gt;perang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_388"&gt;kaum&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_389"&gt;pejuang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_390"&gt;Afgan&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_391"&gt;dikenal&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_392"&gt;sebagai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_393"&gt;kaum&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_394"&gt;mujahidin&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_395"&gt;tetap&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_396"&gt;bertahan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_397"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_398"&gt;bertempur&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_399"&gt;melawan&lt;/span&gt; Soviet. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_400"&gt;Usamah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_401"&gt;menggalang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_402"&gt;dana&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_403"&gt;melalui&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_404"&gt;jalur&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_405"&gt;jalur&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_406"&gt;kekayaan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_407"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_408"&gt;relasi&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_409"&gt;relasi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_410"&gt;koneksi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_411"&gt;keluarganya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_412"&gt;bagi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_413"&gt;gerakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_414"&gt;pertahanan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_415"&gt;Afgan&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_416"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_417"&gt;membantu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_418"&gt;kaum&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_419"&gt;Mujahidin&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_420"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_421"&gt;bantuan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_422"&gt;logistik&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_423"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_424"&gt;bantuan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_425"&gt;kemanusiaan&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_426"&gt;Osamah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_427"&gt;juga&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_428"&gt;terlibat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_429"&gt;mengambil&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_430"&gt;bagian&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_431"&gt;dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_432"&gt;beberapa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_433"&gt;pertempuran&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_434"&gt;selama&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_435"&gt;perang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_436"&gt;Afganistan&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_437"&gt;Ketika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_438"&gt;peperangan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_439"&gt;melawan&lt;/span&gt; Soviet &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_440"&gt;hampir&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_441"&gt;berakhir&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_442"&gt;Usamah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_443"&gt;mendirikan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_444"&gt;gerakan&lt;/span&gt; Al &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_445"&gt;Qaeda&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_446"&gt;sebuah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_447"&gt;organisasi&lt;/span&gt; para &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_448"&gt;mantan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_449"&gt;pejuang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_450"&gt;Mujahidin&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_451"&gt;dan&lt;/span&gt; para &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_452"&gt;pendukung&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_453"&gt;lainnya&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_454"&gt;membantu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_455"&gt;menyalurkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_456"&gt;baik&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_457"&gt;dana&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_458"&gt;maupun&lt;/span&gt; para &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_459"&gt;pejuang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_460"&gt;bagi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_461"&gt;gerakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_462"&gt;pertahanan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_463"&gt;Afgan&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_464"&gt;Ketika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_465"&gt;tentara&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_466"&gt;tentara&lt;/span&gt; Soviet &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_467"&gt;menarik&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_468"&gt;mundur&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_469"&gt;keluar&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_470"&gt;dari&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_471"&gt;Afganistan&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_472"&gt;Osama&lt;/span&gt; bin Laden &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_473"&gt;pulang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_474"&gt;kembali&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_475"&gt;ke&lt;/span&gt; Arab Saudi &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_476"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_477"&gt;bergabung&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_478"&gt;bekerja&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_479"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_480"&gt;perusahaan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_481"&gt;konstruksi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_482"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_483"&gt;bangunan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_484"&gt;milik&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_485"&gt;keluarga&lt;/span&gt;, Group &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_486"&gt;Perusahaan&lt;/span&gt; Bin &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_487"&gt;Ladin&lt;/span&gt;. Di &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_488"&gt;sini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_489"&gt;ia&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_490"&gt;kemudian&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_491"&gt;terlibat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_492"&gt;bersama&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_493"&gt;kelompok&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_494"&gt;orang&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_495"&gt;orang&lt;/span&gt; Saudi yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_496"&gt;berseberangan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_497"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_498"&gt;melawan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_499"&gt;pemerintahan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_500"&gt;kerajaan&lt;/span&gt; Saudi, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_501"&gt;yakni&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_502"&gt;terhadap&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_503"&gt;Keluarga&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_504"&gt;Raja&lt;/span&gt; Fahd. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_505"&gt;Pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_506"&gt;tahun&lt;/span&gt; 1995, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_507"&gt;ia&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_508"&gt;membangun&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_509"&gt;infrasruktur&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_510"&gt;di&lt;/span&gt; Sudan &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_511"&gt;ketika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_512"&gt;hubungannya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_513"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_514"&gt;Presiden&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_515"&gt;Umar&lt;/span&gt; Al &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_516"&gt;Basyir&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_517"&gt;dan&lt;/span&gt; Dr &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_518"&gt;Hasan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_519"&gt;Turabi&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_520"&gt;memerintah&lt;/span&gt; Sudan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_521"&gt;Pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_522"&gt;tahun&lt;/span&gt; 1994, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_523"&gt;Pemerintah&lt;/span&gt; Saudi &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_524"&gt;mencabut&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_525"&gt;hak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_526"&gt;kewarganegaraan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_527"&gt;Osama&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_528"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_529"&gt;membekukan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_530"&gt;seluruh&lt;/span&gt; asset &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_531"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_532"&gt;kekayaannya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_533"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_534"&gt;seluruh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_535"&gt;negeri&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_536"&gt;Osama&lt;/span&gt; bin Laden &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_537"&gt;diyakini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_538"&gt;berbagai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_539"&gt;pihak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_540"&gt;sebagai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_541"&gt;tokoh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_542"&gt;pusat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_543"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_544"&gt;kunci&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_545"&gt;dari&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_546"&gt;suatu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_547"&gt;koalisi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_548"&gt;internasional&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_549"&gt;dari&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_550"&gt;kaum&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_551"&gt;radikal&lt;/span&gt; Islam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;     &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_552"&gt;Sejak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_553"&gt;tahun&lt;/span&gt; 1992, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_554"&gt;Pemerintah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_555"&gt;Amerika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_556"&gt;Serikat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_557"&gt;memberi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_558"&gt;kesan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_559"&gt;bahwa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_560"&gt;Osama&lt;/span&gt; bin Laden &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_561"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_562"&gt;anggota&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_563"&gt;anggota&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_564"&gt;lainnya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_565"&gt;dari&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_566"&gt;gerakan&lt;/span&gt; Al &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_567"&gt;Qaeda&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_568"&gt;menjadi&lt;/span&gt; target &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_569"&gt;sasaran&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_570"&gt;militer&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_571"&gt;Amerika&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_572"&gt;bertugas&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_573"&gt;di&lt;/span&gt; Arab Saudi, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_574"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_575"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_576"&gt;Yaman&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_577"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_578"&gt;satuan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_579"&gt;militer&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_580"&gt;ditugaskan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_581"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_582"&gt;Tanduk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_583"&gt;Afrika&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_584"&gt;termasuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_585"&gt;di&lt;/span&gt; Somalia. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_586"&gt;Pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_587"&gt;tahun&lt;/span&gt; 1996 &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_588"&gt;Osama&lt;/span&gt; bin Laden &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_589"&gt;dikenai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_590"&gt;hukuman&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_591"&gt;atas&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_592"&gt;tuduhan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_593"&gt;melatih&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_594"&gt;orang&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_595"&gt;orang&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_596"&gt;terlibat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_597"&gt;dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_598"&gt;penyerangan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_599"&gt;pembunuhan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_600"&gt;tentara&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_601"&gt;pekerja&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_602"&gt;sosial&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_603"&gt;Penegak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_604"&gt;hukum&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_605"&gt;Amerika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_606"&gt;Serikat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_607"&gt;juga&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_608"&gt;menuduh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_609"&gt;bahwa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_610"&gt;Usamah&lt;/span&gt; bin &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_611"&gt;Ladin&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_612"&gt;memiliki&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_613"&gt;jaringan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_614"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_615"&gt;serangan&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_616"&gt;serangan&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_617"&gt;gagal&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_618"&gt;ke&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_619"&gt;atas&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_620"&gt;dua&lt;/span&gt; hotel &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_621"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_622"&gt;Yaman&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_623"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_624"&gt;mana&lt;/span&gt; para &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_625"&gt;tentara&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_626"&gt;Amerika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_627"&gt;Serikat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_628"&gt;bermalam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_629"&gt;dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_630"&gt;perjalanan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_631"&gt;mereka&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_632"&gt;ke&lt;/span&gt; Somalia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;     &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_633"&gt;Presiden&lt;/span&gt; George W. Bush &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_634"&gt;telah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_635"&gt;menyatakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_636"&gt;bahwa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_637"&gt;Osama&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_638"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_639"&gt;tertuduh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_640"&gt;utama&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_641"&gt;dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_642"&gt;serangan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_643"&gt;teroris&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_644"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_645"&gt;kota&lt;/span&gt; New York &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_646"&gt;dan&lt;/span&gt; Washington &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_647"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_648"&gt;tanggal&lt;/span&gt; 11 September 2001, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_649"&gt;sama&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_650"&gt;persis&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_651"&gt;bahwa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_652"&gt;Usamah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_653"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_654"&gt;tertuduh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_655"&gt;pelaku&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_656"&gt;utama&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_657"&gt;dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_658"&gt;pengeboman&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_659"&gt;gedung&lt;/span&gt; World Trade Center &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_660"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_661"&gt;tahun&lt;/span&gt; 1993, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_662"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_663"&gt;serangan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_664"&gt;teroris&lt;/span&gt; yang lain &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_665"&gt;terhadap&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_666"&gt;Kedutaan&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_667"&gt;Kedutaan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_668"&gt;Besar&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_669"&gt;Amerika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_670"&gt;Serikat&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_671"&gt;kapal&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_672"&gt;kapal&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_673"&gt;perang&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_674"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_675"&gt;aset&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_676"&gt;aset&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_677"&gt;Amerika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_678"&gt;Serikat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_679"&gt;lainnya&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;     &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_680"&gt;Banyak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_681"&gt;pengamat&lt;/span&gt; Islam &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_682"&gt;Internasional&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_683"&gt;mengatakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_684"&gt;bahwa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_685"&gt;perlawanan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_686"&gt;Osama&lt;/span&gt; bin Laden &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_687"&gt;dan&lt;/span&gt; Al &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_688"&gt;Qaeda&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_689"&gt;nya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_690"&gt;akan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_691"&gt;tetap&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_692"&gt;berlanjut&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_693"&gt;selama&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_694"&gt;dunia&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_695"&gt;barat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_696"&gt;khususnya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_697"&gt;Amerika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_698"&gt;Serikat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_699"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_700"&gt;mengubah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_701"&gt;kebijakan&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_702"&gt;dianggap&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_703"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_704"&gt;adil&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_705"&gt;terhadap&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_706"&gt;negara&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_707"&gt;negara&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_708"&gt;dunia&lt;/span&gt; Islam. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_709"&gt;Kasus&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_710"&gt;Palestina&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_711"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_712"&gt;keberpihakannya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_713"&gt;terhadap&lt;/span&gt; Israel &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_714"&gt;diantaranya&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_715"&gt;serta&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_716"&gt;serangan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_717"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_718"&gt;pendudukan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_719"&gt;terhadap&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_720"&gt;Irak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_721"&gt;membuat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_722"&gt;masalah&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_723"&gt;dikatakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_724"&gt;dunia&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_725"&gt;Barat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_726"&gt;sebagai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_727"&gt;terorisme&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_728"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_729"&gt;akan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_730"&gt;selesai&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_731"&gt;MENGENANG&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_732"&gt;PERISTIWA&lt;/span&gt; 911&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_733"&gt;WAWANCARA&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_734"&gt;EKSKLUSIF&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_735"&gt;DENGAN&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_736"&gt;SYEKH&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_737"&gt;USAMAH&lt;/span&gt; BIN LADEN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;     &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_738"&gt;Runtuhnya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_739"&gt;simbol&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_740"&gt;kapitalisme&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_741"&gt;barat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_742"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_743"&gt;tanggal&lt;/span&gt; 11 &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_744"&gt;september&lt;/span&gt; 2001 &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_745"&gt;oleh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_746"&gt;aksi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_747"&gt;heroik&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_748"&gt;mujahidin&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_749"&gt;isytihadiyah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_750"&gt;masih&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_751"&gt;menimbulkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_752"&gt;banyak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_753"&gt;tanya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_754"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_755"&gt;berbagai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_756"&gt;kalangan&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_757"&gt;Banyak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_758"&gt;orang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_759"&gt;masih&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_760"&gt;bertanya&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_761"&gt;tanya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_762"&gt;siapakah&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_763"&gt;berada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_764"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_765"&gt;balik&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_766"&gt;peristiwa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_767"&gt;tersebut&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_768"&gt;Berikut&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_769"&gt;Wawancara&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_770"&gt;Eksklusif&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_771"&gt;Tayseer&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_772"&gt;Allouni&lt;/span&gt; (TA) &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_773"&gt;bersama&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_774"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_775"&gt;Syekh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_776"&gt;Usamah&lt;/span&gt; Bin Laden (&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_777"&gt;UBL&lt;/span&gt;) yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_778"&gt;dikutip&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_779"&gt;dari&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_780"&gt;Majalah&lt;/span&gt; Al &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_781"&gt;Muhajirun&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_782"&gt;Edisi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_783"&gt;Khusus&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_784"&gt;UBL&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_785"&gt;Semoga&lt;/span&gt; Allah &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_786"&gt;menyambutmu&lt;/span&gt; (&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_787"&gt;hayyakallah&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TA&lt;/span&gt; : &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_788"&gt;Sebuah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_789"&gt;pertanyaan&lt;/span&gt; yang sering &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_790"&gt;diulang&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_791"&gt;ulang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_792"&gt;oleh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_793"&gt;lisan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_794"&gt;mayoritas&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_795"&gt;manusia&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_796"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_797"&gt;seluruh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_798"&gt;penjuru&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_799"&gt;dunia&lt;/span&gt;: USA (&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_800"&gt;Amerika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_801"&gt;Serikat&lt;/span&gt;) &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_802"&gt;menyatakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_803"&gt;bahwa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_804"&gt;itu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_805"&gt;bukti&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_806"&gt;meyakinkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_807"&gt;atas&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_808"&gt;keterlibatan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_809"&gt;anda&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_810"&gt;dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_811"&gt;peristiwa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_812"&gt;di&lt;/span&gt; New York &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_813"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_814"&gt;Wasington&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_815"&gt;Apa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_816"&gt;jawaban&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_817"&gt;anda&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_818"&gt;atas&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_819"&gt;hal&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_820"&gt;itu&lt;/span&gt;?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_821"&gt;UBL&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_822"&gt;Segala&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_823"&gt;puji&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_824"&gt;bagi&lt;/span&gt; Allah, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_825"&gt;Tuhan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_826"&gt;semesta&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_827"&gt;alam&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_828"&gt;Semoga&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_829"&gt;kedamaian&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_830"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_831"&gt;rahmat&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_832"&gt;Nya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_833"&gt;tertuju&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_834"&gt;pada&lt;/span&gt; Muhammad, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_835"&gt;keluarganya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_836"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_837"&gt;sahabat&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_838"&gt;sahabatnya&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_839"&gt;Dilaporkan&lt;/span&gt;; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_840"&gt;mengenai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_841"&gt;penggambaran&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_842"&gt;aksi&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_843"&gt;aksi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_844"&gt;tersebut&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_845"&gt;sebagai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_846"&gt;aksi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_847"&gt;teroris&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_848"&gt;maka&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_849"&gt;penggambaran&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_850"&gt;itu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_851"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_852"&gt;sebuah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_853"&gt;kesalahan&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_854"&gt;Pemuda&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_855"&gt;pemuda&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_856"&gt;tersebut&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_857"&gt;telah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_858"&gt;jelas&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_859"&gt;berjuang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_860"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_861"&gt;jalan&lt;/span&gt; Allah, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_862"&gt;mereka&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_863"&gt;menggeser&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_864"&gt;perang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_865"&gt;menuju&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_866"&gt;jantung&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_867"&gt;kota&lt;/span&gt; AS &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_868"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_869"&gt;mereka&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_870"&gt;menghancurkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_871"&gt;bangunan&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_872"&gt;terkenal&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_873"&gt;melambangkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_874"&gt;kekuatan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_875"&gt;militer&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_876"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_877"&gt;perekonomian&lt;/span&gt; AS, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_878"&gt;itulah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_879"&gt;kehendak&lt;/span&gt; Allah. Dari &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_880"&gt;apa&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_881"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_882"&gt;pahami&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_883"&gt;bahwa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_884"&gt;mereka&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_885"&gt;melakukan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_886"&gt;aksi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_887"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_888"&gt;supaya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_889"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_890"&gt;terdorong&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_891"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_892"&gt;bangkit&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_893"&gt;dari&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_894"&gt;tidur&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_895"&gt;panjang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_896"&gt;sebelumnya&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_897"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_898"&gt;bisa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_899"&gt;mempertahankan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_900"&gt;diri&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_901"&gt;sendiri&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_902"&gt;mempertahankan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_903"&gt;saudara&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_904"&gt;saudara&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_905"&gt;kita&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_906"&gt;anak&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_907"&gt;anak&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_908"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_909"&gt;Palestina&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_910"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_911"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_912"&gt;membebaskan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_913"&gt;tempat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_914"&gt;suci&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_915"&gt;kita&lt;/span&gt;. Dan &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_916"&gt;jika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_917"&gt;dorongan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_918"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_919"&gt;melakukan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_920"&gt;aksi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_921"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_922"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_923"&gt;terorisme&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_924"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_925"&gt;jika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_926"&gt;membunuh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_927"&gt;orang&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_928"&gt;telah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_929"&gt;membunuh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_930"&gt;anak&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_931"&gt;anak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_932"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_933"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_934"&gt;teroris&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_935"&gt;maka&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_936"&gt;biarlah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_937"&gt;sejarah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_938"&gt;menyaksikan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_939"&gt;bahwa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_940"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_941"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_942"&gt;teroris&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TA &lt;/span&gt;: &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_943"&gt;Baiklah&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_944"&gt;tapi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_945"&gt;syaikh&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_946"&gt;orang&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_947"&gt;orang&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_948"&gt;memonitor&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_949"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_950"&gt;mendokumentasikan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_951"&gt;perkataan&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_952"&gt;perkataan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_953"&gt;anda&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_954"&gt;menghubungkannya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_955"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_956"&gt;sumpah&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_957"&gt;anda&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_958"&gt;ucapkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_959"&gt;baru&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_960"&gt;baru&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_961"&gt;ini&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_962"&gt;anda&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_963"&gt;telah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_964"&gt;berkata&lt;/span&gt;: “ &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_965"&gt;Saya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_966"&gt;bersumpah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_967"&gt;demi&lt;/span&gt; Allah Yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_968"&gt;Maha&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_969"&gt;Kuasa&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_970"&gt;Dzat&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_971"&gt;telah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_972"&gt;meninggikan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_973"&gt;langit&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_974"&gt;bahwa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_975"&gt;Amerika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_976"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_977"&gt;akan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_978"&gt;pernah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_979"&gt;tenang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_980"&gt;hingga&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_981"&gt;ketenangan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_982"&gt;itu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_983"&gt;menjadi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_984"&gt;sebuah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_985"&gt;realita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_986"&gt;begi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_987"&gt;kita&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_988"&gt;hidup&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_989"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_990"&gt;Palestina&lt;/span&gt;.” &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_991"&gt;Kemudian&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_992"&gt;aksi&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_993"&gt;aksi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_994"&gt;teroris&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_995"&gt;terjadi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_996"&gt;di&lt;/span&gt; New York &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_997"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_998"&gt;Wasington&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_999"&gt;dihubungkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1000"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1001"&gt;pernyataan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1002"&gt;anda&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1003"&gt;sebelumnya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1004"&gt;itu&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1005"&gt;Lalu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1006"&gt;apa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1007"&gt;pendapat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1008"&gt;anda&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1009"&gt;mengenai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1010"&gt;opini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1011"&gt;ini&lt;/span&gt;?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1012"&gt;UBL&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1013"&gt;Menghubung&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1014"&gt;hubungkannya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1015"&gt;memang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1016"&gt;mudah&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1017"&gt;Jika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1018"&gt;itu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1019"&gt;memang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1020"&gt;termasuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1021"&gt;ada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1022"&gt;hubungannya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1023"&gt;bahwa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1024"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1025"&gt;mendorong&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1026"&gt;aksi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1027"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1028"&gt;maka&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1029"&gt;saya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1030"&gt;katakan&lt;/span&gt; ya, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1031"&gt;kami&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1032"&gt;telah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1033"&gt;mendorong&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1034"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1035"&gt;melakukan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1036"&gt;aksi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1037"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1038"&gt;selama&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1039"&gt;bertahun&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1040"&gt;tahun&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1041"&gt;Kami&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1042"&gt;melakukan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1043"&gt;apa&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1044"&gt;telah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1045"&gt;diperbolehkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1046"&gt;dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1047"&gt;syari&lt;/span&gt;’ah &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1048"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1049"&gt;banyak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1050"&gt;dokumen&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1051"&gt;dokumen&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1052"&gt;mengenai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1053"&gt;persoalan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1054"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1055"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1056"&gt;seruan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1057"&gt;dari&lt;/span&gt; yang lain &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1058"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1059"&gt;mendorong&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1060"&gt;aksi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1061"&gt;inipun&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1062"&gt;bahkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1063"&gt;telah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1064"&gt;dipublikasikan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1065"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1066"&gt;disiarkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1067"&gt;keberbagai&lt;/span&gt; media. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1068"&gt;Lalu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1069"&gt;jika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1070"&gt;mereka&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1071"&gt;mengartikannya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1072"&gt;demikian&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1073"&gt;atau&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1074"&gt;jika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1075"&gt;andapun&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1076"&gt;juga&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1077"&gt;memaknai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1078"&gt;bahwa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1079"&gt;ada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1080"&gt;hubungannya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1081"&gt;maka&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1082"&gt;itu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1083"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1084"&gt;benar&lt;/span&gt;. Kamilah yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1085"&gt;mendorongnya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1086"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1087"&gt;dorongan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1088"&gt;inilah&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1089"&gt;dibutuhkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1090"&gt;saat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1091"&gt;ini&lt;/span&gt;, Allah &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1092"&gt;telah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1093"&gt;memerintahkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1094"&gt;akan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1095"&gt;hal&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1096"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1097"&gt;kepada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1098"&gt;manusia&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1099"&gt;terbaik&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1100"&gt;yaitu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1101"&gt;Nabi&lt;/span&gt; saw.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Allah &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1102"&gt;swt&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1103"&gt;berfirman&lt;/span&gt;:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1104"&gt;Maka&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1105"&gt;berperanglah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1106"&gt;kamu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1107"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1108"&gt;jalan&lt;/span&gt; Allah, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1109"&gt;tidaklah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1110"&gt;kamu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1111"&gt;dibebani&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1112"&gt;melainkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1113"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1114"&gt;kewajiban&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1115"&gt;kamu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1116"&gt;sendiri&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1117"&gt;Kobarkanlah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1118"&gt;semangat&lt;/span&gt; para &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1119"&gt;mukmin&lt;/span&gt; (&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1120"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1121"&gt;berperang&lt;/span&gt;). &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1122"&gt;Mudah&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1123"&gt;mudahan&lt;/span&gt; Allah &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1124"&gt;menolak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1125"&gt;serangan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1126"&gt;orang&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1127"&gt;orang&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1128"&gt;kafir&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1129"&gt;itu&lt;/span&gt;. Allah &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1130"&gt;amat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1131"&gt;besar&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1132"&gt;kekuatan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1133"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1134"&gt;amat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1135"&gt;keras&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1136"&gt;siksaan&lt;/span&gt;(&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1137"&gt;Nya&lt;/span&gt;)”&lt;/span&gt;. (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1138"&gt;QS&lt;/span&gt;. An-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1139"&gt;Nisaa&lt;/span&gt;’,4: 84&lt;/span&gt;).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;" class="fullpost"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1140"&gt;Apa&lt;/span&gt; yang Allah &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1141"&gt;perintahkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1142"&gt;atas&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1143"&gt;orang&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1144"&gt;orang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1145"&gt;kafir&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1146"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1147"&gt;berperang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1148"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1149"&gt;memerangi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1150"&gt;mereka&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1151"&gt;Jadi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1152"&gt;kaitannya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1153"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1154"&gt;benar&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1155"&gt;bahwa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1156"&gt;kami&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1157"&gt;telah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1158"&gt;menyebarkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1159"&gt;semangat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1160"&gt;orang&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1161"&gt;orang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1162"&gt;mukmin&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1163"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1164"&gt;membunuh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1165"&gt;orang&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1166"&gt;orang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1167"&gt;Amerika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1168"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1169"&gt;Yahudi&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1170"&gt;Itu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1171"&gt;benar&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TA &lt;/span&gt;: &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1172"&gt;Baik&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1173"&gt;Syeikh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1174"&gt;Usama&lt;/span&gt; bin Laden, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1175"&gt;Organisasi&lt;/span&gt; Al-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1176"&gt;Qaidah&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1177"&gt;ditemui&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1178"&gt;saat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1179"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1180"&gt;bertujuan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1181"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1182"&gt;mendominasi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1183"&gt;dunia&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1184"&gt;secara&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1185"&gt;militer&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1186"&gt;politik&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1187"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1188"&gt;teknologi&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1189"&gt;Lalu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1190"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1191"&gt;alasan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1192"&gt;apa&lt;/span&gt; Al-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1193"&gt;Qaidah&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1194"&gt;secara&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1195"&gt;kemampuan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1196"&gt;materi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1197"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1198"&gt;mencukupi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1199"&gt;datang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1200"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1201"&gt;menghancurkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1202"&gt;kemampuan&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1203"&gt;dimiliki&lt;/span&gt; AS, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1204"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1205"&gt;logika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1206"&gt;apa&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1207"&gt;disepakati&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1208"&gt;oleh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1209"&gt;organisasi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1210"&gt;seperti&lt;/span&gt; Al-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1211"&gt;Qaidah&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1212"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1213"&gt;mengalahkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1214"&gt;militer&lt;/span&gt; AS, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1215"&gt;misalkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1216"&gt;saya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1217"&gt;ambil&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1218"&gt;contoh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1219"&gt;demikian&lt;/span&gt;?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1220"&gt;UBL&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1221"&gt;Alhamdulillah&lt;/span&gt;… &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1222"&gt;saya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1223"&gt;katakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1224"&gt;bahwa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1225"&gt;perang&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1226"&gt;terjadi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1227"&gt;bukanlah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1228"&gt;antara&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1229"&gt;organisasi&lt;/span&gt; Al-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1230"&gt;Qaidah&lt;/span&gt; (&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1231"&gt;tandzim&lt;/span&gt; Al-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1232"&gt;Qaidah&lt;/span&gt;) &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1233"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1234"&gt;dunia&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1235"&gt;salib&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1236"&gt;Perang&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1237"&gt;terjadi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1238"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1239"&gt;antara&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1240"&gt;kaum&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1241"&gt;muslimin&lt;/span&gt; (&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1242"&gt;orang&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1243"&gt;orang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1244"&gt;mukmin&lt;/span&gt;) &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1245"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1246"&gt;dunia&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1247"&gt;salib&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1248"&gt;Organisasi&lt;/span&gt; Al-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1249"&gt;Qaidah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1250"&gt;itu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1251"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1252"&gt;keagungan&lt;/span&gt; Allah, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1253"&gt;digunakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1254"&gt;oleh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1255"&gt;saudara&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1256"&gt;saudara&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1257"&gt;Mujahid&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1258"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1259"&gt;di&lt;/span&gt; Afghan &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1260"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1261"&gt;orang&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1262"&gt;orangpun&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1263"&gt;juga&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1264"&gt;menggunakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1265"&gt;kata&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1266"&gt;kata&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1267"&gt;seperti&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1268"&gt;itu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1269"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1270"&gt;bahkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1271"&gt;lebih&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1272"&gt;kuat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1273"&gt;lagi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1274"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1275"&gt;mengatakan&lt;/span&gt;: “&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1276"&gt;Bagaimana&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1277"&gt;mungkin&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1278"&gt;kamu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1279"&gt;dapat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1280"&gt;mengalahkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1281"&gt;kekuasaan&lt;/span&gt; Soviet?” &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1282"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1283"&gt;saat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1284"&gt;itu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1285"&gt;kekuasaan&lt;/span&gt; Soviet &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1286"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1287"&gt;kekuatan&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1288"&gt;kuat&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1289"&gt;bahkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1290"&gt;sangat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1291"&gt;kuat&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1292"&gt;kekuatan&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1293"&gt;menakuti&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1294"&gt;seluruh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1295"&gt;dunia&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1296"&gt;dan&lt;/span&gt; NATO pun &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1297"&gt;terguncang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1298"&gt;dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1299"&gt;ketakutan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1300"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1301"&gt;depan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1302"&gt;kekuasaan&lt;/span&gt; Soviet. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1303"&gt;Lalu&lt;/span&gt; Allah &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1304"&gt;swt&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1305"&gt;mengirimkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1306"&gt;kekuatan&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1307"&gt;kuat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1308"&gt;kepada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1309"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1310"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1311"&gt;saudara&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1312"&gt;saudara&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1313"&gt;Mujahid&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1314"&gt;kita&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;" class="fullpost"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1315"&gt;Kekuasaan&lt;/span&gt; Soviet &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1316"&gt;menjadi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1317"&gt;sangat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1318"&gt;kecil&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1319"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1320"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1321"&gt;berarti&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1322"&gt;apa&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1323"&gt;apa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1324"&gt;jika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1325"&gt;dibandingkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1326"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1327"&gt;kekuasaan&lt;/span&gt; Allah. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1328"&gt;Hari&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1329"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1330"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1331"&gt;ada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1332"&gt;lagi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1333"&gt;kekuasaan&lt;/span&gt; Soviet &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1334"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1335"&gt;sini&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1336"&gt;mereka&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1337"&gt;terpecah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1338"&gt;menjadi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1339"&gt;kesatuan&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1340"&gt;kecil&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1341"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1342"&gt;hancur&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1343"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1344"&gt;akhirnya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1345"&gt;meninggalkan&lt;/span&gt; Afghanistan. Allah &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1346"&gt;telah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1347"&gt;menguatkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1348"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1349"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1350"&gt;menstabilkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1351"&gt;kedudukan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1352"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1353"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1354"&gt;mengalahkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1355"&gt;kekuasaan&lt;/span&gt; Soviet, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1356"&gt;begitupun&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1357"&gt;juga&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1358"&gt;akan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1359"&gt;mampu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1360"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1361"&gt;menguatkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1362"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1363"&gt;lagi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1364"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1365"&gt;mengizinkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1366"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1367"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1368"&gt;mengalahkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1369"&gt;Amerika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1370"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1371"&gt;tanah&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1372"&gt;sama&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1373"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1374"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1375"&gt;perkataan&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1376"&gt;sama&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1377"&gt;itulah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1378"&gt;kemuliaan&lt;/span&gt; Allah &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1379"&gt;swt&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1380"&gt;Jadi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1381"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1382"&gt;percaya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1383"&gt;bahwa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1384"&gt;mengalahkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1385"&gt;Amerika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1386"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1387"&gt;sesuatu&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1388"&gt;bisa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1389"&gt;tercapai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1390"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1391"&gt;izin&lt;/span&gt; Allah &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1392"&gt;swt&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1393"&gt;itu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1394"&gt;mudah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1395"&gt;bagi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1396"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1397"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1398"&gt;izin&lt;/span&gt; Allah &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1399"&gt;swt&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1400"&gt;sebagaimana&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1401"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1402"&gt;mengalahkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1403"&gt;kekuatan&lt;/span&gt; Soviet &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1404"&gt;sebelumnya&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TA &lt;/span&gt;: &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1405"&gt;Bagaimana&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1406"&gt;anda&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1407"&gt;berfikir&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1408"&gt;itu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1409"&gt;mudah&lt;/span&gt;? &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1410"&gt;Kenapa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1411"&gt;anda&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1412"&gt;berpikir&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1413"&gt;itu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1414"&gt;mudah&lt;/span&gt;?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1415"&gt;UBL&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1416"&gt;Kami&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1417"&gt;telah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1418"&gt;mencoba&lt;/span&gt;… &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1419"&gt;seperti&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1420"&gt;saudara&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1421"&gt;saudara&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1422"&gt;kita&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1423"&gt;melakukan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1424"&gt;perang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1425"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1426"&gt;Amerika&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1427"&gt;mirip&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1428"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1429"&gt;contoh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1430"&gt;di&lt;/span&gt; Somalia. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1431"&gt;Kami&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1432"&gt;belum&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1433"&gt;mendapati&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1434"&gt;sebelumnya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1435"&gt;sebuah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1436"&gt;kekuatan&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1437"&gt;dapat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1438"&gt;disebutkan&lt;/span&gt;. Ada &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1439"&gt;banyak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1440"&gt;kekaguman&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1441"&gt;tentang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1442"&gt;Amerika&lt;/span&gt;, yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1443"&gt;digunakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1444"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1445"&gt;menakut&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1446"&gt;nakuti&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1447"&gt;orang&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1448"&gt;orang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1449"&gt;sebelum&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1450"&gt;melakukan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1451"&gt;perang&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1452"&gt;Jadi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1453"&gt;saudara&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1454"&gt;saudara&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1455"&gt;kita&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1456"&gt;berada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1457"&gt;di&lt;/span&gt; Afghanistan &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1458"&gt;berusaha&lt;/span&gt; (&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1459"&gt;melakukan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1460"&gt;hal&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1461"&gt;terbaik&lt;/span&gt;) &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1462"&gt;dan&lt;/span&gt; Allah &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1463"&gt;memperjelas&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1464"&gt;jalan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1465"&gt;bagi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1466"&gt;mereka&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1467"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1468"&gt;beberapa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1469"&gt;orang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1470"&gt;mujahid&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1471"&gt;di&lt;/span&gt; Somalia, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1472"&gt;lalu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1473"&gt;Amerika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1474"&gt;mundur&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1475"&gt;menarik&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1476"&gt;diri&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1477"&gt;dibelakang&lt;/span&gt; tali-tali &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1478"&gt;kehinaan&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1479"&gt;terkalahkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1480"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1481"&gt;kehilangan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1482"&gt;segala&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1483"&gt;apa&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1484"&gt;dimiliki&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1485"&gt;tanpa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1486"&gt;bisa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1487"&gt;kembali&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1488"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1489"&gt;tanpa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1490"&gt;kembali&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1491"&gt;melupakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1492"&gt;semua&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1493"&gt;bahwa&lt;/span&gt; media &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1494"&gt;secara&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1495"&gt;besar&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1496"&gt;besaran&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1497"&gt;menginformasikan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1498"&gt;tentang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1499"&gt;Pemerintahan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1500"&gt;Dunia&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1501"&gt;Baru&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1502"&gt;bagaimana&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1503"&gt;penguasa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1504"&gt;itu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1505"&gt;memerintah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1506"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1507"&gt;bisa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1508"&gt;melakukan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1509"&gt;apa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1510"&gt;saja&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1511"&gt;disukainya&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1512"&gt;Pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1513"&gt;faktanya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1514"&gt;semua&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1515"&gt;itu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1516"&gt;telah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1517"&gt;terlupakan&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1518"&gt;mereka&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1519"&gt;menjemput&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1520"&gt;tentaranya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1521"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1522"&gt;mencoba&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1523"&gt;kembali&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1524"&gt;akan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1525"&gt;tetapi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1526"&gt;tetap&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1527"&gt;kalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1528"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1529"&gt;izin&lt;/span&gt; Allah Ta’&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1530"&gt;ala&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1531"&gt;Kemudian&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1532"&gt;kami&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1533"&gt;mencoba&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1534"&gt;berperang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1535"&gt;melawan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1536"&gt;Rusia&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1537"&gt;dari&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1538"&gt;tahun&lt;/span&gt; 1979 &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1539"&gt;hingga&lt;/span&gt; 1989, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1540"&gt;selama&lt;/span&gt; 10 &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1541"&gt;tahun&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1542"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1543"&gt;kemuliaan&lt;/span&gt; Allah &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1544"&gt;swt&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1545"&gt;lalu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1546"&gt;kami&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1547"&gt;melanjutkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1548"&gt;perlawanan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1549"&gt;terhadap&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1550"&gt;komunis&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1551"&gt;di&lt;/span&gt; Afghanistan. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1552"&gt;Hari&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1553"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1554"&gt;kami&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1555"&gt;berada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1556"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1557"&gt;akhir&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1558"&gt;minggu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1559"&gt;kedua&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1560"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1561"&gt;apa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1562"&gt;perbedaannya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1563"&gt;seperti&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1564"&gt;malam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1565"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1566"&gt;siang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1567"&gt;antara&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1568"&gt;kedua&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1569"&gt;peperangan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1570"&gt;tersebut&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1571"&gt;kami&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1572"&gt;mohon&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1573"&gt;kepada&lt;/span&gt; Allah &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1574"&gt;swt&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1575"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1576"&gt;menguatkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1577"&gt;kami&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1578"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1579"&gt;pertolongannya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1580"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1581"&gt;menghancurkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1582"&gt;Amerika&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1583"&gt;karena&lt;/span&gt; Allah &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1584"&gt;mampu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1585"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1586"&gt;melakukannya&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TA&lt;/span&gt; : &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1587"&gt;Baik&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1588"&gt;syeikh&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1589"&gt;berhubungan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1590"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1591"&gt;tempat&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1592"&gt;anda&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1593"&gt;katakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1594"&gt;bahwa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1595"&gt;kami&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1596"&gt;akan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1597"&gt;mengalahkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1598"&gt;Amerika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1599"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1600"&gt;tempat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1601"&gt;ini&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1602"&gt;Tidakkah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1603"&gt;anda&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1604"&gt;berpikir&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1605"&gt;bahwa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1606"&gt;eksistensi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1607"&gt;organisasi&lt;/span&gt; Al-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1608"&gt;Qaidah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1609"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1610"&gt;tanah&lt;/span&gt; Afghanistan &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1611"&gt;membuat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1612"&gt;penduduk&lt;/span&gt; Afghanistan &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1613"&gt;membayar&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1614"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1615"&gt;harga&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1616"&gt;mahal&lt;/span&gt;?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1617"&gt;UBL&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1618"&gt;Baik&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1619"&gt;pandangan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1620"&gt;itu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1621"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1622"&gt;parsial&lt;/span&gt; (&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1623"&gt;sebagian&lt;/span&gt;) &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1624"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1625"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1626"&gt;menyeluruh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1627"&gt;serta&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1628"&gt;hanya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1629"&gt;berasal&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1630"&gt;dari&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1631"&gt;satu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1632"&gt;sisi&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1633"&gt;Ketika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1634"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1635"&gt;datang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1636"&gt;pertama&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1637"&gt;di&lt;/span&gt; Afghanistan &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1638"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1639"&gt;ketika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1640"&gt;kami&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1641"&gt;datang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1642"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1643"&gt;membawa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1644"&gt;kemenangan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1645"&gt;atas&lt;/span&gt; para &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1646"&gt;Mujahid&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1647"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1648"&gt;saat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1649"&gt;Rusia&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1650"&gt;masuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1651"&gt;tahun&lt;/span&gt; 1399 &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1652"&gt;Hijriyah&lt;/span&gt; (1979 M), &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1653"&gt;pemerintah&lt;/span&gt; Saudi &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1654"&gt;secara&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1655"&gt;resmi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1656"&gt;meminta&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1657"&gt;kami&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1658"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1659"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1660"&gt;masuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1661"&gt;ke&lt;/span&gt; Afghanistan. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1662"&gt;Seyogyanya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1663"&gt;saya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1664"&gt;masuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1665"&gt;ke&lt;/span&gt; Afghanistan, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1666"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1667"&gt;karena&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1668"&gt;kedekatan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1669"&gt;keluarga&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1670"&gt;saya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1671"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1672"&gt;sistem&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1673"&gt;pemerintahan&lt;/span&gt; Saudi, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1674"&gt;sebuah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1675"&gt;surat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1676"&gt;datang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1677"&gt;memerintahkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1678"&gt;kepada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1679"&gt;Usamah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1680"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1681"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1682"&gt;masuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1683"&gt;ke&lt;/span&gt; Afghanistan, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1684"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1685"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1686"&gt;tetap&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1687"&gt;tinggal&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1688"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1689"&gt;Muhajirin&lt;/span&gt; (para &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1690"&gt;imigran&lt;/span&gt;) &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1691"&gt;di&lt;/span&gt; Peshawar, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1692"&gt;sebab&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1693"&gt;dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1694"&gt;kasus&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1695"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1696"&gt;Rusia&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1697"&gt;hendak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1698"&gt;menangkap&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1699"&gt;Usamah&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1700"&gt;itu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1701"&gt;merupakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1702"&gt;bukti&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1703"&gt;menunjukkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1704"&gt;bahwa&lt;/span&gt; Saudi &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1705"&gt;mendukung&lt;/span&gt; para &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1706"&gt;mujahid&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1707"&gt;melawan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1708"&gt;kekuasaan&lt;/span&gt; Soviet. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1709"&gt;Selama&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1710"&gt;kurun&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1711"&gt;waktu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1712"&gt;itu&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1713"&gt;seluruh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1714"&gt;dunia&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1715"&gt;terguncang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1716"&gt;dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1717"&gt;ketakutan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1718"&gt;terhadap&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1719"&gt;kekuasaan&lt;/span&gt; Soviet, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1720"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1721"&gt;saya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1722"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1723"&gt;melebih&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1724"&gt;lebihkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1725"&gt;tentang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1726"&gt;larangan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1727"&gt;ini&lt;/span&gt; (&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1728"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1729"&gt;masuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1730"&gt;ke&lt;/span&gt; Afghanistan), &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1731"&gt;lalu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1732"&gt;dari&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1733"&gt;poin&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1734"&gt;pandangan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1735"&gt;mereka&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1736"&gt;tampaknya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1737"&gt;hal&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1738"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1739"&gt;merusak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1740"&gt;mereka&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1741"&gt;Mereka&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1742"&gt;terdesak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1743"&gt;karena&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1744"&gt;opini&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1745"&gt;opini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1746"&gt;mereka&lt;/span&gt; (&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1747"&gt;orang&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1748"&gt;orang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1749"&gt;kafir&lt;/span&gt;). &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1750"&gt;Ketika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1751"&gt;kami&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1752"&gt;datang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1753"&gt;ke&lt;/span&gt; Afghanistan &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1754"&gt;pertama&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1755"&gt;kali&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1756"&gt;kami&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1757"&gt;memikul&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1758"&gt;apa&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1759"&gt;menjadi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1760"&gt;beban&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1761"&gt;kami&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1762"&gt;dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1763"&gt;keinginan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1764"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1765"&gt;hidup&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1766"&gt;dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1767"&gt;syari&lt;/span&gt;’ah Islam, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1768"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1769"&gt;mengamankan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1770"&gt;anak&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1771"&gt;anak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1772"&gt;muslim&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1773"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1774"&gt;keturunan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1775"&gt;mereka&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1776"&gt;di&lt;/span&gt; Afghanistan, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1777"&gt;serta&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1778"&gt;memberikan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1779"&gt;kemenangan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1780"&gt;atas&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1781"&gt;dien&lt;/span&gt; (&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1782"&gt;agama&lt;/span&gt;) &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1783"&gt;itu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1784"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1785"&gt;sebuah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1786"&gt;keajaiban&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1787"&gt;atas&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1788"&gt;semua&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1789"&gt;umat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1790"&gt;muslim&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1791"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1792"&gt;hanya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1793"&gt;di&lt;/span&gt; Afghanistan. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1794"&gt;Jika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1795"&gt;saya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1796"&gt;pergi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1797"&gt;atau&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1798"&gt;beberapa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1799"&gt;saudara&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1800"&gt;saya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1801"&gt;datang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1802"&gt;untuk&lt;/span&gt; jihad, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1803"&gt;malaksanakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1804"&gt;tugas&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1805"&gt;ini&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1806"&gt;yaitu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1807"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1808"&gt;membawa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1809"&gt;kemenangan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1810"&gt;kepada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1811"&gt;saudara&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1812"&gt;saudara&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1813"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1814"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1815"&gt;Palestina&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1816"&gt;maka&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1817"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1818"&gt;bermakna&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1819"&gt;bahwa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1820"&gt;Usamah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1821"&gt;sendiri&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1822"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1823"&gt;memikul&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1824"&gt;tugas&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1825"&gt;ini&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1826"&gt;akan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1827"&gt;tetapi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1828"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1829"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1830"&gt;sebuah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1831"&gt;tugas&lt;/span&gt; (&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1832"&gt;wajib&lt;/span&gt;) &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1833"&gt;atas&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1834"&gt;semua&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1835"&gt;ummat&lt;/span&gt; Islam &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1836"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1837"&gt;memikulnya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1838"&gt;karena&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1839"&gt;pelaksanaan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1840"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1841"&gt;berada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1842"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1843"&gt;jalan&lt;/span&gt; Allah &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1844"&gt;dan&lt;/span&gt; jihad &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1845"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1846"&gt;tujuan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1847"&gt;semua&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1848"&gt;muslim&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1849"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1850"&gt;saat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1851"&gt;ini&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1852"&gt;di&lt;/span&gt; Afghanistan &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1853"&gt;ataupun&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1854"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1855"&gt;tempat&lt;/span&gt; yang lain. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1856"&gt;Itu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1857"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1858"&gt;benar&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1859"&gt;bahwa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1860"&gt;mereka&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1861"&gt;memikulnya&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1862"&gt;akan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1863"&gt;tetapi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1864"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1865"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1866"&gt;sebuah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1867"&gt;tugas&lt;/span&gt; Islam (&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1868"&gt;wajib&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1869"&gt;syar&lt;/span&gt;’i) &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1870"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1871"&gt;sebuah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1872"&gt;kewajiban&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1873"&gt;atas&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1874"&gt;mereka&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1875"&gt;dan&lt;/span&gt; yang lain &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1876"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1877"&gt;mendukung&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1878"&gt;ini&lt;/span&gt; (&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1879"&gt;fisabilillah&lt;/span&gt;)…”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TA &lt;/span&gt;: Mari &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1880"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1881"&gt;kembali&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1882"&gt;kepada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1883"&gt;apa&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1884"&gt;terjadi&lt;/span&gt;…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1885"&gt;UBL&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;…&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1886"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1887"&gt;permasalahan&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1888"&gt;dihubungkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1889"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1890"&gt;bom&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1891"&gt;dari&lt;/span&gt; Afghanistan yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1892"&gt;ditujukan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1893"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1894"&gt;kita&lt;/span&gt; (para &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1895"&gt;mujahid&lt;/span&gt;), &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1896"&gt;itu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1897"&gt;alasan&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1898"&gt;tidak&lt;/span&gt; personal. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1899"&gt;Tidakkah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1900"&gt;Amerika&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1901"&gt;memulai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1902"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1903"&gt;mengambil&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1904"&gt;uang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1905"&gt;saya&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1906"&gt;bukankah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1907"&gt;tindakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1908"&gt;Amerika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1909"&gt;itu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1910"&gt;telah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1911"&gt;merugikan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1912"&gt;saya&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1913"&gt;sudah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1914"&gt;menjadi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1915"&gt;tugas&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1916"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1917"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1918"&gt;mengobarkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1919"&gt;semangat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1920"&gt;melawan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1921"&gt;orang&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1922"&gt;orang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1923"&gt;Yahudi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1924"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1925"&gt;Amerika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1926"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1927"&gt;melindungi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1928"&gt;ummat&lt;/span&gt; Islam. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1929"&gt;Secara&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1930"&gt;fakta&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1931"&gt;Amerikalah&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1932"&gt;melawan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1933"&gt;penegakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1934"&gt;negara&lt;/span&gt; Islam &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1935"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1936"&gt;Amir&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1937"&gt;ummat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1938"&gt;muslim&lt;/span&gt; (&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1939"&gt;Amirul&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1940"&gt;Mukmunin&lt;/span&gt;, Mullah Muhammad ‘&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1941"&gt;Umar&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1942"&gt;dari&lt;/span&gt; Kandahar) yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1943"&gt;telah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1944"&gt;diumumkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1945"&gt;lebih&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1946"&gt;dari&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1947"&gt;satu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1948"&gt;kesempatan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1949"&gt;oleh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1950"&gt;Amerika&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1951"&gt;Amerika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1952"&gt;juga&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1953"&gt;melawan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1954"&gt;banyak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1955"&gt;anggota&lt;/span&gt; Taliban, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1956"&gt;mengindikasikan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1957"&gt;bahwa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1958"&gt;mereka&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1959"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1960"&gt;obyek&lt;/span&gt; target &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1961"&gt;karena&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1962"&gt;agama&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1963"&gt;mereka&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1964"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1965"&gt;hanya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1966"&gt;karena&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1967"&gt;keberadaan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1968"&gt;Usamah&lt;/span&gt; bin Laden &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1969"&gt;seperti&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1970"&gt;beliau&lt;/span&gt; (Mullah &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1971"&gt;Umar&lt;/span&gt;) &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1972"&gt;katakan&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1973"&gt;Inggris&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1974"&gt;datang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1975"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1976"&gt;mereka&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1977"&gt;dikalahkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1978"&gt;di&lt;/span&gt; Afghanistan &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1979"&gt;sebelum&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1980"&gt;Usamah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1981"&gt;ada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1982"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1983"&gt;sini&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1984"&gt;Rusiapun&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1985"&gt;datang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1986"&gt;sebelum&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1987"&gt;Usamah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1988"&gt;ada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1989"&gt;dan&lt;/span&gt; sekarang Amerika datang. Kami mohon kepada Allah untuk mengalahkan mereka seperti Allah telah mengalahkan musuh-musuh mereka sebelumnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TA &lt;/span&gt;: Mari kita tengok kembali pelanggaran hukum yang terjadi di NewYork dan Washington. Apa analisa anda tentang apa yang terjadi, tentang pengaruhnya terhadap Amerika dan pengaruhnya terhadap dunia Islam? Pertanyaannya ada dalam 2 bagian, mohon dijawab.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;UBL :&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Saya katakan bahwa kejadian pada hari selasa 11 September di New York dan Washington adalah kejadian yang benar-benar peristiwa yang besar dalam semua aspek, komentar-komentar yang muncul seputar kejadian tersebut tidak jauh dari hal itu dan kejadian ini masih akan berlanjut. Jika runtuhnya dua menara kembar yang tepat dititik pusat menara merupakan kejadian yang besar maka pertimbangkanlah efek samping yang diakibatkannya setelah itu… mari kita bicarakan tentang pengaruhnya dalam aspek ekonomi yang masih terasa hingga saat ini. Sesuai dengan daftar yang mereka miliki, bagian dari dinding jalan pasar yang hancur mencapai 16%. Mereka mengatakan bahwa jumlah (angka) ini adalah sebuah rekor, karena kejadian ini tidak pernah terjadi semenjak pembukaan pasar lebih dari 230 tahun yang lalu. Ini adalah jumlah kehancuran yang besar yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Jumlah kotor perdagangan di swalayan mencapai 4 trilyun dolar. Lalu jika kita lipat gandakan 16% dengan 4 trilyun dolar Amerika maka didapatkan keterangan kehilangan yang mempengaruhi persediaan yang mencapai 640 miliyar dolar Amerika, dengan kehendak dan kemuliaan Allah swt. Jumlah ini setara dengan neraca keuangan Sudan selama 640 tahun. Mereka telah kehilangan ini karena sebuah serangan yang sukses dengan izin Allah hanya dalam 1 jam terakhir. Pemasukan perhari dari bangsa Amerika adalah 20 Milyar dollar Amerika. Pada minggu pertama mereka tidak bekerja karena semuanya menderita syok secara psikis atas serangan tersebut, dan bahkan hingga hari ini sebagian dari mereka belum bekerja karena trauma serangan 11 September. Jika kamu melipatgandakan 20 milyar dolar Amerika dalam 1 minggu, maka yang keluar berjumlah 140 milyar dolar Amerika, dan bahkan bisa mencapai lebih besar dari ini. Jika kamu menambahkan 640 milyar dolar Amerika, kita telah mencapai berapa banyak? Rata-rata 800 milyar dolar Amerika. Biaya pembangunan gedung dan konstruksi yang hancur berapa? Mungkin dapat kami katakan lebih dari 30 milyar dolar Amerika. Lalu mereka yang terbakar dalam kejadian ini atau hilang hingga hari ini atau pasangan-pasangan yang terbakar beberapa hari yang lalu? Dari rombongan yang ada di pesawat lebih dari 170.000 pekerja, itu termasuk muatan yang ada di pesawat, perniagaan pesawat, kelompok studi Amerika, dari analisa yang disebutkan bahwa 70% rakyat Amerika hingga saat ini masih menderita depresi dan trauma psikis setelah kejadian dari 2 menara kembar tersebut serta serangan atas menteri pertahanan Pentagon, puji syukur kepada Allah swt.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;" class="fullpost"&gt;Salah satu hotel terkenal Amerika dikalangan antar benuapun tak luput ikut terbakar dalam kejadian tersebut beserta 20.000 pekerjanya, puji syukur kepada Allah swt. Orang-orang mengatakan tidak bisa mengkalkulasikan satu persatu kerugian yang mereka derita karena banyaknya korban dan rumitnya kerusakan yang ada, dan bisa jadi skala kerugian yang telah dikalkulasikan sebelumnya lebih meningkat lagi, terima kasih ya Allah. Bisa kita lihat bahwa jumlah perkiraan kerugian yang terbawah kurang lebih 1 trilyun dolar Amerika. Puji syukur kepada Allah swt, karena telah mensukseskan secara penuh dan merahmati serangan tersebut. Kami berdo’a kepada Allah untuk menerima saudara-saudara muslim kita yang menduduki syahid dan menerima mereka untuk dimasukkan pada tingkatan syurga yang tertinggi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;" class="fullpost"&gt;Saya prediksikan bahwa akan hadir lagi kejadian-kejadian lain yang terjadi, yang lebih besar, lebih dahsyat dan lebih berbahaya dari keruntuhan 2 menara kembar tersebut. Dalam peradaban Barat yang menjadi sandaran Amerika, banyak sekali ditemukan nilai-nilai. Bangunan materialistik dapat dihancurkan untuk mencapai kebebasan, hak-hak manusia dan persamaan hak. Sebuah penghinaan secara total yang nampak jelas ketika pemerintah AS melakukan intervensi dan melarang media untuk melakukan siaran tidak lebih selama beberapa menit karena mereka merasa bahwa kebenaran mulai nampak di kalangan masyarakat Amerika bahwa kami sebenarnya bukanlah teroris dengan definisi yang mereka inginkan akan tetapi kami adalah orang-orang yang dianiaya di Palestina, Iraq, Libanon, Sudan, Somalia, Kasmir, Filipina dan diberbagai tempat dan ini adalah reaksi dari pemuda dari ummat ini untuk melawan pelanggaran yang dilakukan oleh pemerintah Inggris. Oleh karena itu mereka mendeklarasikan apa yang mereka deklarasikan, mereka memerintah apa yang mereka perintah dan mereka telah melupakan segala sesuatu yang telah mereka sebutkan tentang kebebasa berbicara dan tidak memihak opini dalam semua persoalan. Saya katakan bahwa kebebasan dan hak-hak di Amerika serta hak-hak azasi manusia yang telah mereka ajarkan, mereka penggal (hilangkan) sendiri, tidak mereka tempatkan kecuali jika mereka dibutuhkan kembali untuk ditempatkan. Pemerintahan Amerika akan menjadikan orang-orang Amerika dan rakyat Barat secara umum masuk ke dalam kehidupan yang mencekik dan mendorong mereka tercebur ke dalam neraka, sebab secara fakta orang-orang yang ada dalam pemerintahannya sangat kuat mengikat mereka (rakyatnya) dan mereka dilupakan oleh Zionis Yahudi untuk melayani kebutuhan Israel membunuh anak-anak kami dan keturunan-keturunan kami tanpa hak lalu mereka mengontrol hukum secara penuh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TA&lt;/span&gt; : Tentang pengaruh atas aksi-aksi tersebut di dunia Islam, ternyata ada perbedaan pendapat. Ada sebagian yang mengatakan bahwa sesuatu yang terjadi itu adalah sesuatu yang diperbolehkan dalam dunia Islam dan andapun juga mendengar semua pernyataan secara resmi serta pernyataan yang dibuat oleh orang-orang yang senantiasa mengatakan bahwa orang-orang yang melakukan serangan itu adalah teroris, dan telah membunuh penduduk yang tidak berdosa, kami tidak akan menerima orang-orang semacam itu dan orang-orang yang tidak menyerukan kedamaian bersama dengan agama Islam modern, serta tidak akan menerima orang-orang yang sepaham dengan mereka. Lalu apa pendapat anda mengenai berita-berita yang mampu anda ikuti yang terjadi di dunia Islam dengan jaringan yang anda miliki atau pendapat anda tentang semua yang terjadi di dunia saat ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;UBL&lt;/span&gt; : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Saya katakan bahwa kejadian-kejadian tersebut cukup membuktikan dengan jelas akan terorisme Amerika yang berdampak di dunia. Bush hanya menerima 2 macam manusia: pertama Bush dam pengikutnya, kedua, ummat yang lain yang tidak mengikuti perintah Bush atau dunia perang salib, lalu mereka akan menjulukinya dengan teroris. Lalu terorisme macam apa yang lebih mengerikan dan lebih jelas daripada itu? Ada banyak negara yang tidak bisa berkomentar tentang diri mereka sendiri, mereka mengikuti dunia yang kuat tentang definisi terorisme, dan mereka dipaksa sejak saat itu bahwa mereka bersama dengan Bush (di pihak Bush). Padahal mereka semua mengetahui tanpa keraguan bahwa kami berperang untuk melindungi saudara-saudara kami dan tempat suci kami. Kemudian mereka mendeklarasikan bahwa pemimpin-pemimpin kami baik di timur atau di barat, merekalah penyebabnya dan akar dari terorisme yang harus ditinggalkan. Setelah ditanya siapakah mereka, menjawab, itu berkaitan dengan persoalan Palestina. Kami menjadi bagian dari persoalan Palestina, akan tetapi karena takut kepada Amerika, mereka tidak mengatakan persoalan kita secara adil lalu mereka menyebut kita sebagai teroris dan meminta kita untuk memperbaiki isu Palestina. Kemudian didasarkan atas orang-orang yang melakukan aksi 11 September baru-baru ini dan atas apa yang terjadi, Bush dan Blair bergerak dan berkata sekaranglah waktunya untuk menciptakan negara Palestina yang merdeka. Subhanallah, ini adalah kalimat yang sangat mengherankan!! Selama waktu 10 tahun terakhirpun itu tidak terjadi (negara Palestina yang independen) hingga serangan itu terjadi?? Lalu mereka (kaum muslimin pun) belum juga tersadar! Tanpa bahasa mengalahkan dan membunuh seperti halnya mereka (orang-orang kafir) membunuh kita (kaum muslimin), tanpa ada keraguan kemudian kami membunuh mereka hingga kami mendapatkan keseimbangan dalam teror. Inilah pertama kalinya skala teror mendapatkan kedekatan antara dua sisi yaitu ummat muslim dan Amerika dengan kejadian akhir-akhir ini (11 September). Orang-orang Amerika telah berbuat terhadap kita apa saja yang mereka sukai dan korban dari kitapun berjatuhan, tidakkah itu menimbulkan jeritan tangis? Kemudian Cinton muncul di publik dan mengatakan kepada kita bahwa Israel itu benar karena mempertahankan diri mereka sendiri setelah mereka (Israel) melakukan pembunuhan (pembantaian) di Qonaa (Libanon). Mereka (Amerika) tidak memberikan peringatan sama sekali terhadap Israel! &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;" class="fullpost"&gt;Ketika presiden baru Bush datang bersama menteri Colin Powell, bulan pertama pemerintahan mereka, mereka mengatakan bahwa mereka akan menggerakkan pasukan AS dari Tel Aviv ke Jerusalem dan Jerusalem akan menjadi ibukota abadi Israel, adapun konggres dan majelis tinggi AS bertepuk tangan untuk mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;" class="fullpost"&gt;Itu adalah bentuk kemunafikan di atas kemunafikan, dan jelas-jelas sebuah penganiayaan. Mereka (orang-orang kafir itu) tidak akan pernah sadar akan apa yang mereka lakukan kecuali kalau serangan dijatuhkan di atas kepala-kepala mereka dan bersama dengan keagungan Allah SWT, perang digerakkan ke jantung kota Amerika. Kami akan terus berjuang atas izin Allah hingga kemenangan dapat tercapai atau hingga kami bertemu Allah SWT (melalui Syahid).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TA &lt;/span&gt;: Tapi Syeikh, berdasar atas apa yang saya lihat dari jawaban-jawaban anda, anda katakan mereka selalu mengait-ngaitkan dengan isu Palestina dan orang-orang Palestina. Saya bertanya kepada anda, berkaitan dengan pernyataan-pernyataan anda yang terakhir atau tepatnya pernyataan bahwa beberapa tahun yang silam telah diajarkan untuk membunuh orang-orang Yahudi dan pelaku Perang Salib dan kami masih ingat akan sebuah hadits yang terkenal, “Usirlah orang-orang musyrik dari Jazirah Arab” (HR Bukhari No. 2932 dan Muslim No. 3089), anda berkonsentrasi untuk mengusir orang-orang Amerika dari jazirah Arab. Perkataan anda yang terakhir kami lihat mengarah ke sana. Anda meletakkan kelayakan atas isu Palestina atau sepertinya anda menyerukan juga isu tentang Aqsa pada garis terdepan dan anda menggerakkan isu dari Haramain untuk penekanan kedua. Lalu apa opini atau argumen anda mengenai hal ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;UBL&lt;/span&gt; : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Saya katakan tanpa ada keraguan bahwa jihad itu diperintahkan atas semua muslim (fardhu ‘ain) untuk membebaskan Aqsa atau untuk menyelamatkan Palestina, Libanon, Iraq dan semua tanah-tanah Islam. Tidak ada keraguan bahwa pembebasan jazirah Arab dari orang-orang musyrik juga diperintahkan atas semua muslim (fardhu ‘ain).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Berkaitan perkataan bahwa Usamah meletakkan isu Palestina di garis terdepan itu tidak benar. “ Al-Abd Al-Faqir” (Syekh UBL) pada tahun 1407 H telah mengatakan perkataan untuk mengobarkan semangat um&lt;/span&gt;mat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;muslim untuk memboikot produk-produk Amerika dan saya menggunakan perkataan bahwa Amerika telah mengambil uang-uang kita dan memberikannya kepada Yahudi sehingga mereka dapat membunuh anak-anak kita di Palestina. Diperintahkan atas semua ummat muslim (fardhu ‘ain) untuk melakukan jihad seperti yang terjadi di Kashmir, begitu juga seperti perang yang telah terjadi beberapa tahun yang lalu yang disebut: Front Islam Untuk Jihad melawan orang-orang Yahudi dan Salibiyyin.”(Al-Jabha Al-Islamiyyah lil Jihad Dudda Al Yahuud wal Salibiyin). Lalu kami menyebutkan 2 topik atau 2 isu yang keduanya sama-sama penting. Beberapa kejadian penting akhir-akhir ini telah mendorong seseorang untuk berpindah ke isu yang lain lalu kami berjuang secara langsung terhadap isu tersebut tanpa menafikan isu kaum muslimin yang lain.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Begitulah sosok maestro jihad pembela kaum muslimin abad ini, semoga Allah selalu melindungi beliau. Maka sudah saatnya kita tidak berpangku tangan atas usaha beliau yang menjual dunia ini demi membela kaum muslimin yang tertidas. Bukan malah mencelanya dengan tuduhan – tuduhan khawarij yang jauh dari makna sebenarnya, bukan ikut – ikutan menuduh teroris seperti yang orang – orang kafir Amerika dan sekutunya bilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;“ Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui “&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;( Al Maidah : 54 )                         .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BIODATA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Nama  : &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Usamah bin Muhammad bin Awwad bin Ladin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lahir  : Kota Jeddah, Arab Saudi, 28 Juni 1957&lt;br /&gt;Jabatan : Pendiri Organisasi Paramiliter Fundamentalis Islam Sunni Al-Qaeda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan : Lulusan Sarjana dalam bidang Ekonomi dan Manajemen Universitas King Abdul Aziz di Jeddah (1979)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karir :&lt;br /&gt; * Gerakan Konservatif Baru (Ultrakonservatif)&lt;br /&gt; * Dinas Kepolisian yang menegakkan hukum-hukum syariah&lt;br /&gt; * Milisi Perang Kaum Pejuang Afganistan yang dikenal sebagai Kaum&lt;br /&gt;    Mujahidin&lt;br /&gt; * Bekerja pada perusahaan konstruksi dan bangunan milik keluarga, Group&lt;br /&gt;    Perusahaan Bin Laden&lt;br /&gt; * Mendirikan Gerakan Al Qaeda, sebuah organisasi para mantan pejuang Mujahidin dan para pendukung lainnya yang membantu menyalurkan baik dana maupun para pejuang bagi gerakan pertahanan Afganistan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6019299615067143637-1737043156794863867?l=benderangmalam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://benderangmalam.blogspot.com/feeds/1737043156794863867/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2008/12/syaikh-usamah-bin-laden-hafizdullah.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/1737043156794863867'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/1737043156794863867'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2008/12/syaikh-usamah-bin-laden-hafizdullah.html' title='Syaikh Usamah bin Laden ( hafizdullah )'/><author><name>Hijrah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13194203533489229545</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SY-jGNf0XZI/AAAAAAAAACg/L8RmM_NcrIQ/S220/ku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SXw6cpIKK3I/AAAAAAAAABA/yspACOxhVPU/s72-c/bin+laden.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6019299615067143637.post-546187350820082505</id><published>2008-12-23T14:15:00.009+07:00</published><updated>2009-01-28T14:03:47.766+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Komputer'/><title type='text'>hack password win Xp</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;hack password windows xp&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada prinsipnya membobol password login dalam windows Xp dan vista  sama saja, karena mereka masih &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;menggunakan sistem penyimpanan data password dan user &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;name pada file&lt;br /&gt;SAM yang terletak di c:\windows\system32\config\SAM &lt;=== SAM-nya huruf besar semua,cuma file tersebut tidak bisa dibuka dengan program wordpad atau notepad karena tentunya memiliki enskripsi(proteksi)  cara yang &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;paling mudah adalah dengan menggunakan  program software :Offline NT Password &amp;amp; Registry Editor,yang bisa antum download &lt;a href="http://home.eunet.no/pnordahl/ntpasswd/"&gt; dini bli &lt;/a&gt; cuma 3 mb boss!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah lalu extract file *.zip barusan sehingga ada satu &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;file *.iso lalu&lt;br /&gt;burning *.iso dari cd080802.iso t&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;adi ke CD, coba gunakan program&lt;br /&gt;standar seperti Nero Express, lalu pilih image burning dan arahkan ke&lt;br /&gt;tempat penyimpanan file lalu bur&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;ning,.. dan tunggu hingga selesai.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;setelah selesai booting windows dan booting pilih da&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;ri CD,&lt;br /&gt;hehe…:) selanjutnya, terserah antum passwordnya mau d apain!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;-semoga bermanfaat-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamualaikum.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Note :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;disini saya (al 'adiyat ) tidak bertan&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;ggung jawab atas segala yang di lakukan berkenaan dengan tutorial ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;==================================&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;====================================&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Teknik Menyembunyikan File/Folder pada Window&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;sXp &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Mungkin di antara kita punya folder atau file yan&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;g harus kita lindungi i&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;sinya supaya orang lain tidak bisa melihat isinya karena mungkin sifat dari filenya rahasia, ya &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;mun&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SX5XvhvRcUI/AAAAAAAAABI/kcZnMAQO12g/s1600-h/tut2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 230px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SX5XvhvRcUI/AAAAAAAAABI/kcZnMAQO12g/s320/tut2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5295766685856395586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;gkin bagi para pakar komputer ini sangatlah mudah untuk &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;membongkarnya dengan teknik yang di sediakan windows sendiri atau menggunakan berbagai tool yang bertebaran di internet.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dan ini saya mau berbagai pengetahuan bagi siapa saja yang baru kenal dengan komputer.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pertama kita akan menyembunyikan folder melalui folder option. Pertama pilih fold&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;er atau&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;file yang akan di sembunyikan, lalu klik kanan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;pada folder tersebut dan pilhlah properties&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; setelah itu akan keluar jendela properties seperti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;di samping kanan, pilih general tab d&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;an pada Attribut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;chek pilihan Hidden setelah itu klik Apply lalu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;ok&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kemudian bukalah my computer lalu klik tool pada menu bar lalu pilih folder op&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;t&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;ion, maka akan keluar jendela folder option, seperti gambar di samping kanan tersebut .&lt;br /&gt;Lalu klik pada view tab pada Adavan&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;ced setting&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; pilih Hidden files and fol&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SX5X-atba7I/AAAAAAAAABQ/OglSPeF97q0/s1600-h/tut.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 260px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SX5X-atba7I/AAAAAAAAABQ/OglSPeF97q0/s320/tut.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5295766941667650482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;ders , ada dua button pilihan klik Do not show &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;hidden file and folder jika ingin menyembunyikan dan jika ingin memunculkan kembali pilih pada pilihan Show hidden files and folder k&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;lik apply lalu ok, maka file atau folder yang di pilih akan hilang, tapi kelemahan, jika folder atau file belum hilang padahal su&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;dah di lakukan cara seperti di atas maka klik kanan pada deskto&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;p lalu klik re&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;f&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;resh atau tek&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;an tombol F5, setelah itu &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;sembunyikan folder option melalui Group Policy deng&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;an syarat pada windows Xp harus punya hak administrator. Tapi jika anda punya hak administrator anda bisa menyembunyikan fike atau folder dengan &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;menggunakan comand promp&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;t&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;.&lt;br /&gt;Caranya, buka Run ketik cmd lalu ok / enter atau k&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;lik start pilih all program sorot pada accecories lalu pilih pada command prompt seperti gambar di bawah ini.&lt;br /&gt;Pada comand prompt windows xp bia&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;sanya akan seperti ini C:\&gt; , sebagai contoh pada kompi saya comand promptnya seperti ini c:\Documents and Settings\One_1&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;One_1 ini ad&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;alah nama dari account yang saya pakai, lalu ketikkan attrib +s +h &lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt; lalu tekan enter&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;, maka folder at&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;au file akan hilang dan cara untuk mengeluarkannya tanda + di ganti de&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;ngan tanda -.&lt;br /&gt;&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SX5YKdMy5aI/AAAAAAAAABY/lJUxDYZm-ik/s1600-h/tut3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 161px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SX5YKdMy5aI/AAAAAAAAABY/lJUxDYZm-ik/s320/tut3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5295767148494513570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;=======================================================================&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Memanfaatkan fitur baru dalam google translate&lt;/span&gt;&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;Bagi anda yang ingin mentranslate bahasa asing Kedalam bahasa Indonesiaatau bahasa lain yang di inginkan sekarang google telah menyediakan fasilitas translat&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;er, g&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;oogle menyediakan beberapa bahasa pilihan yang bisa di translate, antara lain Arabic,&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;Bulgarian, Catalan, Chinese, Croatian, Czech, Danish, Dutch, English, Filipino, Finnish, French, es, German, Greek, Hebrew, Hindi, Indonesian, Italian, Japanese, Korean, Latvian, Lithuanian, Norwegian, Polish, Portuguese, Romanian, Russian, Serbian, Slovak, Slovenian, Spanish.&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;Caranya anda tinggal ketik di address bar pada browser kesayangan anda dengan alamat &lt;a href="http://translate.google.com/?hl=en"&gt;ini&lt;/a&gt; maka anda akan masuk kedalam tampilan google translate seperti gambar di bawah ini  &lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt; &lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SX7d-PLyW9I/AAAAAAAAAB4/-H6vAF4nS3A/s1600-h/google.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 174px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SX7d-PLyW9I/AAAAAAAAAB4/-H6vAF4nS3A/s320/google.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5295914273131879378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt; &lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt; &lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;dalam menu home( di lingkari merah ) anda akan di &lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;suguhi fitur untuk menstranslate bahasa yang anda inginkan, caranya anda tinggal copy sebuah text dari bahasa yang akan anda translate lalu paste keda&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;lam text area yang tersedia lalu kli&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;k pada tombol tra&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;nslate/ terjemahan, jangan lupa untuk mengganti pilihan bahasa pada dropdown yang di sediakan.&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;Dalam menu Translated Search ( &lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;lingkara&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;n kun&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;ing ) anda akan di s&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;uguhi fitur untuk mentranslate sebuah website. Caranya pada Search fo&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;r : silahkan masukkan alamat web dengan bahasa tertentu yang ingin dalam sebuah bahasa yang anda inginkan, dam My language : terdapat pilihan bahasa dalam bentuk dropdown, pilihan ini adalah pilihan bahasa yang anda gunakan, kemudian di sebelahnya, Search pages written in : adalah pilihan bahasa web yang ditulis dalam bahasa yan&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;g ingin anda translate, kemudian klik translate and search, maka anda akan di bawa ke al&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;amat web yang anda cari dalam dua pilihan bahasa, bahasa aslinya dan bahasa terjemahan seperti yang anda inginkan.&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;Dalam menu Dictionary ( lingkaran coklat ) anda akan di suguhi fitur berupa  sistem kamus jika anda memilih english dictionary anda akan mendapatkan contoh – contoh kalimat dan bentuk serta sifat kata tersebut begitu&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt; juga dengan bahasa lainya, tapi disini anda tidak akan menemukan kamus Indonesia-English  atau English-Indonesia mungkin karena kita berada di wilayah Indonesia ya?&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;Terus pada menu Tool ( lingkaran hitam ) anda bisa bisa memasukan fasilitas translater ini kedalam blog kita, fasilitas ini akan memudahkan setiap pengunjung atau kita sendiri kedalam bahasa yang kita inginkan, dan luar biasa menarik, kalau kita merubah bahasa dalam halaman blog kita, maka jika kita mengeblok sebuah kalimat yang telah di translate maka akan tampil bahasa asli web tersebut.&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;Cara untuk memanfaatkan fasilitas tersebut sebaga berikut, Klik menu Tool lalu dalam pilihan bahasa yang berbentuk dropdown anda bisa memilih bahasa yang anda pakai dalam menulis web, setelah itu copy code HTML yang tersedia dalam teks area tersebut lalu login ke alamat blog anda ( asuming blogger.com ) setelah itu pilih pada Tataletak ( Layout) kemudian tambahkan gadget baru stelah muncul jendela gadget maka paste code HTML tersebut, setelah itu anda bisa menggunakan fasilitas tersebut sesuka hati.&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;Mungkin Cuma ini yang bisa saya tulis disini karena selain keterbatasan ilmu dalam  bidang teknologi komputer, antum semua bisa mengeksplor sendiri fasilitas – fasilitas lainya yang tentu masih banyak yang belum di ketahui oleh penulis.&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;Wassalamu’alaikum&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;nama file="" folder="" yang="" akan="" disembunyikan=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.clocklink.com/embed.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;script type="text/javascript" language="JavaScript"&gt;obj=new Object;obj.clockfile="0032-white.swf";obj.TimeZone="JOG";obj.width=130;obj.height=130;obj.wmode="transparent";showClock(obj);&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;/nama&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.clocklink.com/embed.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;script type="text/javascript" language="JavaScript"&gt;obj=new Object;obj.clockfile="0032-white.swf";obj.TimeZone="JOG";obj.width=130;obj.height=130;obj.wmode="transparent";showClock(obj);&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6019299615067143637-546187350820082505?l=benderangmalam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://benderangmalam.blogspot.com/feeds/546187350820082505/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2008/12/hack-pasword.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/546187350820082505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/546187350820082505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2008/12/hack-pasword.html' title='hack password win Xp'/><author><name>Hijrah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13194203533489229545</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SY-jGNf0XZI/AAAAAAAAACg/L8RmM_NcrIQ/S220/ku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SX5XvhvRcUI/AAAAAAAAABI/kcZnMAQO12g/s72-c/tut2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6019299615067143637.post-3431863502385573396</id><published>2008-12-20T09:23:00.009+07:00</published><updated>2009-01-28T13:30:46.230+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aqidah'/><title type='text'>Menyikapi Natal dan Tahun Baru</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Di antara hak tauhid adalah loyalitas penuh kecintaan kepada para muwahidin, serta berlepas diri, memutuskan hubungan dan meniadakan ikatan hati dengan orang-orang kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian hal yang tercakup dalam bab Al wala ' al bara' yang merupakan bagian tak terpisahkan dari aqidah, dan memiliki kedudukan sangat tinggi dalam islam karena merupakan tali iman yang paling kuat. Rasululaah SAW bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Tali iman paling kuat adalah cinta karena Allah dan benci karena Allah "( HR Ibnu Jarir ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya dengan itu pula kewalian kepada Allah dapat di gapai. Dari Abdillah Ibnu Abas ra :&lt;br /&gt;" siapa yang mencintai karena Allah, membenci karena Allah, memberi wala' karena allah dan memusuhi karena Allah maka sesungguhnya dapat di peroleh kewalian Allah hanya dengan itu. Dan seorang hamba itu tidak akan merasakan lezatnya iman, sekalipun banyak shalat dan puasanya,sehingga ia melakukan hal tersebut. Dan telah menjadi umum persaudaraan manusia berdasarkan kepentingan duniawi, yang demikian itu tidaklah bermanfaat sedikitpun bagi para pelakunya." ( HR Thabrani )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak selamanya permusuhan itu salah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permusuhan dan kebencian adalah suatu realita yang wajar, lumrah, sebagaimana persahabatan / persaudaraan dan kasih sayang. Tidak selamanya persahabatan dan kasih sayang bisa di benarkan dan tidak selamanya pula permusuhan dan kebencian itu salah, tergantung kepada siapa dan apa sebabnya.&lt;br /&gt;Persaudaraan dengan semua wujudnya, bahkan permusuhan dengan segala bentuknya dilakukan dalam rangka mentaati Allah SWT dan menetapi apa yang menjadi batasan-Nya, yang demikian adalah kebajikan yang terpuji dan bermanfaat baginya dunia dan akherat. Lain halnya jika semua itu timbul dan terjadi di luar kerangka ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya, maka yang demikian adalah keburukan dan sangat berbahaya, sekalipun sebuah bentuk persahabatan. Allah Ta'ala berfirman :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuhku dan musuhmu menjadi teman setia…” ( QS al Mumtahanah : 1 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsekuensi yang terpenting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara konsekuensi terpenting dari sikap membenci orang- orang kafir adalah menjahui dan meninggalkan syi'ar dan ibadah mereka. Sedangkan Syi'ar mereka yang paling besar adalah hari raya mereka, baik yang berkaitan dengan tempat maupun waktu. Pernah suatu saat ada seorang laki-laki yang datang kepada Rasulallah SAW meminta fatwa tentang nadzarnya untuk menyembelih hewan di buwanah 9 nama suatu tempat ) , maka nabi pun menyatakan kepadanya, " Apakah di sana ada berhala dari berhala jahiliyah yang di sembah ? Dia menjawab, " tidak " Beliau bertanya, " Apakah disana tempat dilaksanakannya hari raya dari hari-hari raya mereka ? Dia meeeeeenjawab , " Tidak " Maka nabi bersabda, "Tetapilah nadzarmu, karena sesungguhnya tidak boleh melaksanakan nadzar dalam bermaksiat kepada Allah dalam hal yang tidak di miliki anak Adam. " (HR. Abu Daud )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits tersebut menunjukkan tidak bolehnya menyembelih, meskipun untuk Allah, di tempat yang di gunakan menyembelih untuk selain Allah, atau di tempat orang-oang kafir merayakan pesta atau hari raya. Sebab hal itu berarti mengikuti mereka dan menolong mereka dalam mengagungkan syi'ar-syi'ar mereka atau menjadi wasilah yang mengantarkan kepada kesyirikan. Begitu pula ikut merayakan hari raya mereka mengandung wala' kepada mereka dan membantu menghidupkan syi'ar-syi'ar mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya Dua Kemugkinan&lt;br /&gt;Seikh Ibnu Taimiyah menjelaskan bahwa ikut merayakan hari-hari besar mereka tidak di perbolehkan karena dua alas an :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama : Bersifat umum yakni karena yang demikian tergolong tasyabuh terhadap mereka, " barang siapa ( menyerupai )suatu kaum maka termasuk kaum itu sendiri " ( HR Ahmad dan Abu Daud. Mengikutinya berarti mengandung kerusakan dan meningggalkanya mengandung maslahat yakni menyelisihi mereka sebagaimana telah di syariatkan. Bahkan seandainya kesamaan yangkita lakukan merupakan suatuketepatan yang tidak sengaja, bukan mengambil dari mereka, tentu yang di syarietkan adalah menyelisihinya.&lt;br /&gt;Kedua : Karena hal itu adalah bid'ah. Yang demikian itu adalah sesat. Rasulullah Saw bersabda:&lt;br /&gt;" juahilah oleh kalian perkara-perkara yang baru, (sebab ) sesungguhnya setiap perkara yang baru itu adalah bid'ah dan setiap bid'ah adalah sesat." (HR Abu Daud ),&lt;br /&gt;Sabdanya pula, " Barang siapa yang melakukan amalan yang tidak ada padanya ( dasarnya dalam ) urusan ( agama ) kita, maka dia tertolak." ( HR Mislim )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karenanya beliau juga menjelaskan bahwa tidak halal bagi kaum muslimin bertasyabuh ( menyerupai ) mereka dalam hal-hal yang khususbagi hari raya mereka,seperti makanan, pakaian, mandi, meyalakan lilin, meliburkan kebiaaan seperti bekerja dan beribadah ataupun yang lainnya. Tidak halal menyelenggarakan jamuan atau memberi hadiah atau menjual barang-barang yang di perlukan untuk hari raya tersebut. Tidak boleh melakukan sesuatu yang menjadi ciri khasdari syiar mereka pada hari itu. Pada hari raya orang-orang kafir, umat Islam harus tetap seperti biasanya, tidak ada yang istimewa dan dikhususkan. Adapun jika ada yang melakukan itu dengan tidak sengaja atau tanpa maksud mendukung syiar kekafiran maka berbagai golongan dari para ulama baik yang terdahulu maupun yang datang kemudian menganggapnya makruh. Sedangkan pengkhususan sebagaimana di sebutkan diatas, tidak ada perbedaan diantara ulama bahwa itu bisa menyebabkan pelakunya bisa jatuh dalam kekafiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengucapkan Selamat?&lt;br /&gt;Di antara yang di haramkan pula adalah memberi ucapan selamat ( tahni'ah ) dan ucapan bela sungkawa ( ta'ziyah ) kepada orng-orang kafir karena hal iu berarti memberikan wala' dan mahabbah kepada mereka. Yang demikian juga mengandung pengagungan/penghormatan pada mereka. Atas hal inilah persoalan tersebut di haramkan sebagaimana di haramkan salam terlebih dahulu atau membuka jalan bagi mereka.&lt;br /&gt;Ibnu Qayyim dalam Arkham Ahl Adzimmah berkata " hendaklah berhati-hati jangan sampai terjerumus sebagaimana orang-oarang bodoh, kedalam ucapan-ucapan yang menunjukkan ridha mereka terhadap agamanya. Seperti ucapan mereka, 'Semoga Allah membahagiakan kamu dengan agamamu' , atau ' Memberkatimu dengan agamamu', atau berkata, ' semoga Allah memuliakanmu' atau yang senada dengan itu. Kecuali dikatakan,' Semoga Allah memuliakanmu dengan Islam' Itu semua ta'niah tahni'ah dengan perkara-perkara umum.Sedangkan ucapan seperti, 'Selamat Hari raya Natal', atau ' Berbahagialah dengan hariraya ini', atau senada dengan itu adalah tahni'ah dengan syiar mereka secara khusus. Itu semua jika yang mengucapkan selamat dari kekufuran,dia tidak lepas dari maksiat dan keharaman. Sebab itu sama halnya dengan memberikan ucapan selamat terhadap sujud mereka kepada salib; bahkan disisi allah hal itu lebih di murkai daripada memberikan selamat kepada peminum khamer, membunuh orang atau berzina atau yang sebangsanya. Banyak sekali orang yang terjerumus dalam hal ini tanpa menydari keburukannya. Barang siapa memberikan ucapan selamat kepada seorang yang melakukan bid'ah, maksiat, maka ia telah menenantang murka Allah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Ada , Carilah bedanya !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halnya dengan kebiasaan saling mengucapkan selamat hari raya atau bahkan turut hadir dalam perayaan yang telah membudaya seiring berkembangnya paham liberal dan ide sekuler dalam masyarakat saat ini, di tambah pula yang demikian justru banyak di serukan dan di contohkan para pemuka masyarakat, Sungguh itu sama sekali tidak merubah ketentuan yang telah di tetapkan Allah Ta'ala. Keadaan ini adalah tak lain adalah sebagaimana di tengarai oleh Ibnul Qayyim sebagai akibat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari fitnah syubhat yang ternyata akibatnya jauh lebih merusak dan berbahaya di banding fitnah syahwat, da juga lebih di sukai setan dikarenakan orang yang dijangkiti fitnah syubhat merasa dirinya sudah benar dan oleh karenanya tidak pernah berpikir untuk bertaubat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendaklah kita benar-benar berpikir dan merenungkan siapakah diri kita. Seorang muslimkah ? Jika ya, yang dengan demikian kita harus berlepas diri sama sekali dari apapun yang menyebabkan murka Allah Ta'ala. Ataukah orang yang mengaku beriman tetapi masihmersa memiliki hak, bahkan masih mersa wajib turut dalam segala prosesi hari raya orang-orang kafir ? Dengan dalih apapun, jika emikian halnya di persilahkanuntuk mencari apakah masih ada perbedaan antara dirinya dengan mereka, yakni orang-orang kafir yang memiliki syiar tersebut. Niscaya persis tiada beda kecuali sebatas sebutannya saja. Wallahu a'lam bishawab.&lt;br /&gt;-------&lt;br /&gt;Ditulis ulang dari majalah An Najah edisi 05 th 1 Dzulqaidah 1426 H / januari 2006 M&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;baca artikel di bawah ini&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.arrahmah.com/index.php/blog/read/1819/pembatal-pembatal-keislaman"&gt;pembatal-pembatal keislaman&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://benderangmalam.blogspot.com/2008/12/pesan-mullah-omar-muhammad-di-malam.html"&gt;pesan Mulah Umar_Idul Adha&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://benderangmalam.blogspot.com/2008/12/al-muwalat-dengan-non-muslim-terbagi.html"&gt;alwala walbara&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://benderangmalam.blogspot.com/2008/12/allah-telah-menyelamatkan-saya.html"&gt;Allah menyelamtkanku&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://benderangmalam.blogspot.com/2008/12/kesaksian.html"&gt;Kesaksian&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://buletinsj.blogspot.com/"&gt;Buletin Shutul Jihad&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;script src="http://www.clocklink.com/embed.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;script type="text/javascript" language="JavaScript"&gt;obj=new Object;obj.clockfile="0018b-green.swf";obj.TimeZone="JOG";obj.width=150;obj.height=150;obj.wmode="transparent";showClock(obj);&lt;/script&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6019299615067143637-3431863502385573396?l=benderangmalam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://benderangmalam.blogspot.com/feeds/3431863502385573396/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2008/12/menyikapi-natal-dan-tahun-baru_20.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/3431863502385573396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/3431863502385573396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2008/12/menyikapi-natal-dan-tahun-baru_20.html' title='Menyikapi Natal dan Tahun Baru'/><author><name>Hijrah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13194203533489229545</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SY-jGNf0XZI/AAAAAAAAACg/L8RmM_NcrIQ/S220/ku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6019299615067143637.post-4526238240199159008</id><published>2008-12-14T16:03:00.006+07:00</published><updated>2009-01-28T13:30:46.231+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aqidah'/><title type='text'>al wala wal bara ( cinta dan benci karena Allah )</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;Al-Muwalat dengan non Muslim terbagi menjadi dua bagiani:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.&lt;br /&gt;   &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kufur Akbar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;2.&lt;br /&gt;   &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kufur Duna Kufur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kufur Akbar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ini disebut Al Muwalaat Zaahirah, yang didefenisikan sebagai berikut:&lt;br /&gt;“Al Muwalaat Zahirah adalah seseorang yang dengan jelas, berdiri dengan kafir dan musyrik dengan lidahnya dan perbuatannya untuk menguatkan, meninggikan mereka, meningkatkan jumlah mereka serta bersekutu dengan mereka melawan Muslim tanpa mempedulikan apa yang ada dalam hatinya.”&lt;br /&gt;Bentuk Muwalaat ini akan mengeluarkan seseorang dari ikatan Islam dan dengan jelas dalam ayat Qur’an surah Al-Ma’idah dimana Allah swt. berfirman:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.” &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(QS Al Ma’idah, 5: 51)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tafsir Imam Qurtubi tentang ayat ini beliau mengutip Ikrimah dan Abdullah Ibnu Abbas ra., beliau berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“’Dia adalah salah satu dari mereka’ maksudnya bahwa hukumannya adalah seperti hukuman mereka, dia tidak akan menerima harta rampasan karena dia mutad, kita harus mendeklarasikan kebencian kepadanya seperti kita mendeklarasikan kebencian kepada mereka, dan kita berkewajiban untuk memeranginya seperti kita berkewajiban untuk memerangi mereka, dan dia akan masuk neraka seperti mereka. Ini adalah opini dari Ikrimah dan Ibnu Abbas ra.”&lt;br /&gt;Lebih lanjut, Syeikh Muhammad bin Abdul Wahhab mengumpulkan sepuluh hal yang membatalkan Imaan, dan di antaranya adalah ‘bersekutu dengan Kuffar.’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayyid Quthb yang hidup pada masa Asy’ariyyah, tetapi telah berubah untuk mengikuti Ahlus Sunnah Wal Jama’ah, berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Banyak orang-orang yang berfikir untuk ‘bersama mereka’ yang berarti mengikuti mereka (dien mereka), hal itu jauh dari kebenaran, itu adalah mendukung mereka dengan lidah dan anggota tubuh dan mencintai mereka.”&lt;br /&gt;Selanjutnya dia berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Setiap Muwalaat kepada kuffar akan membuat kita kafir, dan membolehkan Muslim untuk memerangi dan membunuhnya, walau pun dengan mengklaim sebagai Muslim dan mendeklarasikan syahadah.”&lt;br /&gt;Ini selanjutnya dipaparkan dalam Qur’an dimana Allah swt. berfirman:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri (kepada mereka) malaikat bertanya : "Dalam keadaan bagaimana kamu ini?." Mereka menjawab: "Adalah kami orang-orang yang tertindas di negeri (Mekah)." Para malaikat berkata: "Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu?." Orang-orang itu tempatnya neraka Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali. kecuali mereka yang tertindas baik laki-laki atau wanita ataupun anak-anak yang tidak mampu berdaya upaya dan tidak mengetahui jalan (untuk hijrah). mereka itu, mudah-mudahan Allah memaafkannya. Dan adalah Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.” &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(QS An Nisaa’, 4: 97-99)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat ini diturunkan tentang orang-orang yang memeluk Islam di Mekkah, tetapi tidak bersama Rasulullah saw. pada saat Hudaibiyah, tetapi mereka tetap tinggal di Mekkah.&lt;br /&gt;Ibnu Katsir dan Imam Qurtubi menafsirkan ayat ini, mereka berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ayat ini adalah tentang kaum Muslimin yang tetap tinggal di Mekkah pada saat Hudaibiyah karena mereka mementingkan pada tanah dan rumah-rumah mereka, sampai Quraisy meminta mereka untuk bergabung dengan tentara Quraisy untuk berperang di Badar melawan Muslim. Mereka pergi ke medan Badar melawan Rasulullah saw., Allah menyebut mereka kafir dan memberikan izin untuk membunuh mereka semua.” [Qurtubi Jilid.5 hal. 349]&lt;br /&gt;Allah menyebut mereka kafir dan memberikan izin untuk membunuh mereka semua, menempatkan mereka di neraka. Dia mengutip Ikramah ra. yang berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Telah ada sekelompok Muslim yang tidak mau berhijrah, mereka diminta untuk bergabung dengan tentara (Quraisy)…” [Qurtubi jilid. 5 hal. 349]&lt;br /&gt;Karena ini, Rasulullah saw. bersabda:&lt;br /&gt;“berperanglah dengan nama Allah, di jalan Allah, dan jika kamu bertemu dengan mereka, perangilah mereka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Qurtubi berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“walaupun di bawah paksaan, tidak ada keringanan bagi mereka untuk memerangi saudara Muslimnya sendiri.” [Qurtubi jilid 5 hal. 349]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah ibnu Abbas berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku dahulu bersama ibuku – Al Mustadd’afin tinggal di Mekkah bahwa Allah swt. telah memberikan keringanan dalam Qur’an.”&lt;br /&gt;Kaum Muslimin ini juga diperingati dalam ayat yang lain, karena itu telah terjadi bahwa orang-orang Muslim yang telah bergabung dengan tentara Quraisy melawan Muslim di Badar telah melewati Madinah dengan tujuan untuk berdagang, kaum Muslim di Madinah telah mendengar bahwa mereka akan datang ke Madinah dan mereka bersiap untuk membunuh mereka pada saat mereka tiba, namun sebuah kelompok Munafiqun datang dan menyalahkan mereka, bartanya bagaimana bisa membunuh orang-orang yang mengucapkan ‘laa ilaaha illallah’. Allah telah menurunkan sebuah ayat yang ditujukan kepada tentara Quraisy beserta kelompok Munafiq tersebut:&lt;br /&gt;Allah swt. berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Maka mengapa kamu (terpecah) menjadi dua golongan dalam (menghadapi) orang-orang munafik, padahal Allah telah membalikkan mereka kepada kekafiran, disebabkan usaha mereka sendiri ? Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada orang-orang yang telah disesatkan Allah? Barangsiapa yang disesatkan Allah, sekali-kali kamu tidak mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) kepadanya. Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka). Maka janganlah kamu jadikan di antara mereka penolong-penolong(mu), hingga mereka berhijrah pada jalan Allah. Maka jika mereka berpaling, tawan dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya, dan janganlah kamu ambil seorangpun di antara mereka menjadi pelindung, dan jangan (pula) menjadi penolong.”&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(QS An Nisaa’ 88-89)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menyebut kedua munafiq, keduanya orang-orang yang telah memerangi Muslim, dan orang-orang yang telah membela mereka berasal dari kaum Munafiq di Madinah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Katsir mengutip perkataan Ibnu Abbas dalam tafsirnya tentang ayat ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ayat ini turun pada saat sebuah kelompok dari kaum Muslimin di Mekkah yang mengklaim Muslim. Mereka mendukung Kuffar melawan Muslim, mereka pergi ke Madinah kemudian orang-orang berselisih untuk membunuh mereka atau tidak, Allah swt. berfirman: “bunuhlah mereka dimana saja kamu menemui mereka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Ibnu Abbas selanjutnya berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat ayat ini diturunkan “bunuhlah mereka dimana saja kamu temui mereka.:, mereka berlari di sekitar Madinah, khawatir bahwa ayat itu diberlakukan untuk mereka.”&lt;br /&gt;Dan Allah swt. mendeklarasikan orang-orang yang mengambil Kuffar sebagai teman adalah Kafir, Allah swt. berfirman:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Kamu melihat kebanyakan dari mereka tolong-menolong dengan orang-orang yang kafir (musyrik). Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka sediakan untuk diri mereka, yaitu kemurkaan Allah kepada mereka; dan mereka akan kekal dalam siksaan. Sekiranya mereka beriman kepada Allah, kepada Nabi (Musa) dan kepada apa yang diturunkan kepadanya (Nabi), niscaya mereka tidak akan mengambil orang-orang musyrikin itu menjadi penolong-penolong, tapi kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang fasik (Fasiqun).”&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(QS Al Ma’idah, 5: 80-81)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Al Fasiqun berarti non-Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tafsir ayat ini dia berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ahlun Nifaq tidak diketahui oleh orang-orang kecuali oleh Muwahid, dan dimana saja telah diturunkan orang-orang yang dahulunya mereka saling melihat satu sama lain dan berfikir ‘Untuk siapa ayat ini diturunkan?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini menunjukkan bahwa lebih dahulu mereka mengatakan jika mereka Muslim dan mengklaim telah beriman, karena perbuatan kufur mereka yang dinilai telah murtad, tidak ada seorang pun mengetahui orang-orang Munafiq kecuali dengan melihat perbuatan (munafiq) mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah swt. juga berfirman:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali (mu).”&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(QS Ali Imran 3: 28)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Maka apakah orang-orang kafir menyangka bahwa mereka (dapat) mengambil hamba-hamba-Ku menjadi penolong selain Aku? Sesungguhnya Kami telah menyediakan neraka Jahannam tempat tinggal bagi orang-orang kafir.”&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(QS Al Kahfi, 18:102)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah swt. adalah wali bagi orang-orang beriman dan orang-orang beriman HARUS mempunyai walaa’ kepada Allah, kuffar terpisah dari Allah, dan mereka tidak dibolehkan untuk mempunyai walaa’ dengan orang-orang beriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Sunan Ad-Darimi tentang ayat ini telah dinyatkan bahwa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ini adalah sebuah seruan yang jelas bahwa seorang kafir tidak bisa diambil oleh Muslim sebagai seorang teman, jika dia (Muslim) melakukannya, maka dia kafir.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah swt. telah menginformasikan kepada kita tentang seorang ulama yang sebelumnya berasal dari Yahudi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mencertaikan kepada mereka cerita orang-orang yang Kami kirimkan tanda-tanda, tetapi meningglakannya dengan: begitu Syaitan mengikutinya dan membuatnya sesat. Jika kami kehendaki, Kami seharusnya mengangkatnya dengan tanda-tanda kami; tetapi dia cenderung pada dunia, dan mengikuti hawa nafsunya. Dia ibarat seekor anjing: jika kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menyerangnya, dia akan menjulurkan lidahnya, atau jika kita meninggalkannya sendiri, dia masih mejulurkan lidahnya. Itu adalah ibarat orang-orang yang menolak tanda-tanda Kami; maka bercerita kisah; sekiranya mereka mungkin memikirkannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu adalah tentang seseorang yang memberikan ‘ayat’ atau ‘ilmu’. Ada perselisihan dalam masalah orang ini, sebagian mengatakan bahwa mereka adalah seorang Nabi, yang lainnya mengimaninya untuk menjadi seorang ‘Alim dari Bani Israil, ini opini yang lebih kuat. Dia hidup di antara Kuffar pada masa Musa as., tetapi Musa as. dan pengikutnya datang untuk memerangi Kuffar, orang-orang ini datang pada orang ‘Alim ini dan mengadu ketakutan kepada pengikut Musa as.. Mereka memintanya untuk berdoa, sampai secepatnya Syaitan membisikan menyusul dan dia (Alim) berdoa memerangi Musa as. diluar rasa suka pada orang-orangnya di atas orang-orang yang beriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah sebabnya Allah telah mengambil kembali apa yang Dia telah berikan kepadanya, dan mengutuknya dalam ayat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kufur Duna Kufur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir kufur dari kufur, berarti bahwa Muwalaat jenis ini tidak akan mengeluarkan kita dari ikatan Islam. Al Muwalaat yang ini Kufur duna Kufur yang menjadi marah karena sebuah alasan kebangsaan, kesukuan, sampai kita melakukan Muwalaat yang lebih besar lagi (itu adalah kufur Akbar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti contoh pada saat Rasulullah saw. mendengar bahwa orang-orang membuat sebuah fitnah melawan Aisyah r.a. Itu tersebar dengan seorang pria yang telah pergi berdua bersamanya, Ummu Aisyah dan seorang penyair. Allah swt. menurunkan tujuh ayat yang menyatakan ketidakbersalahan Aisyah r.a., menyebutkan rumor , ‘Ifk (berita palsu) (Ifk bukan hanya umpatan, atau bualan tetapi sebuah fitnah, Kisah Aisyah r.a. dikenal dengan Hadits ‘Ifk atau Berita Palsu.)&lt;br /&gt;Sa’ad Ibnu Mu’adz berkata pada Muhammad saw.:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Jika dia adalah seorang dari aus kami akan membunuhnya, jika dia seseorang dari Khazraj, kamu akan memerintahkan kepada kami dan kami akan membunuhnya.” &lt;/span&gt;yaitu bahwa jika dia berasal dari suku mereka, dia tidak akan membunuhnya kecuali jika Rasulullah memerintahkannya.&lt;br /&gt;Rasulullah saw. menjawab:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Seorang pria berasal dari Muhajirin telah bertempur dengan seorang pria dari Anshar, laki-laki mnyeru “Yaa kaum Anshar dukunglah aku” dan orang Muhajir, “Yaa Muhajirin, dukunglah aku.” &lt;/span&gt;(mereka berpecah dengan suku-suku mereka masing-masing dan berperang satu sama lain.) Rasulullah saw. bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Tinggalkanlah Nasionalisme itu adalah sesuatu yang buruk.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, beliau tidak menyebut mereka kafir, mengindikasikan bahwa kebangsaan, kedaerahan adalah Kufur Duna Kufur, itu akan membuat kita berdosa tetapi tidak murtad.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://benderangmalam.blogspot.com/2008/12/menyikapi-natal-dan-tahun-baru.html"&gt; menyikapi-natal-dan-tahun-baru&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://almuhajirun.com/" target_blank=""&gt; almuhajirun.com &lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6019299615067143637-4526238240199159008?l=benderangmalam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://benderangmalam.blogspot.com/feeds/4526238240199159008/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2008/12/al-muwalat-dengan-non-muslim-terbagi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/4526238240199159008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6019299615067143637/posts/default/4526238240199159008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://benderangmalam.blogspot.com/2008/12/al-muwalat-dengan-non-muslim-terbagi.html' title='al wala wal bara ( cinta dan benci karena Allah )'/><author><name>Hijrah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13194203533489229545</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1Z0CUMZPkrE/SY-jGNf0XZI/AAAAAAAAACg/L8RmM_NcrIQ/S220/ku.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6019299615067143637.post-6738419539636581774</id><published>2008-12-14T12:50:00.008+07:00</published><updated>2009-01-28T14:00:54.235+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fiqih'/><title type='text'>Tattoo</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tattoo, adalah suatu gambar yang di tempatkan atau di buat pada bagian – bagian tubuh tertentu. Tattoo berasal dari bahasa Tahiti “tatu” yang konon artinya tanda. Walaupun bukti-bukti sejarah tattoo ini tidak begitu banyak, tetapi para ahli mengambil kesimpulan bahwa seni tattoo ini udah ada sejak 12.000 tahun SM. Jaman dahulu tattoo semacam ritual bagi suku-suku kuno seperti Maori, Inca, Ainu, Polynesians, dll.Kalo kamu jalan-jalan ke Mesir, coba maen-maen ke pyramids, mungkin kamu bisa menemukan tattoo tertua di sana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Alasan suku-suku kuno di dunia membuat Tattoo,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Bangsa Yunani kuno memakai tattoo sebagai tanda pengenal para anggota dari badan intelijen mereka, alias mata-mata perang pada saat itu. Di sini tattoo menunjukan pangkat dari si mata-mata tersebut. berbeda dengan bangsa Romawi, mereka memakai tattoo sebagai tanda bahwa seseorang itu berasal dari golongan budak, dan Tattoo juga dirajahi ke setiap tubuh para tahanannya, hal ini juga pernah di lakukan oleh tentara Nazi untuk membuat tanda pada setiap tahanan Yahudi yang berbentuk garis – garis yang kelak akhirnya tanda itu di kenal sebagai kode bar ( Bar Code ) pada setiap produk barang &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Cara membuat tattoo adalah dengan menggunakan sytem kerja dynamo yaitu dengan cara jarum diikat pada alat pemutar yang sudah di rekayasa sedemikianrupa sehingga jarum bisa berputar dan nantinya jarum itu akan melukai kulit dengan di celupkan pada tinta terlebih dahulu sebelum ditancapkan ke kulit orang yang akan di tattoo. Sebenarnya proses pembuatan tattoo ini adalah sangat menyakitkan karena kulit kita akan di sayat – sayat mengikuti pola gambar yang di inginkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dengan proses pembuatan yang menyakitkan tersebut sebenarnya aneh sekali kenapa banyak orang yang mau bikin tattoo apalagi yang permanen, dan fenomena inilah yang banyak kita jumpai pada kehidupan anak – anak muda sekarang yang berkiblat kepada para artis – artis yang gaya kehidupannya tak lepas dari kemaksiyatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kenapa kita harus bertattoo?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Mungkin sebagian orang bertanya – tanya apa sebenarnya yang di inginkan anak –anak muda zaman sekarang  dengan bertattoo.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sebenarnya anak – anak yang bertattoo itu ingin mencari perhatian karena dengan bertattoo dia bisa tampil beda dengan yang lainnya, dan tidak sedikit yang merasa ingin di puji keberaniannya karena beranggapan bahwa tidak semua orang berani bertattoo, dan adapula yang beralasan sebagai karya seni.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Terlepas dari alasan mereka diatas menurut Islam hukum tattoo adalah haram dan ini bisa kita rujuk pada haditsmRasulullah saw:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dari Abdullah bin Umar RadhiyAllohu Anhu, yang artinya: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Rasululloh ShallAllohu ‘alaihi wa sallam melaknat wanita yang menyambung rambutnya dan wanita yang minta disambungkan rambutnya, wanita yang mentato (kulitnya) dan wanita yang meminta dibuatkan tato”.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(Muttafaqun ‘alaih).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tato di tubuh bagian manapun hukumnya haram. Berdasarkan dalil-dalil berikut ini, firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan akan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan aku suruh mereka (mengu
